• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
01 - 09 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Terkait Wacana Tunda Pemilu, PBNU: Silahkan, Kami Tinggal Nyoblos

by Ruang Politik
in Nasional
435 4
0
PBNU Tinggal nyoblos

Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf bersama Ketua DPR Puan Maharani ketika silaturrahmi di Gedung PBNU, Cikini/ ist

470
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) angkat bicara terkait wacana penundaan pemilu 2024.

Ia menyebut, PBNU mempersilahkan kepada para pengambil keputusan untuk mendiskusikan wacana tersebut.
PBNU siap jika menjadi jembatan untuk dialog para pengambil keputusan jika memang perlu ada dialog untuk itu.

RelatedPosts

Desil Tak Akurat, PDI-P Minta Pemerintah Buka Mekanisme Sanggah Data

Kariyasa Adnyana: DTSEN Jangan Menjadi Alasan Negara Meninggalkan Rakyat yang Membutuhkan

Legislator PDIP: Persoalan Desil Indikasi BPS Perlu Evaluasi dan Anggaran Negara Tersedia untuk Bantuan Masyarakat

“PBNU kan cuma mendengar dan mungkin menjembatani dialog kalau perlu. Tapi yang memutuskan kan bukan kami,” kata Yahya, saat konferensi pers usai bertemu dengan Ketua DPR RI Puan Maharani, di Kantor PBNU, Jakarta, Selasa (15/3/2022).

Lebih lanjut, Gus Yahya mengaku, PBNU akan menerima apapun keputusan terkait wacana penundaan pemilu 2024 tersebut.

“Kami persilakan kepada yang berwenang untuk itu, silakan. PBNU akan menerima apapun keputusan para pemegang wewenang, baik itu pemerintah, DPR, MPR, dan lain-lain. Silakan,” ucapnya.

Terkait apakah wacana tersebut potensi pelanggaran konstitusi, Gus Yahya menilai bahwa hal itu bersifat relatif. Menurutnya, jika pemilu diadakan saat ini juga, itu dapat dikatakan pelanggaran konstitusi.

Akam tetapi, ia mengatakan bahwa konstitusi dapat berubah sepanjang ada mekanisme yang memperbolehkan.

“Kalau tidak, ya tidak. Kalau membolehkan, ya silakan saja,” ujar Gus Yahya.

“Silakan. Kami kan tinggal ikut saja, tinggal nyoblos,” tambahnya.

Berita terkait:
Bertemu Ketum PBNU, Puan: Kami Sepakat Jaga Harmoni Umat Beragama

Katib ‘Aam PBNU: Indonesia Penghasil Sawit, Anehnya Minyak Goreng Langka!

Wacana Tunda Pemilu, PBNU: Yahya Cholil Staquf Harapkan Dialog

MUI Keberatan, Minta PBNU Izinkan KH Miftachul Akhyar Pimpin MUI

Sebagai informasi, Ketua DPR RI Puan Maharani berkunjung ke Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Kedatangan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) itu untuk memperat kerja sama dan silaturahmi.

Puan diterima langsung oleh Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Sekjen PBNU Saifullah Yusuf, dan jajaran pimpinan PBNU lainnya.

“Terima kasih atas pertemuan silaturahmi yang hangat, kami sepakat untuk menjaga harmoni keseimbangan antara seluruh umat beragama. Bukan hanya di Indonesia, tapi juga di dunia internasional,” kata Puan usai pertemuan. (AFI)

Editor: Asiyah Lestari
(RuPol)

Saling Klaim Suara Rakyat Pada Wacana Tunda Pemilu
Tags: penundaan pemiluPuan MaharaniRuangPolitikRuang PolitikYahya Cholil Staquf
Previous Post

Waketum PKB: Penundaan Pemilu Bukan Program Prioritas PKB

Next Post

Ketum PBNU: Kami Mendukung Keputusan Kiai Mif Mundur dari MUI

Ruang Politik

Menyampaikan informasi dan fakta, membuka kebenaran, menepis hoax dan kebencian. Membuat politik menjadi indah, santun dan berakhlak demi kemajuan Bangsa dan Negara. Untuk itulah RuangPolitik.com hadir dan ikut berpartisipasi dalam memberi warna Demokrasi Indonesia. Masyarakat Cerdas, Pemimpin Amanah, Indonesia Maju dan Bermartabat..!!!

Next Post
PBNU mendukung keputusan

Ketum PBNU: Kami Mendukung Keputusan Kiai Mif Mundur dari MUI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

PT Jaya Putra Kundur Minta Perlindungan Hukum Terkait Pembatalan Alokasi Lahan

PT Jaya Putra Kundur Minta Perlindungan Hukum Terkait Pembatalan Alokasi Lahan

4 hari ago
Legislator PDIP: Persoalan Desil Indikasi BPS Perlu Evaluasi dan Anggaran Negara Tersedia untuk Bantuan Masyarakat

Desil Tak Akurat, PDI-P Minta Pemerintah Buka Mekanisme Sanggah Data

4 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Begini Reaksi MUI Sikapi Minuman Wine Berlabel Halal

Begini Reaksi MUI Sikapi Minuman Wine Berlabel Halal

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Gedung Mahkamah Konstitusi/Ist

Sejarah Terbentuknya Mahkamah Konstitusi, Ini Tugas serta Wewenangnya…

3 tahun ago
H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

5 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive