• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
02 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

PK Moeldoko Disebut Rusak Demokrasi, Din Syamsuddin: Presiden Tidak Diam Saja

by Ruang Politik
in Nasional
430 13
0
Ketua Centre for Dialogue and Cooperation among Civilization (CDCC) Din Syamsuddin/Ist

Ketua Centre for Dialogue and Cooperation among Civilization (CDCC) Din Syamsuddin/Ist

474
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ia melihat Kepala Staf Presiden itu ngotot. Sudah kalah dipengadilan masih mengajukan PK ke Mahkamah Agung. Padahal ia bukan anggota partai dan tidak memiliki kartu anggota

RUANGPOLITIK.COM —Upaya Moeldoko dalam mengambil alih Partai Demokrat melalui Peninjauan Kembali (PK) dinilai merusak demokrasi. Pakar Politik meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak diam saja.

“Adanya pengajuan PK oleh Moeldoko atas kasus klaim kepemimpinan Partai Demokrat patut dinilai merusak demokrasi Indonesia,” tegas Guru Besar Politik Islam M. Din Syamsuddin, dikutip dari keterangan resmi, Rabu (7/6/2023).

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Ia melihat Kepala Staf Presiden itu ngotot. Sudah kalah dipengadilan masih mengajukan PK ke Mahkamah Agung. Padahal ia bukan anggota partai dan tidak memiliki kartu anggota.

“Apalagi, menurut berita, dia tidak mendasarkan PKnya atas novum (bukti baru),” ujarnya.

“Hal ini dapat dinilai dari sudut Etika Politik sebagai pembajakan demokrasi, yaitu seseorang melalui rekayasa permusyawaratan merebut kepemimpinan partai,” jelasnya.
.
Din Syamsuddin menyebut publik sebenarnya yakin para hakim akan menolak PK itu. Namun jika melihat posisi Moeldoko di istana yang strategis, potensi dikabulkannya PK masih ada.

Sebagai atasan Moeldoko, Din Syamsuddin meminta Presiden Jokowi tak diam saja. Karena bawahannya telah melanggar etika politik.

“Kalau tetap didiamkan maka akan mudah dituduh Presiden ikut bermain dan cawe-cawe negatif dan dekonstruktif,” terangnya.

Apalagi isu yang berkembang, ada dugaan penjegalan pencapresan Anies Baswedan. Sementara Anies diusung oleh Koalisi Perubahan yang salah satu anggota partainga merupakan Partai Demokrat.

“Jika hal demikian terjadi maka itulah yang disebut sebagai penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power) yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Saya yakin perilaku itu akan mendapatkan penolakan dari rakyat yang cinta kejujuran dan keadilan,” ucapnya.

“Sebaiknya Moeldoko mundur dari ambisinya, dan Presiden Joko Widodo harus menegurnya, bukan diam tanda setuju,” tandasnya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Partai DemokratPK
Previous Post

Anies Dikalahkan Prabowo dan Ganjar di Sejumlah Survei

Next Post

Pembangunan IKN Nusantara, Suharso Monoarfa Ungkap Pemerintah Segera Ajukan Revisi UU IKN

Ruang Politik

Next Post
Ilustrasi Pembangungan IKN/AP

Pembangunan IKN Nusantara, Suharso Monoarfa Ungkap Pemerintah Segera Ajukan Revisi UU IKN

Recommended

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

23 jam ago
Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

2 hari ago

Trending

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

2 hari ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

2 hari ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive