• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
02 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangPemilu

Generasi Tua dan Muda, Pengamat: Aspek Zigzag, Pengalaman Pengaruhi Tindakan Pemilih

by Ruang Politik
in RuangPemilu
433 13
0
Ilustrasi pilihan politik GenZ/Panggungharjo

Ilustrasi pilihan politik GenZ/Panggungharjo

477
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – Pemilihan umum (Pemilu) 2024 akan diramaikan oleh berbagai generasi dari tua hingga muda alias babyboomer hingga generasi Z (GenZ). Namun apakah pilihan dari para generasi-generasi ini akan sama? Faktanya di lapangan ternyata luar biasa unik.

Di mana generasi tua memiliki pikirannya sendiri untuk mengikuti arus yang sudah ada dan millenial serta GenZ memilih yang bisa seperti mereka alias sama-sama dari kalangan anak muda. Salah satu capres-cawapres pada Pilpres 2024 mendatang hadir dari kalangan anak muda.

RelatedPosts

Open Turnamen Bulutangkis Parmato Alam PB Merpati CUP 2024 Sukses Digelar

Perjalanan Sang Pemimpin YB.Dt. Parmato Alam Saat Menyambangi Masyarakat Payakumbuh

Mencari Sosok Ideal Untuk Payakumbuh” YB. Dt. Parmato Alam Tampil Gemilang

Hal ini kemudian membuat para pengamat ikut angkat bicara terkait perbedaan pilihan para orang tua dan anak muda. Direktur Eksekutif CSIIS Sholeh Basyarai mengatakan, pilihan orang tua dan anak muda berbeda jauh.

Menurutnya generasi tua lebih menekankan linieritas dan millenial serta GenZ lebih melihat aspek zigzag. Di mana dikatakan Sholeh, dua pola ini mudah ditrack dari perbedaan sikap dalam melihat kemunculan Gibran.

“Generasi tua seperti panda Nababan, Yusuf Kalla, ataupun Gunawan Mohammad, sangat kritis terhadap kemunculan Gibran. Sedang, anak-anak muda melihat Gibran asyik-asyik saja. Gibran adalah ‘revolusi hijau’ dalam transisi kepemimpinan kita. Hijau dalam arti muda. Hijau bukan dalam artian Islam,” ungkap Sholeh kepada Rupol, Selasa (21/11/2023).

Dia mengatakan, salah satu variabel menterengnya survei Prabowo adalah faktor Gibran. Dia hadir sebagai representasi kaum milenial yang familier dengan gadget, sosmed dan aneka budaya baru produk dunia digital.

“Generasi babyboomers sejatinya secara kinerja adalah expired politician. Artinya, pola pikir, pola kerja dan cara melihat persoalan generasi ini, gap-nya lumayan lebar. Generasi baby boomers lebih banyak bicara tentang nostalgia, true story’ tentang pengalaman hidup dan karirnya,” jelas Sholeh.

Dia menyebutkan bahwa generasi ini sulit menerima perbedaan pendapat. Yang mana pendapatnya lebih didasarkan pada “pokoknya”, bukan atas dasar argumentasi yang berbasis nalar yang setara.

Sehingga dikatakan Sholeh, tokoh-tokoh sepuh hanya berorientasi kepastian dan kemapanan. Mereka sudah tidak minat eksperimen dan spekulasi-spekulasi. Sudah hilang kreativitas dalam dirinya.

Lain lagi dengan Efriza dari Citra Institute. Dia mengatakan, perilaku pemilih pada dasarnya yang akan hadir dalam tindakan pemilih di TPS. Sebab, dikatakan Efriza, mengenai generasi tak bisa menjadi dasarnya seperti generasi X, Y, dan Z.

Hanya saja disebutkan Efriza, kecenderungan perilaku mereka dalam keseharian, terkadang dianggap turut memengaruhi.

“Misalnya, generasi X lebih mendasarkan pada sikap rasional, usia mereka dengan pengalamannya tentu saja memengaruhi pola mereka bertindak memilih, artinya mereka dapat mendasari berdasarkan pengalaman terlibat dalam pemilu sehingga mereka menggunakan rasional dalam memilih, mereka juga sudah punya ketetapan hati dalam memilih,” jelas Efriza.

“Sedangkan generasi X dan Z mengembangkan pemahamannya juga menggunakan pengalamannya hanya saja umumnya mereka menggunakan pemahaman akan politik kurang begitu cermat, sehingga mereka tidak punya putusan dengan dasar yang kuat, sifat politiknya dinamis, dan cenderung ambigu,” tambahnya.

Efriza menjelaskan, ada perbedaan pemilih antara orang tua dan anak muda. Hal ini disebabkan penilaian dasar orang yang lebih tua masih menitikberatkan kepada pengalamannya, pengetahuannya, dan mereka akan menggunakan dasar itu sebagai acuan memilih.

“Sedangkan generasi muda, acap berbeda, mereka masih belum konsisten dalam memilih karena sifat dasar mereka yang belum punya banyak pengalaman. Namun mereka akan belajar mendalami sisi calon, sayangnya inilah yang membuat mereka tidak punya ketetapan dalam memilih,” ujarnya.

Editor: M. R. Oktavia
(Rupol)

 

Tags: babyboomergenzmillenialPemilu 2024Pilpres
Previous Post

Dubes Palestina Respons Serangan Israel Pada RS Indonesia

Next Post

KPK Geledah Lokasi Terkait Korupsi Pengadaan APD Kemenkes

Ruang Politik

Next Post
Gedung KPK/Ist

KPK Geledah Lokasi Terkait Korupsi Pengadaan APD Kemenkes

Recommended

Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

5 jam ago
Silaturahmi Penuh Harap di Rumah Pribadi Bupati, Tokoh Masyarakat Ajak Redam Isu dan Jaga Marwah Limapuluh Kota

Silaturahmi Penuh Harap di Rumah Pribadi Bupati, Tokoh Masyarakat Ajak Redam Isu dan Jaga Marwah Limapuluh Kota

1 hari ago

Trending

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

1 bulan ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

4 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

2 minggu ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive