• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
11 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Terungkap, Rafael Alun Dilaporkan ke KPK Sebelum Jokowi Menjabat

by Rupol
in Nasional
450 5
0
487
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan atau Menkopolhukam, Mahfud MD mengungkap dalam keterangan pers Menkopolhukam dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengenai transaksi mencurigakan pegawai Kemenkeu senilai Rp300 triliun. Menurutnya, transaksi itu masuk dalam dugaan tindak pidana pencucian uang.

Kemudian Mahfud MD mengungkap bahwa sudah ada laporan dugaan pencucian uang oleh Rafael Alun Trisambodo kepada Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK pada 2013, sebelum era Presiden Joko Widodo atau Jokowi, tetapi tidak kunjung ditindak.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Mahfud mencontohkan tindak pencucian uang yang dilakukan Rafael Alun lakukan. Tercatat sebagai pejabat eselon III Kemenkeu, Rafael memiliki harta hingga Rp56 miliar, jumlahnya hanya selisih Rp2 miliar lebih kecil dari harta Sri Mulyani.

Dia pun meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk memeriksa Rafael. Ternyata, PPATK telah melaporkan Rafael kepada KPK sejak 2013, tetapi tidak kunjung ada tindak lanjut.

“Ketika terjadi peristiwa penganiayaan terhadap David oleh Mario, itu kan orang bertanya ini kok gayanya bagus, mobilnya bagus, katanya [Rafael] hanya pejabat eselon III Kemenkeu. Lalu, saya minta ke PPATK, ini pernah ada masalah enggak di PPATK, lalu ditunjukkan surat 2013 kepada KPK, sudah dilaporkan bahwa ini agaknya kurang beres orang ini. Tahun 2013 suratnya,” ujar Mahfud dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Sabtu (11/3/2023).

Dia kemudian bertanya kepada Ketua KPK Firli Bahuri kenapa belum kunjung ada tindak lanjut laporan PPATK terkait Rafael sejak 2013. Namun, Firli menjawab belum tahu soal itu, sehingga Mahfud mengirimkan bukti bahwa KPK telah menerima surat PPATK.

Menurut Mahfud, penindakan terhadap Rafael tidak lepas dari tekanan dan sorotan publik terhadap pemerintah. Padahal, sebenarnya kecurigaan PPATK kepada Rafael sudah ada sejak 10 tahun silam.

“Maka terus dipanggil, karena surat saya itu dan teriakan publik. Rp56 miliar kekayaan yang tidak wajar,” kata Mahfud. (Syf)

Editor: Syafri Ario
(Rupol)

Tags: Rafael Alun Dilaporkan ke KPK Sebelum Jokowi MenjabatTerungkap
Previous Post

MPR: Putusan Tunda Pemilu 2024 Langgar Konstitusi dan UUD 1945

Next Post

IPO: Usung Ganjar Capres, PAN Dapat Limpahan Elektabilitas

Rupol

Next Post
IPO: Usung Ganjar Capres, PAN Dapat Limpahan Elektabilitas

IPO: Usung Ganjar Capres, PAN Dapat Limpahan Elektabilitas

Recommended

BKPSDM Payakumbuh Gelar Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat Buat ASN

BKPSDM Payakumbuh Gelar Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat Buat ASN

1 hari ago
Suasana Haru Mewarnai Perpisahan SMAN 3 Payakumbuh

Suasana Haru Mewarnai Perpisahan SMAN 3 Payakumbuh

1 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Dinas PUPR Kota Payakumbuh Rampungkan Tahapan Rancangan Awal Rencana Kerja Tahun 2027, Himpun 302 Usulan Masyarakat

Dinas PUPR Kota Payakumbuh Rampungkan Tahapan Rancangan Awal Rencana Kerja Tahun 2027, Himpun 302 Usulan Masyarakat

3 hari ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

4 minggu ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

2 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

3 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

3 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive