• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
10 - 09 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Kasus Nur Alam, Ada Kepentingan Karir Politik Yang Dijegal

by Ruang Politik
in Nasional
469 4
0
Pencapaian Nur Alam membangun Bumi Anoa diwujudkan dengan membuat program utama Pambangunan Masyarakat Sejahtera atau Bahteramas/RuPol

Pencapaian Nur Alam membangun Bumi Anoa diwujudkan dengan membuat program utama Pambangunan Masyarakat Sejahtera atau Bahteramas/RuPol

506
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM–Pakar komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI) Ari Junaedi menduga ada kepentingan elit untuk menjegal karir politik Nur Alam dengan hukuman 12 tahun penjara yang dinilainya terlalu berlebihan.

Sebab, kata Ari, tidak sebanding dengan pencapaian Nur Alam yang hampir 10 tahun membangun Sultra dari sisi ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur jauh lebih baik.

RelatedPosts

Legislator PDIP Minta Pemerintah Prioritaskan Integrasi Data Bencana Ketimbang Gabungkan BMKG dan Geologi

ASR Tertibkan 800 Aset Pemprov Sultra, Visioner Indonesia: Langkah Berani Selamatkan Kekayaan Daerah

Obet Rumbruren Soroti Ancaman Kesehatan akibat Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

“Kasus hukum yang membelit Nur Alam walaupun dia berhasil melakukan terobosan besar di Sultra, jika berbenturan dengan kelindan kartel dan kepentingan mafia jahat maka jangan berharap keadilan bisa tegak,” kata Ari Junaedi dirilis RuPol dalam dalam launching buku memoar Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) 2008-2018 Nur Alam berjudul ‘Dipaksa Salah Divonis Kalah’ yang diluncurkan pada Senin, 7 Maret 2022 di Kendari, Sulawesi Tenggara

Ari menduga ada kepentingan dari elit yang ingin menghancurkan karir politik Nur Alam. Bukan tidak mungkin, dia menilai karir politik Nur Alam di Sulawesi Tenggara sangat moncer.

Nur Alam dinilai menjadi barometer dan menjadi magnet politik yang sangat kuat di Bumi Anoa. Nur Alam pun dinilai masih memiliki basis pendukung setia dan militan hingga hari ini.

“Sejatinya Nur Alam adalah putra bangsa yang dipaksa kalah dan divonis salah. Dedikasinya untuk Sultra tidak kalah oleh lembabnya jeruji besi. Setidaknya kasus Nur Alam menjadi pandora bahwa harga keadilan di negeri ini masih bertarif dan rapuh oleh lembab kekuasaan yang pongah,” sambung Arif.

Sementara itu, pakar hukum pidana M. Arif Setiawan sempat melakukan eksaminasi atas vonis 12 tahun penjara Nur Alam. Eksaminasi adalah pengujian atau pemeriksaan terhadap surat dakwaan (jaksa) atau putusan pengadilan (hakim). 

Berita terkait:

Nur Alam: ‘Dipaksa Salah Divonis Kalah’

Hamdan Zoelva: Nur Alam Korban Peradilan Sesat

Seperti diketahui, sejumlah upaya hukum telah ditempuh Nur Alam atas kasus yang menjeratnya. Mulai dari mengajukan Praperadilan, Banding ke tingkat Pengadilan Tinggi, Kasasi ke Mahkamah Agung (MA), hingga mengajukan Peninjauan Kembali (PK) dua kali ke MA.

“Dalam Eksaminasi terhadap kasus yang dialami oleh Pak Nur Alam ini ternyata hanya ada satu hakim dalam putusan PK yang intinya sama dengan hasil eksaminasi kami bahwa kasus Nur Alam adalah terkait keperdataan dan bukan kasus pidana,” tutup Arif. (PA)

Editor: Setiono

(RuPol)

Pengamat Sebut Jokowi Harus Pecat Menteri Yang Wacanakan Penundaan Pemilu
Tags: Ari JunaedidijegalGubernur Sulawesi Tenggarakarir politikkepentingan politikNur Alam
Previous Post

Wacana Reshuffle, NasDem: Kabinet Saat Ini Sudah Bagus

Next Post

Sufmi Dasco Sebut Belum Terima Nama Kepala Otorita IKN

Ruang Politik

Next Post
Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR RI/ Instagram

Sufmi Dasco Sebut Belum Terima Nama Kepala Otorita IKN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Legislator PDIP Minta Pemerintah Prioritaskan Integrasi Data Bencana Ketimbang Gabungkan BMKG dan Geologi

Legislator PDIP Minta Pemerintah Prioritaskan Integrasi Data Bencana Ketimbang Gabungkan BMKG dan Geologi

15 jam ago
Kabut Asap Kian Berdampak, Polres Payakumbuh Bagikan Masker Buat Masyarakat dan Pengendara Lalu Lintas

Kabut Asap Kian Berdampak, Polres Payakumbuh Bagikan Masker Buat Masyarakat dan Pengendara Lalu Lintas

19 jam ago

Trending

Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Gedung Mahkamah Konstitusi/Ist

Sejarah Terbentuknya Mahkamah Konstitusi, Ini Tugas serta Wewenangnya…

3 tahun ago
Investor PT Khadijah Syiar Indonesia Tuntut Aninditia Santoso Atas Dana Rp182 Miliar

Investor PT Khadijah Syiar Indonesia Tuntut Aninditia Santoso Atas Dana Rp182 Miliar

4 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive