Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

CSIIS: Demi Toleransi, Aturan Gus Yaqut Soal Volume Adzan Bernilai Positif

by Ruang Politik
in Nasional
439 13
0
Ali Muhtarom/ Peneliti CSIIS

Ali Muhtarom/ Peneliti CSIIS

484
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Direktur riset Center for Strategic on Islamic and International Studies (CSIIS) Dr. Ali Muhtarom, M.S.I  menjelaskan aturan volume suara adzan yang viral menjadi polemik memiliki tujuan positif, menghargai keragaman dan toleransi beragama di masyarakat.

Pernyataan Menteri Agama, Gus Yaqut ketika ditanya wartawan, tidak ada unsur merendahkan atau menodai nilai agama Islam. Pengaturan bukan melarang adzannya, namun pengaturan volume suara yang sangat keras menimbulkan reaksi tertentu bagi masyarakat yang terganggu.

RelatedPosts

Puan Maharani: Atas Nama DPR RI Saya Meminta Maaf

Keran Impor Gula Dibuka, Legislator PDIP: Ini Bisa Merugikan Petani

Legislator PDIP Dorong Anak Muda Lawan Paham Radikalisme Melalui Media Sosial

“Mewujudkan nilai ajaran agama yang moderat sangat penting dipahami masyarakat untuk berfikir, bersikap dan berperilaku seimbang yang sejatinya terwujud dalam perilaku toleran dalan lingkungan masyarakat yang beragam,” kata Ali Muhtarom dalam keterangan tertulis kepada RuPol, Minggu, (27/2/2022).

Kemudian, jika menilik pernyataan Gus Yaqut, tampaknya hal ini ditujukan untuk mengkritik tokoh atau pendakwah yang dinilainya tak kritis terhadap paham keagamaan.

“Kecenderungan sebagian masyarakat, terutama muslim yang reaksioner dan spontanitas saat ini menunjukkan kurangnya kedalaman dan keluasan pemahaman keagamaan. Belum mampu membedakan antara agama dan paham keagamaan,” sambungnya.

Ali Muhtarom menambahkan pemahaman yang bersifat simbolis dari paham keagamaan akan selalu ramai, bahkan tidak jarang menimbulkan tensi ketegangan tersendiri.

Berita Terkait:

Kontroversi, Gus Yaqut Mencontohkan, Bukan Bandingkan Suara Adzan Dengan Anjing

Imbas Pernyataan Kontroversi, Menteri Agama Bakal Dipolisikan

Analogikan Gonggongan Anjing, Pengamat: Tak Pantas Disampaikan Seorang Menteri

PKB Akhirnya Tegur Keras Menag Yaqut

“Fenomena tersebut akan semakin menaik jika ada pihak tertentu yang sengaja memanfaatkan, apalagi untuk kepentingan politik,” lanjutnya.

Analisi politik ini menyebut Gus Yaqut mengajak untuk mendalami ushul fiqh, kerangka metodologis tentang substansi pemahaman keagamaan Islam yang saat ini semakin mengering.

“Pernyataan Gus Yaqut harus diapresiasi bahwa dialektika sangat penting, mengajak berfikir tentang alasan atau ‘illat-nya. Artinya tidak ada penyamaan suara adzan dengan suara anjing, namun yang menjadi dasar adalah bisingnya suara,” terangnya.

Menurutnya, banyak tokoh muslim dari kalangan akademisi bisa bersuara mengemukakan pendapatnya dengan jernih tanpa adanya unsur penodaan agama.

“Pengaturan volume suara adzan membuka wacana keagamaan masyarakat jika para intelektual dan sarjana muslim konsisten mengembangkan wacana keagamaan yang komprehensif, substantif, dan moderat,” pungkasnya. (Tyo)

Editor: Setiono

(RuPol)

Elektabilitas Parpol Menuju 2024, PDIP Tetap Ungguli Golkar dan Gerindra

Tags: Ali MuhtaromAzangonggongan anjingGus yaqutMenteri AgamaRuangPolitiksuara adzan
Previous Post

Yusril: Tiga Jalan Agar Penundaan Pemilu 2024 Bisa Sah

Next Post

Kritik Menag Yaqut, Muhaimin Disentil PBNU

Ruang Politik

Next Post
Capres 2024

Kritik Menag Yaqut, Muhaimin Disentil PBNU

Recommended

Boy Sandi,SH : SPPG Yayasan Peduli Permata Damai Resmi Beroperasi 1 September 2025

Boy Sandi,SH : SPPG Yayasan Peduli Permata Damai Resmi Beroperasi 1 September 2025

24 jam ago
Datang Mendadak, Boy Sandi,SH Bantu Buku Tulis Buat Anak Sekolah

Datang Mendadak, Boy Sandi,SH Bantu Buku Tulis Buat Anak Sekolah

1 hari ago

Trending

Payakumbuh Jadi Tuan Rumah  Pertemuan Daerah Dharmayukti Karini (DYK) Provinsi Sumatera Barat

Payakumbuh Jadi Tuan Rumah Pertemuan Daerah Dharmayukti Karini (DYK) Provinsi Sumatera Barat

1 minggu ago
Dampingi Gubernur Sumbar Mahyeldi, Mustafa Akan Kerahkan TRC PKS Pasca Kebakaran Pasar Payakumbuh

Dampingi Gubernur Sumbar Mahyeldi, Mustafa Akan Kerahkan TRC PKS Pasca Kebakaran Pasar Payakumbuh

2 hari ago

Popular

Puluhan Ribu Masyarakat Tumpah Ruah Saksikan Pawai Alegoris HUT RI Ke 80 di Kota Payakumbuh

Puluhan Ribu Masyarakat Tumpah Ruah Saksikan Pawai Alegoris HUT RI Ke 80 di Kota Payakumbuh

2 minggu ago
Masyarakat Menolak, Pemko Payakumbuh Memutuskan Rumah Biliard D’ Naff Tidak Boleh Beroperasi

Masyarakat Menolak, Pemko Payakumbuh Memutuskan Rumah Biliard D’ Naff Tidak Boleh Beroperasi

1 bulan ago
Walikota Payakumbuh Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja  Walikota CUP 2025

Walikota Payakumbuh Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja Walikota CUP 2025

3 minggu ago
Payakumbuh Jadi Tuan Rumah  Pertemuan Daerah Dharmayukti Karini (DYK) Provinsi Sumatera Barat

Payakumbuh Jadi Tuan Rumah Pertemuan Daerah Dharmayukti Karini (DYK) Provinsi Sumatera Barat

1 minggu ago
Walikota Payakumbuh Apresiasi Atlet Payakumbuh

Walikota Payakumbuh Apresiasi Atlet Payakumbuh

2 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election