• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
27 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Dapat Kritikan dari Masinton, Pengamat: PDIP Sedang Was-was Erick

by Ruang Politik
in Nasional
434 5
0
Pengamat Politik dari Citra Institute, Efriza/RuPol

Pengamat Politik dari Citra Institute, Efriza/RuPol

469
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Pengamat Politik dari Citra Institute, Efriza menilai kritikan yang dilontarkan politikus PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu terhadap Menteri BUMN Erick Thohir menunjukan kekhawatiran partai politik terhadap bandul politik yang bergerak condong terhadap calon profesional tanpa partai.

“Indonesia sejak Reformasi menguatnya partycracy, kedaulatan di tangan partai. Semua kanal dikuasai partai. Tetapi partai malah gagal berfungsi dan berperan dalam rekrutmen politik,” kata Efriza, kepada RuPol, Senin (16/5/2022).

RelatedPosts

Pengalihan Nomor Tak Kunjung Tuntas Sejak 2022, Konsumen Pertanyakan Profesionalitas Gerai Indosat

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

“Akhirnya terdesain pada seolah adanya kekosongan figur yang layak untuk memimpin Indonesia,” sambungnya.

Lebih lanjut, Efriza mengatakan, terkait calon independen politisi saat ini malah memunculkan bahasa baru yakni calon perseorangan.

Berita Terkait:
Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Jokowi Menurun, Demokrat: Alarm Bahaya Buat Pemerintah

Sentil BUMN Saat Ini Seperti Parpol, Masinton: Kebanyakan Wajah Menteri Narsis!

Cibir Erick Thohir Sering Kampanye, Masinton: di Mana-Mana Majang Foto

Masinton Pasaribu Sebut Menteri Harus Prioritaskan Jokowi, Bukan Narsis!

Figur Profesional terbuka diusung oleh partai, jadi kran munculnya banyak calon terbuka, itu yang diungkapkannya terbukti dengan naiknya Boediono sebagai Wapres kala itu saat periode Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Kesempatan partai politik memperoleh kesempatan yang sama mengajukan calon pun dikikis dengan nama koalisi,” ungkapnya.

Lebih ironinya lagi partai politik dalam memutuskan calon, maupun pasangan calon di menit terakhir, padahal nama itu sudah beredar sejak lama, artinya sekadar biar dianggap perlu pemikiran matang. Menjadi salah satu contoh gagalnya peran partai politik.

Kegagalan partai politik dalam berperan nyata bagi masyarakat untuk mempersiapkan calon pemimpin, kegagalan partai dalam fungsi rekrutmen itulah yang digantikan perannya oleh masyarakat sipil, dengan mendorong sosok independen (profesional) dilirik oleh partai politik.

“Seperti Figur Erick Thohir, Anies Baswedan dan Ridwan Kamil,” ucap Efriza.

Sekarang ini, kata Efriza, patut dicurigai, was-wasnya PDIP karena banyak figur profesional, sedangkan di tubuh PDIP yang elektabilitasnya tinggi, Ganjar Pranowo malah cenderung ditepikan karena kekuatan Puan Maharani sebagai anaknya Ketua Umum Partai Politik.

Namun, Ganjar pun mulai perlahan menurun hasratnya untuk didukung oleh masyarakat karena khawatir kecewa Ganjar tak akan dapat dukungan politik dari PDI Perjuangan.

“Sehingga wajar akhirnya masyarakat mencari figur lainnya selain memang figur lain potensial juga mengkritisi partai politik untuk menawarkan figur yang fresh, kinerjanya memperoleh simpatik dan elektabilitas dari publik,” tuturnya.

Oleh karena itu, menurut Efriza, sebaiknya Masinton mendorong dan mengkritisi PDI Perjuangan untuk tidak memutuskan di menit terakhir tentang calon dan juga lebih mengikuti maunya masyarakat.

“Yakni dengan mengajukan Ganjar Pranowo dibandingkan menyerang figur lain berdasarkan elektabilitas,” imbuh Efriza. (AFI)

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: BUMNCapres 2024Erick ThohirPemilu 2024Ruang Politik
Previous Post

Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Jokowi Menurun, Demokrat: Alarm Bahaya Buat Pemerintah

Next Post

Sindir Erick Thohir, GET One: Masinton Kalau Kritik Yang Cerdas dan Substansi!

Ruang Politik

Next Post
Meneg BUMN Erick Thohir/Ist

Sindir Erick Thohir, GET One: Masinton Kalau Kritik Yang Cerdas dan Substansi!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Pengalihan Nomor Tak Kunjung Tuntas Sejak 2022, Konsumen Pertanyakan Profesionalitas Gerai Indosat

Pengalihan Nomor Tak Kunjung Tuntas Sejak 2022, Konsumen Pertanyakan Profesionalitas Gerai Indosat

1 hari ago
Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

1 hari ago

Trending

Maju Sebagai Calon Ketua KONI Payakumbuh Fitrayanto Komitmen Membawa Dunia Olahraga  Kearah Positif

Maju Sebagai Calon Ketua KONI Payakumbuh Fitrayanto Komitmen Membawa Dunia Olahraga  Kearah Positif

5 hari ago
UKPBJ Raih Penghargaan ITKP, Pemko Payakumbuh Kembali Mencatat  Capaian Positif Tingkat Provinsi Sumbar

UKPBJ Raih Penghargaan ITKP, Pemko Payakumbuh Kembali Mencatat Capaian Positif Tingkat Provinsi Sumbar

4 hari ago

Popular

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

2 minggu ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

4 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

4 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive