• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
29 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangIlmu

Satai Danguang-Danguang, Kuliner Favorit di Payakumbuh

by Ruang Politik
in RuangIlmu
424 27
0
Menus Satai Danguang-Danguang/Ist

Menus Satai Danguang-Danguang/Ist

482
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Orang-orang dari luar Sumatra Barat banyak yang selama ini salah menilai bahwa satai padang bukanlah kuliner khas Kota Padang.

RUANGPOLITIK.COM – Indonesia memang dikenal dengan kekayaan kulinernya, tidak terkecuali dengan adanya berbagai jenis sate, mulai dari sate padang, sate kere, sate klatak, dan masih banyak lagi.

Tapi tahukah kamu ada Sate Danguang Danguang dari Payakumbuh yang juga tidak kalah lezat dari berbagai sate lainnya?…

RelatedPosts

Senam Zumba Menambah Kebugaran Fisik dan Mental

Terapi Sengat Lebah Efektif Obati Berbagai Penyakit

Pisang Sale, Camilan Manis dan Legit Khas Camilan Indonesia Asli (CI4)

Sama halnya dengan sate padang, sate daging sapi ini juga disajikan lengkap dengan kuah gurih berwarna merah yang juga digunakan untuk merebus daging sapi sebelum diolah.

Orang-orang dari luar Sumatra Barat banyak yang selama ini salah menilai bahwa satai padang bukanlah kuliner khas Kota Padang.

Padahal satai sebenarnya merupakan kuliner yang ada di semua pelosok di Provinsi Sumatra Barat.

Menu Satai Danguang-Danguang/Ist
Menu Satai Danguang-Danguang/Ist

Ada satai Pariaman, satai Padang Panjang, satai Biaro, Agam, dan satai khas Payakumbuh/Lima Puluh Kota.

Satai khas daerah Kota Payakumbuh atau Kabupaten Lima Puluh Kota, yakni Satai Danguang-Danguang. Satai ini berasal dari Danguang-Danguang yang terletak di Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Banyak para penikmat kuliner dan wisatawan sengaja mampir ke pondok Satai Danguang-Danguang karena rasanya dan penyajiannya yang khas. Biasanya di tempat jualan satai lain, penyajian langsung per porsi. Tapi di semua pondok satai Danguang-Danguang, penyajian ketupat dan dagingnya terpisah.

Satu piring tempat ketupat yang telah diberi kuah dan dagingnya dengan tempat terpisah dalam porsi yang cukup banyak. Bahkan mencapai 30 tusuk. Sehingga pembeli dapat memakan daging satai sepuasnya.

Tertarik untuk membuatnya sendiri di rumah? Berikut resep sate danguang danguang Payakumbuh?…

Satai Danguang-Danguang/Ist
Satai Danguang-Danguang/Ist

Bahan:
½ kg daging sapi, bisa dicampur dengan lidah atau sesuaikan selera

Bumbu halus:
1 ruas jahe
1,5 ruas lengkuas
3 siung bawang putih besar
10 siung bawang merah
3 cm kunyit
10 buah cabai merah keriting
½ sendok makan lada/merica bubuk
1 sendok makan ketumbar
½ sendok makan jintan
1 lembar daun kunyit
2 lembar daun salam
3 lembar daun jeruk
2 batang sereh

Bumbu kering:
6 butir cengkeh
2 bunga lawang
2 cm kayu manis
Bumbu lain:

¼ butir kelapa, parut lalu sangrai
3 sendok makan tepung beras
1500 ml air

Bahan pelengkap:
Ketupat
Bawang goreng
Daun pisang
Tusuk sate
Garam dan penyedap

Cara membuat sate danguang danguang:

Pertama, rebus daging ke dalam panci, masak sampai setengah matang. Sementara itu, potong-potong bmbu halus sebelum diblender supaya lebih mudah, bumbu berupa daun tidak perlu diblender. Tambahkan sedikit air supaya lebih mudah halus.

Setelah itu, buang busa pada daging supaya daging tidak amis, tunggu lagi sampai setengah matang, angkat, dan tiriskan.
Selanjutnya, potong daging dengan bentuk dadu agak besar.

Berikutnya, tumis bumbu halus sampai tercium bau harum, lalu tambahkan daun jeruk, daun salam, sereh, dan daun kunyit. Masukkan juga bumbu kering, tumis lagi sampai tercampur merata,
Setelah itu, tambahkan lada bubuk. garam, dan penyedap. Aduk kembali semua bumbu sampai tercium bau harum dan bumbu terlihat matang merata.

Selanjutnya, masukkan daging yang sudah dipotong-potong ke dalam tumisan bumbu sambil menuangkan 1500 ml air.
Masak kembali daging dengan bumbu, tunggu sampai air mendidih dan pastikan bahwa daging sudah matang.

Cek kematangan daging dengan menyuir-nyuirnya menggunakan tangan.
Jika daging sudah matang, ambil kuah yang digunakan untuk memasak daging dan sisakan kuahnya untuk kembali dimasak bersama daging dan kelapa yang sudah disangrai. Masak sampai kuah daging habis dan hanya menyisakan bumbu kering.

Setelah kuah menyusut, didinginkan terlebih dahulu daging sapi untuk kemudian ditusuk-tusuk.
Sementara itu, masak kembali air rebusan yang disisihkan tadi dengan menambahkan tepung beras, aduk sampai kuahnya mulai mengental. Masak sampai kuah mendidih.

Setelah itu, panggang daging sate danguang danguang sampai warnanya berubah menjadi kecoklatan. Tidak perlu terlalu lama karena daging sudah matang.
Sate danguang danguang siap disajikan lengkap dengan ketupat, kuah merah, dan taburan bawang goreng.

Nah, bagi yang mau mencoba membuat sate Danguang-Danguang atau kulinerannya, menu satai Danguang-Danguang bisa menjadi menu favorit pilihan anda.Selamat mencoba!(BJP)

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Satai Danguang-DanguangSumbar
Previous Post

Wisata di Bumi Minang ala Warga Lokal Pantai Purus, Wow…Sunsetnya Keren Banget!

Next Post

Gunung Ibu Halmahera Alami Erupsi Muntahkan Abu 1.000 Meter

Ruang Politik

Next Post
Kolom abu vulkanik membumbung akibat erupsi yang terjadi pada Gunung Ibu di Pulau Halmahera, Provinsi Maluku Utara, Jumat (5/1/2024). /Antara

Gunung Ibu Halmahera Alami Erupsi Muntahkan Abu 1.000 Meter

Recommended

Pemko Payakumbuh Perkuat Transfer Keuangan Daerah  (TKD)

Pemko Payakumbuh Perkuat Transfer Keuangan Daerah (TKD)

2 hari ago
kapolres 50 Kota Tinjau Arus Balik Lalin Sumbar–Riau, Pastikan Kelancaran Di Jalur Kelok 9

kapolres 50 Kota Tinjau Arus Balik Lalin Sumbar–Riau, Pastikan Kelancaran Di Jalur Kelok 9

4 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

2 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

1 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive