• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
17 - 05 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Anies Baswedan Imbau Jangan Menggunakan Politik Identitas dengan Kebencian

by Ruang Politik
in Kilas Update
433 5
0
Anies Baswdan/Ist

Anies Baswdan/Ist

468
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Anies turut menyadari bahwa dalam sebuah politik, persaingan akan tetap terjadi. Bahkan cara bersaingnya pun kini dilakukan dengan berbagai macam cara.

RUANGPOLITIK.COM —Anies Baswedan, sebagai salah satu kandidat bakal calo presiden (bacapres) di Pemilu 2024 menegaskan ingin bersaing dengan lawannya secara sehat.

Bahkan Anies Baswedan tak ingin ada pihak-pihak yang menggunakan politik identitas untuk memenangkan kontestasi lima tahunan itu.

RelatedPosts

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

Zona Integritas Dinas Koperasi dan IKM Payakumbuh Menuju WBBM

Sebagai bacapres yang diusung NasDem dan didukung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) serta Partai Demokrat, Anies Baswedan menilai masyarakat harus memilih pemimpin bukan karena kebencian. Pemilihan pemimpin tentunya jarus berdasarkan selera pribadi.

Oleh karena itu, Anies Baswedan menegaskan bahwa dirinya tak akan menggunakan politik identitas di Pemilu 2024 mendatang. Politik identitas ini memang sering dikaitkan dengan Anies, yang mendulang dukungan dari organisasi masyarakat (ormas) Islam pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

“Jangan menggunakan politik identitas dengan kebencian. Sekarang saya mau memilih berdasarkan apa saja itu haknya,” ujar Anies Baswedan, dikutip dari YouTube Rhenald Kasali pada Kamis, 3 Agustus 2023.

“Misalnya ‘saya milih Anies karena dia gundul’ itu boleh saja, itu selera pribadi. Yang harus diperhatikan adakah ketika seseorang tidak boleh memilih berdasarkan suku, berdasarkan agama,” katanya menambahkan.

Namun Anies turut menyadari bahwa dalam sebuah politik, persaingan akan tetap terjadi. Bahkan cara bersaingnya pun kini dilakukan dengan berbagai macam cara.

Ditinggal partai pendukung
Saat NasDem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bacapres yang diusung, partai politik (parpol) yang langsung merapat adalah PKS dan Partai Demokrat. Kemudian 3 partai dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) ikut merapat.

Tiga partai dari KIB yang terdiri dari Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendeklarasikan akan mendukung Anies pada Februari 2023. KIB kompak memeberi dukungan dan optimis Anies bisa menang.

Namun seiring berjalannya waktu, sejumlah parpol mulai berpaling dan mencari aman dengan meninggalkan Anies. Parpol pertama yang meninggalkan Anies adalah PPP yang kemudian berpaling ke PDI Perjuangan dan mendukung Ganjar Pranowo.

Pada awal Agustus 2023 ini, Golkar juga mulai goyah dan memutuskan untuk meninggalkan Anies. Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto membenarkan keputusan Golkar untuk berpaling tersebut.

Namun Golkar belum memutuskan akan mendukung Prabowo Subianto dari Partai Gerindra, atau Ganjar Pranowo dari PDI Perjuangan. Partai pendukung Anies pun kini merasa ikhlas dengan berpalingnya sejumlah parpol dalam Pemilu 2024.

Menurut PKS dan Demokrat, wajar saja jika parpol yang ada di pemerintahan memiliki pertimbangan besar. Mereka pun tak mempermasalahkan keputusan partai-partai yang tak lagi mendukung Anies Baswedan.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Anies BaswedanPemilu 2024
Previous Post

Media Internasional Sorot Penahanan Panji Gumilang Terkait Dugaan Penistaan Agama

Next Post

Airlangga Hartarto Terima Saran dari Tiga Ketua Dewan DPP Partai Golkar

Ruang Politik

Next Post
Ilustrasi Bendera Parpol/Ist

Airlangga Hartarto Terima Saran dari Tiga Ketua Dewan DPP Partai Golkar

Recommended

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

3 hari ago
Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

3 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

5 hari ago

Popular

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

3 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

3 minggu ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive