• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
15 - 05 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Pengamat: Muhaimin Tanpa PBNU, Bagai Macan Ompong

by ruang politik
in Nasional
407 31
0
Muhaimin PBNU

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saling serang dengan Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf/ Ilustrasi RuPol

468
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – Keinginan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar untuk maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang, akan sulit terwujud jika hubungannya dengan PBNU tidak harmonis.

Selama ini Muhaimin mendapatkan legitimasi yang kuat di PKB, karena ikut mendapat sokongan dari PBNU di bawah kepemimpinan Said Aqil Siradj.

RelatedPosts

Tak Temukan Pelanggaran, Kemendag Sebut Produk Edi Sesuai Ketentuan

Pengalihan Nomor Tak Kunjung Tuntas Sejak 2022, Konsumen Pertanyakan Profesionalitas Gerai Indosat

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

“Cak Imin Mampu mempertahankan kekuasaannya di PKB selama ini, juga berkat sokongan dari NU struktural masa pimpinan Kiai Said Aqil,” ujar Direktur Eksekutif Center for Strategic on Islamic and International Studies (CSIIS) Sholeh Basyari, ketika berbincang dengan RuPol, Sabtu (28/5/2022).

Hubungan saling membutuhkan dan keterikatan kepentingan antara Muhaimin Iskandar dengan Said Aqil Siradj, bisa membuat keduanya menjadi kuat selama 10 tahun terakhir.

“Terpilihnya Kiai Said menjadi Ketum PBNU selama 2 periode, tidak terbantahkan itu adalah karena Cak Imin dan PKB. Begitu juga sebaliknya, Cak Imin menjadi kuat karena ada PBNU di belakangnya. Jadi yang dilihat orang bukan PKB, tapi PBNU sebagai ormas terbesar di Indonesia,” lanjut Sholeh.

Jika sekarang Muhaimin ditinggalkan PBNU, maka kata Sholeh, kekuatan Cak Imin akan berkurang signifikan.

“Walau di internal PKB masih relatif kuat, tapi dari eksternal Cak Imin sudah tidak ada apa-apanya. Sudah seperti Macan Ompong,” tambahnya.

Berita terkait:
Terlalu Pede Capres, Pengamat: PKB dan Muhaimin Takkan Dapat Koalisi

Panas PKB-PBNU! Marwan Jafar: PKB Yang Diserang Duluan

Panas PKB dengan PBNU, Gus Yahya: Mereka Yang Merenggangkan Diri Dari NU

Muhaimin Singgung Peran dan Bantuan PKB untuk Nahdlatul Ulama

Aktivis NU itu menilai dengan habisnya dukungan dari PBNU, maka peluang Muhaimin untuk maju sebagai capres juga habis.
Karena penggabungan antara PKB dengan PBNU itu, akan menciptakan magnet bagi partai lain untuk menggaetnya.

“Tidak hanya berdampak kepada Cak Imin yang ingin maju sebagai capres, tapi juga akan berdampak besar kepada suara PKB. Oleh karena itu, jika hubungan antara Cak Imin dengan PBNU tidak membaik dalam beberapa waktu ke depan, PKB bersiap-siap lah untuk ikut ditinggal pemilihnya,” pungkas Sholeh.

Sebelumnya Muhaimin mengeluarkan pernyataan yang menyindir Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf, dengan menyebutkan suara PKB solid 13 juta walau PBNU menjauh dari PKB.

“Semua lembaga survei (menyebut) pemilih PKB adalah loyal, solid sekalil sampai ke bawah. Bahkan, Yahya Cholil, Ketum PBNU ngomong apa aja terhadap PKB, enggak ngaruh sama sekali,” ujarnya. (ASY)

Editor: Bejo. S
(RuPol)

Kecewa Dengan Demokrat, Politisi Senior Sulsel Pindah ke Golkar
Tags: Cak Imin capresCak Imin PBNUMuhaimin CapresMuhaimin PBNUPKB PBNURuang PolitikRuangPolitik
Previous Post

Diskusi Hukum, Perlukah Pengajuan Peninjauan Kembali (PK) Dibatasi?

Next Post

Update Hilangnya Putera Ridwan Kamil, Upaya Pencarian Terus Berlangsung

ruang politik

Next Post
Putera Ridwan

Update Hilangnya Putera Ridwan Kamil, Upaya Pencarian Terus Berlangsung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

13 jam ago
Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

13 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

3 hari ago

Popular

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

3 minggu ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive