• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
13 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Herry Wirawan Divonis Mati. CSIIS: Kovenan Sipol Menentang Hukuman Mati

by Ruang Politik
in Nasional
453 10
0
Herry Wirawan/Ist

Herry Wirawan/Ist

495
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Pasca divonisnya Herry Wirawan dengan hukuman mati, Direktur Eksekutif CSIIS Sholeh Basyari menegaskan bahwa hukuman mati terhadap bukanlah merupakan solusi bagi korban kekerasan seksual.

Herry Wirawan divonis seumur hidup oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung. Ia dinyatakan terbukti bersalah memperkosa 13 santriwati

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Basyari mengatakan bahwa hukuman mati terhadap pelaku kekerasan seksual, justru akan menggeser fokus negara kepada hal yang tidak lebih penting dari korban.

Basyari memaparkan, bahwa menyangkut Herry wirawan ada tiga hal yg harus dicermati.

Berita Terkait:
CSIIS: Bukan PKB, Gerindra Jadi Partai Pilihan Utama Warga NU

Survey CSIIS: Suara PKB Tergerus di Kalangan Nahdliyin

Riset CSIIS Munculkan 3 Kandidat Parpol Pilihan Warga NU

CSIIS: Demi Toleransi, Aturan Gus Yaqut Soal Volume Adzan Bernilai Positif

“Pertama, kovenan sipil politik, menolak hukuman mati, kedua, ratifikasi kovenan sipil politik oleh negara, wajib diikuti dengan penerapan hak sipil dan gak politik secara terukur, dan ketiga, hak hidup merupakan hak sipil pemberian Tuhan. Seseorang tidak bisa dihilangkan nyawanya atas nama apapun oleh siapapun,” papar Direktur Eksekutif CSIIS Sholeh Basyari kepada redaksi RuPol, Selasa (5/4/2022).

Basyari menambahkan, Kovenan sipil dan politik (sipol) dlm konsep hukum HAM bersifat non-deregable rights,hak yg tidak bisa dikurangi.

Kata Basyari, Hak sipil salah satunya adalah hak hidup. Sementara hak politik salah satu nya adalah hak memeluk agama yg diyakini.

“Dua hak ini (sipil dan poltik) karena sifatnya pemberian Tuhan,maka tidak boleh dikurangi apalagi dihilangkan,” imbuhnya.

Selain itu, basyari juga mengemukakan bahwa tidak ada satupun bukti ilmiah yang menyebut bahwa pidana mati dapat menyebabkan efek jera, termasuk kasus perkosaan.

“Jika mengikuti logika berpikir ini, hakim akan menghadapi pembatasan di dalam Pasal 67 KUHP, yang melarang penjatuhan pidana tambahan lain kepada terdakwa yang dijatuhi pidana mati atau pidana seumur hidup. Fokus utama aparat penegak hukum seharusnya terhadap korban, dan bukan kepada pelaku,” Pungkasnya. (BJP)

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: CSIISDirektur Eksekutif CSIISKasus Herry WirawanRuang PolitikSholeh Basyari
Previous Post

Puan: Pemulihan Ekonomi Transisi Covid-19 Harus Dirasakan Rakyat

Next Post

Airlangga: Pemerintah Akan Umumkan Kenaikan Harga Pertalite dan LPG

Ruang Politik

Next Post
Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto & Presiden Jokowi/Ist

Airlangga: Pemerintah Akan Umumkan Kenaikan Harga Pertalite dan LPG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2026, Polres Payakumbuh Nyatakan Siap Amankan Perayaan Idul Fitri 1447 H

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2026, Polres Payakumbuh Nyatakan Siap Amankan Perayaan Idul Fitri 1447 H

2 jam ago
Tim II TSR Limapuluh Kota Salurkan Bantuan Rp20 Juta dan Paket Ramadhan di Masjid Syuhada Situjuah Gadang

Tim II TSR Limapuluh Kota Salurkan Bantuan Rp20 Juta dan Paket Ramadhan di Masjid Syuhada Situjuah Gadang

3 jam ago

Trending

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

11 jam ago
Operasi Ketupat Singgalang Digelar Pada 12 Maret 2026 Mendatang

Operasi Ketupat Singgalang Digelar Pada 12 Maret 2026 Mendatang

4 hari ago

Popular

Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

4 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

11 jam ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive