• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
31 - 05 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Ari Junaidi: Elit PKB Tidak Mendukung Semangat NU Kembali ke Khittah

by Ruang Politik
in Nasional
439 13
0
Ari Junaidi: Elit PKB Tidak Mendukung

Pengamat Politik UI, Ari Junaidi menilai PKB tidak mendukung semangat NU kembali ke khittahnya/ foto: ekonomikro

484
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – Ketegangan antara PBNU dengan PKB terjadi, setelah safari politik Muhaimin Iskandar ke kalangan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama beberapa waktu lalu.
Safari politik yang bertujuan meminta dukungan untuk pencapresan tersebut, memantik kegeraman karena menarik NU ke politik praktis.

Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI) Ari Junaedi menilai, Elit PKB tidak mendukung semangat kembali ke khitah NU, versi KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya). 

RelatedPosts

Soroti Dampak AI Lintas Sektor, Marinus Gea Dorong Pembentukan UU Artificial Intelligence

Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

Uji Materi Pemisahan Harta di Perkara Pailit di MK Bakal Sulitkan Pemohon Menangkan JR

“Saya justru menganggap kalangan elit PKB (Muhaimin), tidak memahami “posisi” NU yang berada pada banyak partai namun tidak terikat dengan partai politik manapun. Itu tidak dipahami dengan khatam oleh elit PKB sekarang ini,” kata Ari, kepada RuPol, Jumat (28/01/2022). 

Lebih lanjut, Ari mengatakan, Politisasi PKB terhadap PCNU di Sidoarjo dan Banyuwangi sangat bertentangan dengan semangat yg diusung Gus Yahya. 

Elit PKB, kata Ari, harus paham bahwa PBNU yang sejak 1986 telah mengikrarkan untuk berdiri di atas semua golongan dan tidak terlibat dengan politik praktis telah terang waktu Muktamar NU kemarin di Bandar Lampung. 

Baca juga:
Survey Jeblok di NU. Muhaimin: Saya Bikin Survey Sendiri

Wasekjen PBNU Tegur Cak Imin, Karena Kerdilkan Posisi NU

“Harusnya elit PKB punya kepercayaan diri untuk bisa menjual Cak Imin tanpa endorse PBNU,” ujar Ari lebih lanjut.

Sebagai ketua umum partai yang telah bertahan selama lebih 15 tahun, harusnya jaringan Muhaimin telah mengakar dalam ke akar rumput.

“Sebenarnya tanpa NU, Cak Imin bisa berjuang bersama PKB saja. Kita tahu Cak Imin salah seorang ketum parpol paling lama di Indonesia,” lanjut Ari.

Sebelumnya Muhaimin mendapatkan teguran dari PBNU, saat berkunjung ke PCNU Banyuwangi, Rabu malam (19/1/2022).
Pada kesempatan tersebut Muhaimin Iskandar mengaku mendapat dukungan dari para Gus se-Jawa Timur untuk maju dalam Pilpres 2024. 
Imbas dukung-mendukung itu, dua ketua cabang NU, Banyuwangi dan Sidoarjo, dipanggil Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf. (AFI)

Editor: Asiyah Lestari

(RuPol)

Tags: Ari JunaidiPBNUPKBRuangPolitik
Previous Post

Pengamat: Prabowo Harga Mati Gerindra, Sandiaga Buntu

Next Post

Presiden Sentil ASN, Sudah Lama Berada di Zona Nyaman

Ruang Politik

Menyampaikan informasi dan fakta, membuka kebenaran, menepis hoax dan kebencian. Membuat politik menjadi indah, santun dan berakhlak demi kemajuan Bangsa dan Negara. Untuk itulah RuangPolitik.com hadir dan ikut berpartisipasi dalam memberi warna Demokrasi Indonesia. Masyarakat Cerdas, Pemimpin Amanah, Indonesia Maju dan Bermartabat..!!!

Next Post
Presiden Sentil ASN

Presiden Sentil ASN, Sudah Lama Berada di Zona Nyaman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Soroti Dampak AI Lintas Sektor, Marinus Gea Dorong Pembentukan UU Artificial Intelligence

Soroti Dampak AI Lintas Sektor, Marinus Gea Dorong Pembentukan UU Artificial Intelligence

4 hari ago
Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

5 hari ago

Trending

Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive