• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
01 - 11 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Masa Kampanye 120 Hari Bentuk Keadilan dan Menguntungkan Pemilih

by Ruang Politik
in Nasional
438 4
0
Pemilu 2024

Pemilu 2024/Ilustrasi/RuPol

473
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM–Perdebatan waktu masa kampanye menyertai penetapan rangkaian proses Pemilihan Umum Serentak Nasional pada 2024 mendatang.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) merencanakan masa kampanye selama 120 hari sedangkan pemerintah mengharapkan masa kampanye 90 hari.

RelatedPosts

Mufti Anam Desak Pertamina Segera Atasi Kelangkaan BBM di Bali

Selly Gantina: Karhutla Tak Bisa Menunggu Status Bencana, Warga dan Satwa Harus Dilindungi

Kekerasan terhadap BEM UI, Andreas Hugo Pareira Desak Negara Jamin Keamanan Mahasiswa

Baca Juga:
Golkar Ungguli PDIP Dalam Hal Popularitas Pada Survey Trust Indonesia

Pengamat: PKN Bersama Anas Urbaningrum Siap Gembosi Demokrat di Pemilu 2024

Koordinator Dialetika 2024, Efriza menyatakan rencana yang diajukan KPU ini semestinya mendapat dukungan.

Sebab durasi waktu 120 hari adalah bentuk keadilan terhadap seluruh peserta pemilu sekaligus bermanfaat bagi pemilih dalam pengenalan calon dan partai politik.

“Waktu yang diusulkan KPU sudah menyertai keadilan bagi partai-partai baru. Partai baru menjelang pemilu amat direpotkan mengurusi administasi kepartaian sebagai peserta pemilu. Masa Kampanye 120 hari waktu yang pendek namun cukup untuk memanfaatkan konsolidasi internal, menawarkan program dan visi-misi, hingga fokus membina daerah pemilihan yang potensial agar bisa merebut suara dan memperoleh kursi,” ujar Efriza dalam keterangan tertulisnya kepada RuPol, Minggu (6/2/2022).

Partai lama dalam berkampanye hanya butuh mengenalkan calon anggota legislator dan calon presidennya semata tidak rumit seperti partai baru.

Sedangkan partai baru dalam berkampanye membutuhkan energi lebih besar dengan berbagai hal dilakukan seperti, mengenalkan partai, menjelaskan program dan isu yang ditawarkan, mengkampanyekan calon anggota legislatornya dan turut mengkampanyekan calon presiden yang didukungnya, melakukan konsolidasi internal sekaligus memetakan daerah pemilihan potensial, serta merancang dan mengevaluasi strategi kampanye, kesemuanya bertujuan merebut suara sekaligus memperoleh kursi. Jadi, jika durasi kampanye 90 hari telah terjadi ketidakadilan.

“Keinginan 90 hari durasi kampanye, bertujuan hanya mengagalkan partai baru merebut suara dan kursi semata. Tetapi dengan cara yang tidak sportif,” lanjut Efriza.

Baca Juga:
Perludem Harapkan Penyelenggara Pemilu 2024 Yang Kompatibel

Tiga Parpol Baru Berpotensi Ikut Pemilu 2024

Durasi kampanye semestinya juga memperhatikan upaya melakukan pendidikan kepada pemilih. Jangan sampai kampanye yang terlalu singkat malah mengabaikan pendidikan kepada pemilih.
Pemilu Serentak dipastikan akan membuat konsentrasi partai lebih fokus kepada memenangkan calon presidennya semata sedangkan calon legislator akan terpecah fokus kepada mengkampanyekan calon presiden sekaligus dirinya. Dampaknya, pemilih terabaikan dalam proses kampanye mengenal calon-calon legislator di daerahnya, di sisi lain calon legislator akan lebih menggunakan cara-cara pragmatis.

“Jangan sampai waktu kampanye yang sempit, malah menjadi kesempatan melakukan perilaku buruk pragmatis dalam berkampanye dibandingkan pendidikan politik. Perilaku buruk ini seperti mendorong caleg-caleg lebih menerapkan politik transaksional dibandingkan pendidikan politik dalam kampanye. Politik transaksional dapat dibangun dengan argumentasi durasi waktunya pendek, sedangkan daerah pemilihan cukup luas,” jelas Efriza dengan rinci.

