• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
01 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Luhut Bertemu Wakil Perdana Menteri Korea Selatan, Bahas Soal Visa WNI

by Ruang Politik
in Nasional
453 14
0
Luhut Binsar Panjaitan/ Foto: PB PASI

Luhut Binsar Panjaitan/ Foto: PB PASI

499
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pertemuan yang berlangsung dalam rangka untuk memperingati 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Korea Selatan itu pun dilakukan juga untuk memperkuat kerja sama investasi dan bisnis antara kedua negara

RUANGPOLITIK.COM —Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan belum lama ini melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Keuangan Korea Selatan Choo Kyung-Ho di Korea Selatan pada Kamis, 23 Maret 2023.

Dalam pertemuan tersebut, Luhut dan Choo Kyung-Ho membahas sejumlah hal. Salah satunya mengenai Visa on Arrival untuk warga negara Indonesia (WNI). Diketahui, Luhut meminta pemerintah Korea Selatan untuk dapat mempertimbangkan penerapan kebijakan Visa on Arrival bagi WNI yang hendak pergi ke negeri ginseng tersebut dengan e-paspor.

RelatedPosts

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

Soroti Dampak AI Lintas Sektor, Marinus Gea Dorong Pembentukan UU Artificial Intelligence

Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

“Dalam hal ini, kami ingin membahas kemungkinan Korea untuk mempertimbangkan penerapan kebijakan Visa on Arrival bagi WNI yang bepergian dengan paspor elektronik (e-paspor), karena Indonesia sudah mendapatkan fasilitas ini dari Jepang,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, dikutip pada Minggu, 26 Maret 2023.

Menurut Luhut, kemudahan perjalanan bagi wisatawan WNI maupun Korea Selatan untuk melakukan pertukaran kunjungan, baik untuk liburan, bisnis, atau pekerjaan merupakan hal yang sangat penting. Oleh karenanya, Luhut mengharapkan agar Korea Selatan mempertimbangkan mengenai visa tersebut.

Pertemuan yang berlangsung dalam rangka untuk memperingati 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Korea Selatan itu pun dilakukan juga untuk memperkuat kerja sama investasi dan bisnis antara kedua negara. Tak hanya membahas soal visa, dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan Korea Selatan juga membahas soal industri kendaraan listrik.

Luhut menyebutkan bahwa kerja sama antara Indonesia dan Korea Selatan di berbagai investasi perlu ditingkatkan, termasuk di bidang pengembangan industri kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV).

“Kita perlu melanjutkan perbincangan kita untuk memfasilitasi investasi perusahaan Korea dalam membangun seluruh rantai produksi EV di Indonesia, dengan memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah yang kita miliki,” katanya kepada awak media.

Adapun, jurusan yang dimaksudkan tersebut di antaranya seperti ilmu material, teknik kimia dan jurusan lainnya, dengan skema pembiayaan berupa beasiswa, baik yang ditawarkan dari pihak Korea Selatan maupun Indonesia.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: KorselLKBVPMenko MarwesMobil listrik
Previous Post

Kepercayaan Publik pada Aparat Penegak Hukum Naik

Next Post

Honduras Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Taiwan

Ruang Politik

Next Post
Ilustrasi Taiwan/AP

Honduras Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Taiwan

Recommended

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

5 jam ago
Soroti Dampak AI Lintas Sektor, Marinus Gea Dorong Pembentukan UU Artificial Intelligence

Soroti Dampak AI Lintas Sektor, Marinus Gea Dorong Pembentukan UU Artificial Intelligence

5 hari ago

Trending

Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

6 hari ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive