• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
22 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Pengamat: Presiden Tak Patut Sindir Pembantunya dan Kaitkan dengan Reshuffle

by Ruang Politik
in Nasional
429 9
0
Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga /Ist

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga /Ist

468
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Pengamat Komunikasi Politik Univetsitas Esa Unggul M.Jamiluddin Ritonga menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan segera melakukan reshuffle.

Hal itu terlihat, saat Jokowi mulai jengkel dan menyindir Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi soal impor, termasuk Menteri BUMN Erick Thohir.

RelatedPosts

PBNU Tengah Godok Fatwa bisa Dibatalkan, Prosesnya Mirip Peninjauan Kembali

Yasonna Laolly minta Negara Tindak Tegas Judol dan Teror Pinjol

Tambah Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Fraksi PDIP Sebut Sesuai Amanat Konstitusi

Namun, Jamiluddin menilai seharusnya Jokowi tak perlu marah, apalagi menyindir menterinya di depan umum, hanya untuk mereshuffle. Sebab, sebagai presiden tak baik bila menunjukan amarah dan menyindir pembantunya dihadapan masyarakat.

“Pemimpin seharusnya mampu mengendalikan amarah di depan umum. Pemimpin yang tak mampu mengendalikan amarahnya akan menurunkan wibawanya sendirinya,” kata Jamiluddin, kepada RuPol, Sabtu (26/03/2022).

“Apalagi soal reshuffle, itu menjadi hak prerogatif presiden. Karena itu, tak sepatutnya amarah dan menyindir pembantunya dikaitkan dengan reshuffle,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, jika presiden menilai kinerja pembantunya rendah, seharusnya langsung saja reshuffle tanpa terlebih dahulu mempermalukannya di depan umum.

Dengan begitu, kata Jamiluddin, presiden mengangkat menteri dengan baik dan memberhentikannya juga dengan cara baik.

“Lagi pula, kalau reshuffle terlalu sering, orang akan bertanya, yang salah presidennya atau menterinya. Karena bisa saja seleksi menteri yang tidak ketat, sehingga kualitasnya memang tak layak menjadi menteri. Kalau ini yang terjadi, tentu yang salah bukan sang menteri, tapi justru yang memilihnya,” tegas Jamiluddin.

Berita Terkait:
Silahkan Masuk Kabinet Asal Tak Ganggu PKB, Begini Reaksi PAN

Jokowi Bahas Reshuffle saat Beri Arahan Kinerja BUMN

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku jengkel dengan banyaknya barang impor dalam pengadaan barang dan jasa yang dilakukan sejumlah kementerian, pemerintah daerah, hingga BUMN.

Padahal, kata Jokowi, barang-barang yang impor tersebut sebenarnya dapat diproduksi di dalam negeri.

Bahkan di depan menteri, kepala lembaga, kepala daerah, pejabat BUMN, dan para pejabat, Jokowi menyentil beberapa ‘pembantunya.’

Tak lain karena sejumlah kementerian masih menggunakan produk impor dalam jumlah yang tinggi.

“Coba CCTV beli impor, di dalam negeri ada yang bisa produksi. Apa-apaan ini?!”

“Dipikir kita bukan negara yang maju, buat CCTV saja beli impor,” kata Jokowi saat memberikan Pengarahan Afirmasi Bangga Buatan Indonesia di Bali, Jumat (25/3/2022).

Presiden mengancam akan mereshuffle menteri bila kedepannya masih banyak melakukan impor untuk pengadaan barang dan jasa di kementeriannya.

“Kementerian, sama saja, tapi itu bagian saya itu. Resuffle,” tegas Presiden. (AFI)

Editor: Andre
(RuPol)

Tags: PengamatPresidenJokowiResuffle kabinetRuang PolitikRuangPolitik
Previous Post

Pernyataan Reshuffle, Pengamat: Presiden Jokowi Harus Segera Panggil Cak Imin

Next Post

Jadi Barometer Event Internasional, Puan: Ini Jadi Wajah Indonesia

Ruang Politik

Next Post
Puan Maharani di sidang IPU ke-144 di Bali International Convention Centre, Bali/Ist

Jadi Barometer Event Internasional, Puan: Ini Jadi Wajah Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

2 hari ago
Pemko Payakumbuh Melakukan Sidak Ke SPBJ

Pemko Payakumbuh Melakukan Sidak Ke SPBJ

2 hari ago

Trending

Mantan Koruptor Nur Alam Gabung PSI

Mantan Koruptor Nur Alam Gabung PSI

4 hari ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

4 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive