Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

PPP Dukung Penuh NU Menjauh dari Politik Praktis

by Ruang Politik
in Daerah, Nasional
448 5
0
Albert Alam ketika mendampingi Ketua Umum dan Sekjen DPP PPP saat Muktamar ke-34 NU di Lampung/ foto: RuPol

Albert Alam ketika mendampingi Ketua Umum dan Sekjen DPP PPP saat Muktamar ke-34 NU di Lampung/ foto: RuPol

484
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – Ketua PPP Kota Bandarlampung Albert Alam, mendukung sikap partainya terhadap posisi Nahdatul Ulama (NU), yang akan mengedepankan kepentingan nasional dan tak ingin dimonopoli PKB.
“Saya mendukung sikap Sekjen PPP Arwani Thomafi yang setuju dengan komitmen Gus Yahya. Kami rindu dan menyambut baik dengan komitmen seperti ini,” kata Albert Alam kepada RuPol, Minggu (2/1/2021).

Sebelumnya, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menegaskan NU harus mengedepankan kepentingan nasional dan enggan NU hanya dimonopoli PKB.
“PPP mendukung sikap Gus Yahya tersebut,” kata Arwani Thomafi, Kamis (30/12/2021).

RelatedPosts

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Pelaporan Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Menurut Albert Alam, dari segi tingkat spiritual, NU di atas kepentingan politik. Menurutnya, menjadikan NU dimonopoli dengan kepentingan politik justru mengerdilkan marwah ormas Islam tersebut.
“Saya sepakat dengan pernyataan Arwani Thomafi bahwa maqam NU jauh di atas partai politik. Menjadikan NU untuk diposisikan terkooptasi parpol adalah upaya mengkerdilkan NU itu sendiri,” katanya.

Baca juga:
Gus Yahya: NU Tak Boleh Dikooptasi dan Mencampuri PKB

Arwani mendukung sikap Gus Yahya agar NU dapat fokus memberdayakan jamaah demi kemandirian NU. Lebih lanjut, dia menyatakan siap bekerja sama dengan NU dalam agenda keumatan.
“Sikap ini patut didukung oleh semua pihak agar NU fokus dalam pemberdayaan Jamaah dan penguatan Jam’iyyah untuk kemandirian NU. Dalam konteks ini, PPP siap bekerja sama dengan NU dalam mewujudkan agenda keumatan,” kata dia.

Senada, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi menyambut baik pernyataan Gus Yahya tersebut. Dia menyebut Gus Yahya mengembalikan PBNU ke khittahnya sebagai organisasi keagamaan, bukan organisasi politik.
“Sejak sebelum muktamar NU digelar, siapapun ketum PBNU yang terpilih, harus berada di atas semua kader-kadernya, baik yang ada di parpol atau di golongan lain,” katanya.

Achmad Baidowi mengatakan tidak boleh NU terkontaminasi atau bahkan terkooptasi parpol tertentu atau kasarannya bahkan ada yang bilang justru NU jangan sampai menjadi alat politisasi partai politik.
“Apa lagi terkesan menjadi benumnya partai, tidak boleh,” katanya. Dia menilai Gus Yahya hendak mengembalikan NU sesuai khittahnya sebagai organisasi keagamaan.
“NU kembali ke khittahnya sebagai organisasi keagamaan yang tidak terkontaminasi oleh urusan politik praktis. Bagus saya kira posisi Gus Yahya ini untuk kembali menegaskan kembali jati diri NU sebagai organisasi Jam’iyah, bukan organisasi politik,” lanjutnya.

Editor: Herman BM

(RuPol)

Sumbar Jadi Propinsi Paling Tidak Bahagia di 2021
Tags: Gus YahyaNahdatul UlamaNUPPP
Previous Post

Tahun 2022 Akan Menjadi Tahun Toleransi

Next Post

Politisi Senayan Apresiasi Perjuangan Timnas di Piala AFF

Ruang Politik

Menyampaikan informasi dan fakta, membuka kebenaran, menepis hoax dan kebencian. Membuat politik menjadi indah, santun dan berakhlak demi kemajuan Bangsa dan Negara. Untuk itulah RuangPolitik.com hadir dan ikut berpartisipasi dalam memberi warna Demokrasi Indonesia. Masyarakat Cerdas, Pemimpin Amanah, Indonesia Maju dan Bermartabat..!!!

Next Post
Politisi Senayan Apresiasi Perjuangan Timnas di Piala AFF

Politisi Senayan Apresiasi Perjuangan Timnas di Piala AFF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

2 minggu ago

Trending

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

3 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Antoni, S.Pd., M.Pd.T: Pendidik Visioner Menuju Payakumbuh Kota Pendidikan yang Cerdas, Religius dan Unggul

Antoni, S.Pd., M.Pd.T: Pendidik Visioner Menuju Payakumbuh Kota Pendidikan yang Cerdas, Religius dan Unggul

4 bulan ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election