Baca Juga:
Demokrat Harap Masa Kampanye Pemilu 2024 Lebih Lama

Skema Tahapan Pemilu 2024, KPU Usulkan Pendaftaran Capres 14 Mei 2023

Durasi waktu kampanye 120 hari cukup baik dalam bentuk keadilan untuk partai-partai baru, telah umum diketahui setiap Pemilu selalu menghadirkan partai baru sebagai peserta pemilu, sehingga kehadiran partai-partai baru jangan dijadikan sekadar pemanis tetapi juga perlu mendapatkan perlakuan yang adil sebagai peserta pemilu.

Durasi 120 hari juga sudah cukup singkat dalam kampanye Pemilu 2024 mendatang, jika melihat Undang-Undang Pemilu masih sama tetapi waktu kampanye sudah lebih sedikit dibandingkan pada Pemilu 2019 kemarin yakni selama 209 hari atau tujuh bulan.

Faktanya waktu 209 hari saja gagal mengedukasi pemilih dalam kampanye untuk pengenalan calon legislator, bagaimana dengan durasi 120 hari potensi itu juga besar kegagalannya, tetapi lebih berpotensi sangat besar kegagalan dalam pendidikan politik kepada pemilih jika durasi kampanye hanya 90 hari saja seperti usul pemerintah. (KRN)

Editor: Andre

(RuPol)

Lukman Edy: Erick Thohir Paling Paham Apa Maunya Jokowi
Tags: 120 HariDialetika 2024Masa Kampanye 2024Pemilu 2024RuangPolitik
Previous Post

Kasus Omicron Melambung, Jokowi Kecewa dengan Airlangga

Next Post

Lukman Edy Ajak Seluruh Relawan Erick Thohir Bersatu

Ruang Politik

Menyampaikan informasi dan fakta, membuka kebenaran, menepis hoax dan kebencian. Membuat politik menjadi indah, santun dan berakhlak demi kemajuan Bangsa dan Negara. Untuk itulah RuangPolitik.com hadir dan ikut berpartisipasi dalam memberi warna Demokrasi Indonesia. Masyarakat Cerdas, Pemimpin Amanah, Indonesia Maju dan Bermartabat..!!!

Next Post
Ketua Umum GET One, Ir. HM Lukman Edy, M.Si

Lukman Edy Ajak Seluruh Relawan Erick Thohir Bersatu

Please login to join discussion

Recommended

Hari Pertama Ngantor, Lurah Baru Payolansek Langsung Turun ke Lapangan Bersama Ketua Komisi C DPRD Payakumbuh

Hari Pertama Ngantor, Lurah Baru Payolansek Langsung Turun ke Lapangan Bersama Ketua Komisi C DPRD Payakumbuh

13 jam ago
Untuk Pertama Kali IKWI Kabupaten Pasaman Barat Terbentuk, Erlina SH Resmi Lantik Pengurus Periode 2026-2029

Untuk Pertama Kali IKWI Kabupaten Pasaman Barat Terbentuk, Erlina SH Resmi Lantik Pengurus Periode 2026-2029

16 jam ago

Trending

Pemko Payakumbuh Rombak Susunan Kabinet,  114 Pejabat Dilantik

Pemko Payakumbuh Rombak Susunan Kabinet, 114 Pejabat Dilantik

5 hari ago
Pemko Payakumbuh Bersama Anggota DPR RI Komisi IX Gelar Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan

Pemko Payakumbuh Bersama Anggota DPR RI Komisi IX Gelar Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan

1 minggu ago

Popular

H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

3 minggu ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

5 tahun ago
Meski Kekurangan Pemain Percasi Kota Payakumbuh Sumbangkan 2 Medali Emas Pada Porprov XVI Sumatera Barat

Meski Kekurangan Pemain Percasi Kota Payakumbuh Sumbangkan 2 Medali Emas Pada Porprov XVI Sumatera Barat

2 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.