• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
16 - 05 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Ujang Komarudin: Kasus Hukum Cak Imin Merugikan Prabowo, Jika Diusut KPK

by Rupol
in Nasional
441 14
0
487
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Bidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ditujukan kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dapat mempengaruhi kekuatan koalisi yang akan dibangun antara PKB dan partai Gerindra. Ini akan menjadi bumerang bagi Prabowo Subianto jika memilih Cak Imin sebagai cawapres. Hal ini disampaikan oleh pengamat politik Ujang Komarudin, Direktur Indonesia Political Review (IPR) saat dihubungi RuPol.

“Kasus lama Muhamin dimata KPK sampai apa-apa akan menghancurkan koalisi Gerindra dan PKB, mereka belum deklarasi tapi sudah ada kekuasaan yang menekan calon koalisi ini,” ungkapnya.

RelatedPosts

Tak Temukan Pelanggaran, Kemendag Sebut Produk Edi Sesuai Ketentuan

Pengalihan Nomor Tak Kunjung Tuntas Sejak 2022, Konsumen Pertanyakan Profesionalitas Gerai Indosat

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Karena itu, ia menilai pergerakan Prabowo Subianto dalam pilpres 2024 ini cenderung lamban, seolah tak ada pergerakan. Hal ini disinyalir karena Prabowo tidak ingin terlalu gegabah, apalagi Prabowo sudah tiga kali gagal telak dalam pilpres.

“Kenapa Gerindra senyap? karena Gerindra sudah tiga kali ikut pencapresan, dan selalu gagal. Sehingga Prabowo sedang mengkalkulasi secara matang srategi agar tidak kalah lagi. Sehingga ketika maju Prabowo dan pasangannya bisa menang,” jelasnya.

Karena itu, untuk menelisik kekurangan dan kelemahan lawan, ia harus hati-hati dalam mengambil keputusan. Terutama dalam menentukan pasangan. Apalagi jika Prabowo harus mendeklarasikan Cak Imin sebagai cawapres, ini sangat berbahaya bagi Prabowo.

“Deklarasi Prabowo-Cak Imin ini sangat berbahaya dan merugikan karena kasus Cak Imin jelas merugikan Prabowo. Dia harus melihat dulu siapa lawan politiknya, siapa yang akan diusung oleh partai lain. Saat ini belum ada koalisi partainya belum terbentuk,” tegasnya.

Dan tekanan dari PKB ini menjadi buah simalakama bagi Prabowo, karena sudah pasti PKB akan selalu menekan Prabowo untuk menerima Cak Imin sebagai cawapres.

“Cak Imin harga mati bagi PKB untuk menjadi cawapres Prabowo. Jika tidak disetujui PKB pasti angkat kaki. Ini jelas merugikan Gerindra. Karena Prabowo akan kehilangan tiket untuk pilpres jika koalisi ini tidak jadi terbentuk,” jelas Ujang Komarudin.

Jika di kubu Gerindra, Ujang menilai partai ini solid mendukung Prabowo sebagai capres meski nama Sandiaga Uno sempat mencuat ke permukaan.

“Faktanya Gerindra masih solid mendukung Prabowo sebagai capres dan tunggal,” tegasnya.

Jika dalam bentuk komunikasi politik, Gerindra sudah mengamankan koalisi dengan PKB sehingga tiket untuk pilpres bisa diperoleh Prabowo. Hanya saja masih ada harga tawar yang belum pas dengan Prabowo untuk menjadikan Cak Imin sebagai cawapres, terutama kasus ‘kardus durian’ jelas ini mematikan Prabowo.

“Prabowo sendiri tidak punya tiket, buah keterpaksaan kemungkinan besar Prabowo-Cak Imin,” pungkasnya. (IY)

Editor: Ivo Yasmiati

Tags: Barisan Prabowo-MuhaiminPilpres 2024
Previous Post

Menolak Lupa, AGAMIS Tagih Janji KPK

Next Post

Dampak Hujan Lebat, Pohon di Area Kompleks DPR Tumbang

Rupol

Next Post
Dampak Hujan Lebat, Pohon di Area Kompleks DPR Tumbang

Dampak Hujan Lebat, Pohon di Area Kompleks DPR Tumbang

Recommended

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

2 hari ago
Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

2 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

4 hari ago

Popular

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

3 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive