• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
05 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Beda Pendapat Pemerintah-KPU, Masa Kampanye 90 atau 120 Hari?

by Ruang Politik
in Nasional
415 31
0
Beda Pendapat Pemerintah-KPU durasi kampanye

Pemerintah dan KPU beda pendapat durasi masa kampanye/ ilustrasi net

477
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – Rapat Kerja Komisi II DPR RI dengan Pemerintah dan KPU, yang membahas masalah Pemilu 2024, belum mendapatkan kata sepakat tentang lama durasi kampanye.
Perbedaan yang muncul antara pemerintah dan KPU tersebut cukup berbeda jauh, karena pemerintah meminta durasi selama 3 bulan atau 90 hari, sedangkan KPU berpendapat selama 4 bulan atau 120 hari.

Sebelumnya, dalam rapat yang dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan para Komisioner KPU itu, sudah menyepakati jadwal pelaksanaan pemilu, yaitu pada tanggal 14 Februari 2024.
Kesepakatan tersebut juga telah diterima oleh Komisi II DPR RI, yang nantinya akan diteruskan kepada fraksi-fraksi di DPR untuk ditetapkan.

RelatedPosts

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

Soroti Dampak AI Lintas Sektor, Marinus Gea Dorong Pembentukan UU Artificial Intelligence

Namun kesepakatan tentang jadwal pemilu itu, ternyata tidak berlanjut pada masa durasi kampanye, karena terjadi perbedaan yang cukup signifikan antara pendapat pemerintah dengan KPU.

“Kami berpendapat selama 90 hari atau tiga bulan,” kata Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam rapat kerja bersama Komisi II di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (24/01/2022). 

Lebih lanjut, Tito menilai durasi 90 hari dirasa cukup, sebab saat ini kampanye dapat memanfaatkan teknologi seperti sosial media dan lainnya.
“Kami kira dengan adanya ITE, adanya sosial media, kami kira ini waktunya (kampanye) cukup,” jelasnya. 

Baca juga:
Pemerintah dan KPU Sepakat Pemilu 14 Februari 2024 

Pengamat: Airlangga Berhasil Menjaga Golkar Tetap Solid

Sementara itu, Ketua KPU Ilham Saputra mengusulkan agar durasi kampanye Pemilu 2024 sekitar 120 hari yang mana tahapan kampanye ini dimulai 14 Oktober 2023. 
“Durasi kampanye 120 hari mulai dari 14 Oktober 2023 sampai 11 Februari 2024, hari pemungutan suara,” ujar Ilham.

Usulan ini juga sudah dituliskan oleh KPU dalam draft yang dikirimkan ke Komisi II DPR RI beberapa waktu lalu. (AFI)

Editor: Asiyah Lestari

(RuPol)

Sahabat Ganjar Terdaftar di Kemenkum HAM, Bentuk ‘Ninja Saga’

Tags: KPUMasa Kampanye 2024Pemilu 2024Tito Karnavian
Previous Post

Istri Dituduh Selingkuh, Ketua Nasdem Lampung Bikin Sayembara

Next Post

Direktur IPS: Indonesia Butuh Erick Thohir Menjawab Tantangan 2024

Ruang Politik

Menyampaikan informasi dan fakta, membuka kebenaran, menepis hoax dan kebencian. Membuat politik menjadi indah, santun dan berakhlak demi kemajuan Bangsa dan Negara. Untuk itulah RuangPolitik.com hadir dan ikut berpartisipasi dalam memberi warna Demokrasi Indonesia. Masyarakat Cerdas, Pemimpin Amanah, Indonesia Maju dan Bermartabat..!!!

Next Post
Indonesia Butuh Erick Thohir

Direktur IPS: Indonesia Butuh Erick Thohir Menjawab Tantangan 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

PKK Padang Data-Tanah Mati Wakili

PKK Padang Data-Tanah Mati Wakili

13 jam ago
Pemko Payakumbuh Selangkah Lebih Dekat Menghadirkan ASN Profesional

Pemko Payakumbuh Selangkah Lebih Dekat Menghadirkan ASN Profesional

13 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

1 hari ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive