• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
22 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Din Syamsuddin: Bung Karno Tokoh Muslim dan Nasionalis

by Ben
in Kilas Update
428 4
0
462
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Proklamator Kemerdekaan Indonesia sekaligus Presiden pertama, Sukarno atau Bung Karno, adalah seorang tokoh nasionalis sekaligus tokoh Muslim. Demikian ditegaskan Ketua Umum PP Muhammadiyah 2005-2015 Prof. Dr. M. Din Syamsuddin dalam ceramahnya pada Haul ke 56 Bung Karno di Masjid At-Taufik, Lenteng Agung, Jakarta 21 Juni 2026.

Haul diprakarsai DPP Baitul Muslimin/Bamusi DPP PDIP, dihadiri ratusan jamaah dan sejumlah tokoh PDIP antara lain Dr. Ahmad Basarah yang mewakili Ibu Megawati Sukarnoputri, Abdullah Azwar Anas, Gus Falah dan Helmi Hidayat masing-masing sebagai Ketua Panitia dan Sekretaris.

RelatedPosts

Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

Pemko Payakumbuh Melakukan Sidak Ke SPBJ

Bersama Bupati, Menteri Kebudayaan Fadlizon Resmikan Pemugaran Masjid Tuo Ampang Gadang

Menurut Din Syamsuddin, yang dikenal ikut mendirikan Bamusi bersama Almarhum Taufik Kiemas, banyak alasan yang membuktikan bahwa Bung Karno adalah Tokoh Muslim dengan wawasan keislaman yang luas dan dalam. Bung Karno memadukan antara wawasan kebangsaan dan wawasan keislaman, yang baginya tidak ada pemisahan antara keduanya. Menurut Bung Karno, jelas Din Syamsuddin, cita-cita kebangsaan Indonesia selaras dengan nilai-nilai Islam.

Sebagai Penggali Pancasila, Bung Karno sangat menekankan posisi sentral Sila Ketuhanan Yang Maha Esa terhadap sila-sila lain. Itulah yang menjadi salah satu alasan mengapa Univeristas Muhammadiyah Jakarta/UMJ pada 3 Agustus 1965 menganugerahi Bung Karno Gelar Doktor Honoris Causa dalam Bidang Filsafat Ilmu Tauhid.

Lebih lanjut jelas Din Syamsuddin, Bung Karno dalam Buku Di Bawah Bendera Revolusi pada artikel Tahun 1924 menulis bahwa Islam yang akan kita wujudkan di Indonesia Merdeka nanti ada Islam yang berkemajuan, paham yang senada dengan gagasan Pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan. Oleh karena itulah pada 1940, Bung Karno menulis artikel yang kemudian diterbitkan jadi buku dengan judul Islam Sontoloyo. Buku ini merupakan autokritik Bung Karno terhadap keberislaman umat Islam waktu itu yang dianggapnya dogmatik dan cenderung membawa penafsiran al-Qur’an yang literal atau harfiah. Hal ini bertentangan dengan Islam Berkemajuan dan tidak akan membawa umat kepada kemajuan.

Dalam ceramahnya, Guru Besar Politik Islam Global FISIP UIN Jakarta itu juga mengangkat pikiran cemerlang Bung Karno yakni Trisakti sebagai arah panduan kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia. Trisakti (Berdaulat dalam politik, Berdikari dalam ekonomi, dan Berkelribadian dalam budaya), menurut Din, sangat dan tetap relevan dengan kehidupan bangsa dewasa ini. Maka seyogyanya para pemimpin bangsa mengikuti dan menerapkan secara konsisten dan konsekwen.

Pada akhir ceramahnya, Mantan Ketua Umum MUI Pusat ini, yang juga pernah diangkat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Bamusi mendampingi Ketua Ibu Megawati Sukarno Putri, berpesan agar PDIP jangan jauh dari Islam dan Umat Islam. Baitul Muslimin yang merupakan kelanjutan dari Jamiyatul Muslim, organisasi dakwah di tubuh Partai Nasional Indonesia di Era Bung Karno perlu berfungsi sebagai sarana dakwah dan wahana pemaduan nasionalisme dan Islam. Haul yg diawali setelah shalat magrib dengan tahlilan, diakhiri dengan Pembacaan Doa utk Bung Karno dan shalat isya berjamaah.(Rel)

Previous Post

Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

Ben

Recommended

Din Syamsuddin: Bung Karno Tokoh Muslim dan Nasionalis

Din Syamsuddin: Bung Karno Tokoh Muslim dan Nasionalis

1 jam ago
Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

2 hari ago

Trending

Mantan Koruptor Nur Alam Gabung PSI

Mantan Koruptor Nur Alam Gabung PSI

4 hari ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

4 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive