• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
29 - 07 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

CSIIS: Demi Toleransi, Aturan Gus Yaqut Soal Volume Adzan Bernilai Positif

by Ruang Politik
in Nasional
443 14
0
Ali Muhtarom/ Peneliti CSIIS

Ali Muhtarom/ Peneliti CSIIS

489
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Direktur riset Center for Strategic on Islamic and International Studies (CSIIS) Dr. Ali Muhtarom, M.S.I  menjelaskan aturan volume suara adzan yang viral menjadi polemik memiliki tujuan positif, menghargai keragaman dan toleransi beragama di masyarakat.

Pernyataan Menteri Agama, Gus Yaqut ketika ditanya wartawan, tidak ada unsur merendahkan atau menodai nilai agama Islam. Pengaturan bukan melarang adzannya, namun pengaturan volume suara yang sangat keras menimbulkan reaksi tertentu bagi masyarakat yang terganggu.

RelatedPosts

Legislator PDIP Dukung Polri Bongkar Korupsi Batu Bara dan TPPU

Komisi I DPR Tekankan Latsarmil SPPI Utamakan Pembentukan Karakter Peserta

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

“Mewujudkan nilai ajaran agama yang moderat sangat penting dipahami masyarakat untuk berfikir, bersikap dan berperilaku seimbang yang sejatinya terwujud dalam perilaku toleran dalan lingkungan masyarakat yang beragam,” kata Ali Muhtarom dalam keterangan tertulis kepada RuPol, Minggu, (27/2/2022).

Kemudian, jika menilik pernyataan Gus Yaqut, tampaknya hal ini ditujukan untuk mengkritik tokoh atau pendakwah yang dinilainya tak kritis terhadap paham keagamaan.

“Kecenderungan sebagian masyarakat, terutama muslim yang reaksioner dan spontanitas saat ini menunjukkan kurangnya kedalaman dan keluasan pemahaman keagamaan. Belum mampu membedakan antara agama dan paham keagamaan,” sambungnya.

Ali Muhtarom menambahkan pemahaman yang bersifat simbolis dari paham keagamaan akan selalu ramai, bahkan tidak jarang menimbulkan tensi ketegangan tersendiri.

Berita Terkait:

Kontroversi, Gus Yaqut Mencontohkan, Bukan Bandingkan Suara Adzan Dengan Anjing

Imbas Pernyataan Kontroversi, Menteri Agama Bakal Dipolisikan

Analogikan Gonggongan Anjing, Pengamat: Tak Pantas Disampaikan Seorang Menteri

PKB Akhirnya Tegur Keras Menag Yaqut

“Fenomena tersebut akan semakin menaik jika ada pihak tertentu yang sengaja memanfaatkan, apalagi untuk kepentingan politik,” lanjutnya.

Analisi politik ini menyebut Gus Yaqut mengajak untuk mendalami ushul fiqh, kerangka metodologis tentang substansi pemahaman keagamaan Islam yang saat ini semakin mengering.

“Pernyataan Gus Yaqut harus diapresiasi bahwa dialektika sangat penting, mengajak berfikir tentang alasan atau ‘illat-nya. Artinya tidak ada penyamaan suara adzan dengan suara anjing, namun yang menjadi dasar adalah bisingnya suara,” terangnya.

Menurutnya, banyak tokoh muslim dari kalangan akademisi bisa bersuara mengemukakan pendapatnya dengan jernih tanpa adanya unsur penodaan agama.

“Pengaturan volume suara adzan membuka wacana keagamaan masyarakat jika para intelektual dan sarjana muslim konsisten mengembangkan wacana keagamaan yang komprehensif, substantif, dan moderat,” pungkasnya. (Tyo)

Editor: Setiono

(RuPol)

Elektabilitas Parpol Menuju 2024, PDIP Tetap Ungguli Golkar dan Gerindra

Tags: Ali MuhtaromAzangonggongan anjingGus yaqutMenteri AgamaRuangPolitiksuara adzan
Previous Post

Yusril: Tiga Jalan Agar Penundaan Pemilu 2024 Bisa Sah

Next Post

Kritik Menag Yaqut, Muhaimin Disentil PBNU

Ruang Politik

Next Post
Capres 2024

Kritik Menag Yaqut, Muhaimin Disentil PBNU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota Gelar Goro Bersih Lingkungan di Jorong Air Putih

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota Gelar Goro Bersih Lingkungan di Jorong Air Putih

9 jam ago
Pemerintah Resmi Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jalankan Tugas Gubernur BI Sementara

Pemerintah Resmi Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jalankan Tugas Gubernur BI Sementara

1 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

4 tahun ago

Popular

Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Dinas PUPR Realisasikan Bantuan Presiden Senilai 3,4 Miliar Rupiah Buat Pembangunan Infrastruktur di Lima Puluh Kota

Dinas PUPR Realisasikan Bantuan Presiden Senilai 3,4 Miliar Rupiah Buat Pembangunan Infrastruktur di Lima Puluh Kota

3 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive