• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
30 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Mahfud MD: Sri Mulyani Sengaja ‘Dibodohi’ Bawahannya

by Ruang Politik
in Nasional
416 32
0
Gedung Kemenkeu/Ilustrasi

Gedung Kemenkeu/Ilustrasi

479
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mahfud MD pun membeberkan terkait ‘tingkah’ pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang diduga melakukan pencucian uang. Hal itu terjadi di instansi Bea Cukai.

RUANGPOLITIK.COM—Oleh karena itu, begitu menerima data dari PPATK, Sri Mulyani dibuat kaget dengan dana janggal senilai Rp189 triliun. Dia pun langsung menanyakan hal itu kepada anak buahnya, tetapi sempat dibantah.

“Sehingga disebut yang terakhir itu, semula ketika ditanya oleh Bu Sri Mulyani ‘Ini apa kok ada uang Rp189 triliun’, itu pejabat tingginya yang eselon I,” ucap Mahfud MD.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

“‘Oh nggak ada bu, di sini nggak pernah ada’, ‘Ini tahun 2020’ kata bu Sri, ‘nggak pernah ada’, ‘ini kata pak Ivan’, lah ada. Baru dia ‘oh iya nanti dicari’ katanya,” ujarnya menambahkan.

Mahfud MD pun membeberkan terkait ‘tingkah’ pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang diduga melakukan pencucian uang. Hal itu terjadi di instansi Bea Cukai.

“Dan itu nyangkut Rp189 triliun, dan itu adalah dugaan pencucian uang Cukai dengan 15 entitas, tapi apa laporannya? Menjadi pajak, sehingga kita diteliti ‘Oh iya ini perusahaannya banyak, hartanya banyak, pajaknya kurang. Apa itu? emas, impor emas batangan yang mahal-mahal itu tapi di dalam surat Cukainya itu dibilang emas mentah,” tuturnya.

“Diperiksa oleh PPATK, diselidiki, ‘gimana kamu kan emasnya sudah jadi kok bilang emas mentah?’. ‘Ini emas mentah tapi dicetak di Surabaya’. Dicari ke Surabaya, nggak ada pabriknya, dan itu menyangkut uang miliaran (rupiah). Laporan itu diberikan tahun 2017 oleh PPATK, tidak pakai surat tapi diserahkan oleh Kepala PPATK langsung kepada kementerian keuangan yang diwakili oleh Dirjen Bea Cukai, Irjen kementerian keuangan, dan 2 orang lainnya,” katanya.

“Kenapa tidak pakai surat? karena sensitif, masalah besar. Dua tahun nggak muncul, tahun 2020 dikirim lagi, nggak sampai juga ke Bu Sri Mulyani. Sehingga bertanya ketika kami kasih itu,” ucap Mahfud MD menambahkan.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Previous Post

Batal ke Prancis, Raja Charles III Pilih Jerman untuk Kunjungan Kenegaraan Pertama

Next Post

Dua Hari Naik, Harga Minyak Turun karena Profit Taking

Ruang Politik

Next Post
Harga Minyak Goreng Naik/Ist

Dua Hari Naik, Harga Minyak Turun karena Profit Taking

Recommended

Walikota Payakumbuh Tegaskan 5. Prioritas Utama Pembangunan Daerah

Walikota Payakumbuh Tegaskan 5. Prioritas Utama Pembangunan Daerah

20 menit ago
Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan Dari Menteri Hukum Supratman Andi Agtas

Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan Dari Menteri Hukum Supratman Andi Agtas

24 menit ago

Trending

kapolres 50 Kota Tinjau Arus Balik Lalin Sumbar–Riau, Pastikan Kelancaran Di Jalur Kelok 9

kapolres 50 Kota Tinjau Arus Balik Lalin Sumbar–Riau, Pastikan Kelancaran Di Jalur Kelok 9

6 hari ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive