• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
02 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

FadlI Zon Kritik Tajam Pemda DIY Soal SU 1 Maret 1949

by Ruang Politik
in Nasional
451 4
0
Fadli Zon/ Instagram

Fadli Zon/ Instagram

487
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Politikus Fadli Zon mengkritik tajam Humas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang menulis Serangan Umum (SU) 1 Maret 1949, Sultan Hamengku Buwono IX berstatus sebagai menteri pertahanan (Menhan) keliru besar.

Kritik Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini terkait Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Hari Penegakan Kedaulatan Negara yang kini menjadi polemik masyarakat.

RelatedPosts

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

Soroti Dampak AI Lintas Sektor, Marinus Gea Dorong Pembentukan UU Artificial Intelligence

Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

Dalam cuitan di akun Twitter miliknya, Fadli meluruskan informasi salah yang menyebut posisi jabatan Sultan Jogjakarta. Menurutnya, Serangan Umum yang heroik itu Sjafroeddin Prawiranegara adalah Ketua Pemerintah Darurat Republik Indonesia PDRI) sekaligus merangkap jabatan Menteri Pertahanan (Menhan).

“Keliru @humas_jogja. Menteri Pertahanan ketika itu dirangkap Ketua Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) sebagai Kepala Pemerintahan, Sjafroeddin Prawiranegara. Kabinet Hatta sudah berakhir dengan penangkapan Soekarno-Hatta-Sjahrir-H Agus Salim. Dibentuklah Kabinet PDRI,” cuit Fadli melalui akun Twitter @fadlizon dikutip RuPol, Minggu (6/3/2022).

Lebih lanjut, Fadli menerangkan pemerintahan Soekarno-Hatta ketika itu ditangkap Belanda dalam Agresi Militer 2 sejak 19 Desember 1948. Pemerintahan berada ditangan Syafruddin Prawiranegara dengan Kabinet Darurat PDRI, menjalankan negeri ini dari Bukit Tinggi, Sumatra Barat.

“Sukarno-Hatta ditawan Belanda tak ada peran dalam Serangan Umum 1 Maret 1949. Tak ada data menyetujui apalagi menggerakkan. Sri Sultan HB IX berperan besar bersama Jenderal Soedirman, Letkol Soeharto, dan tentu di bawah PDRI (emergency government) yang beribu kota di Bukittinggi,” kata Fadli.

Berita Terkait:

Presiden Jokowi Tetapkan 1 Maret Hari Penegakan Kedaulatan Negara

Nama Soeharto Tak Masuk Kepres, Begini Penjelasan Mahfud…

Fadli Zon Bantah Mahfud MD: Jangan Belokkan Sejarah!

Sebelumnya, Anggota Komisi I DPR RI ini merespon cuitan Pemda Jojakarta yang mencuit Serangan Umum 1 Maret 1949 digagas oleh Menteri Pertahan Indonesia sekaligus Raja Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku IX, dan dipimpin oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman, serta disetujui dan digerakan oleh Presiden Soekarno dan Wapres Mohammad Hatta.     

Seperti diketahui, Keppres yang membahas SU 1 Maret 1949 di Yogyakarta menjadi kontroversi publik usai terbitnya Keputusan Presiden Republik Indonesia yang tidak mencantumkan nama mantan Presiden ke-2 RI Soeharto dalam peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949. (Tyo)

Editor: Setiono

(RuPol)

BNPT Sebut Lima Indikator Penceramah Radikal
Tags: 1 Maret 1949Fadli ZonKritikPemda DIYSoehartosOEKARNO-hATTASultan hamengku Buwono IX
Previous Post

Nur Alam: ‘Dipaksa Salah Divonis Kalah’

Next Post

Cak Imin Galau Akut, Usulkan Tunda Pemilu di Tengah Roadshow Capres 2024

Ruang Politik

Next Post
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar/Ist

Cak Imin Galau Akut, Usulkan Tunda Pemilu di Tengah Roadshow Capres 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Pemko Payakumbuh Gelar Upacara Hari Kelahiran Pancasila

Pemko Payakumbuh Gelar Upacara Hari Kelahiran Pancasila

11 jam ago
Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

21 jam ago

Trending

Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

7 hari ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive