JAKARTA – Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menegaskan bahwa Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) bagi peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang dipersiapkan sebagai calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) harus berorientasi pada pembentukan karakter, bukan semata-mata pelatihan fisik.
Menurut Utut, tujuan utama pelatihan tersebut adalah membentuk sumber daya manusia yang disiplin, berintegritas, serta memiliki jiwa kepemimpinan sehingga mampu menjalankan tanggung jawab di tengah masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa nilai utama dalam Latsarmil terletak pada penanaman karakter, kedisiplinan, dan semangat pengabdian.
“Yang ingin dibangun bukan hanya kemampuan fisik, tetapi juga tata nilai, disiplin, dan jiwa kesatria. Nilai-nilai itulah yang nantinya menjadi bekal penting saat mereka menjalankan amanah di masyarakat,” ujar Utut.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menilai Program Koperasi Desa Merah Putih memiliki prospek besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, baik di tingkat mikro maupun makro. Karena itu, ia menekankan pentingnya pelaksanaan program secara profesional agar tujuan yang telah dirancang pemerintah dapat tercapai.
“Program ini mempunyai potensi memberikan manfaat besar bagi perekonomian. Karena itu pelaksanaannya harus benar-benar baik agar tujuan yang diharapkan pemerintah dapat terwujud,” kata Dave.