• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
15 - 05 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Mahfud MD: Sri Mulyani Sengaja ‘Dibodohi’ Bawahannya

by Ruang Politik
in Nasional
416 32
0
Gedung Kemenkeu/Ilustrasi

Gedung Kemenkeu/Ilustrasi

479
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mahfud MD pun membeberkan terkait ‘tingkah’ pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang diduga melakukan pencucian uang. Hal itu terjadi di instansi Bea Cukai.

RUANGPOLITIK.COM—Oleh karena itu, begitu menerima data dari PPATK, Sri Mulyani dibuat kaget dengan dana janggal senilai Rp189 triliun. Dia pun langsung menanyakan hal itu kepada anak buahnya, tetapi sempat dibantah.

“Sehingga disebut yang terakhir itu, semula ketika ditanya oleh Bu Sri Mulyani ‘Ini apa kok ada uang Rp189 triliun’, itu pejabat tingginya yang eselon I,” ucap Mahfud MD.

RelatedPosts

Tak Temukan Pelanggaran, Kemendag Sebut Produk Edi Sesuai Ketentuan

Pengalihan Nomor Tak Kunjung Tuntas Sejak 2022, Konsumen Pertanyakan Profesionalitas Gerai Indosat

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

“‘Oh nggak ada bu, di sini nggak pernah ada’, ‘Ini tahun 2020’ kata bu Sri, ‘nggak pernah ada’, ‘ini kata pak Ivan’, lah ada. Baru dia ‘oh iya nanti dicari’ katanya,” ujarnya menambahkan.

Mahfud MD pun membeberkan terkait ‘tingkah’ pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang diduga melakukan pencucian uang. Hal itu terjadi di instansi Bea Cukai.

“Dan itu nyangkut Rp189 triliun, dan itu adalah dugaan pencucian uang Cukai dengan 15 entitas, tapi apa laporannya? Menjadi pajak, sehingga kita diteliti ‘Oh iya ini perusahaannya banyak, hartanya banyak, pajaknya kurang. Apa itu? emas, impor emas batangan yang mahal-mahal itu tapi di dalam surat Cukainya itu dibilang emas mentah,” tuturnya.

“Diperiksa oleh PPATK, diselidiki, ‘gimana kamu kan emasnya sudah jadi kok bilang emas mentah?’. ‘Ini emas mentah tapi dicetak di Surabaya’. Dicari ke Surabaya, nggak ada pabriknya, dan itu menyangkut uang miliaran (rupiah). Laporan itu diberikan tahun 2017 oleh PPATK, tidak pakai surat tapi diserahkan oleh Kepala PPATK langsung kepada kementerian keuangan yang diwakili oleh Dirjen Bea Cukai, Irjen kementerian keuangan, dan 2 orang lainnya,” katanya.

“Kenapa tidak pakai surat? karena sensitif, masalah besar. Dua tahun nggak muncul, tahun 2020 dikirim lagi, nggak sampai juga ke Bu Sri Mulyani. Sehingga bertanya ketika kami kasih itu,” ucap Mahfud MD menambahkan.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Previous Post

Batal ke Prancis, Raja Charles III Pilih Jerman untuk Kunjungan Kenegaraan Pertama

Next Post

Dua Hari Naik, Harga Minyak Turun karena Profit Taking

Ruang Politik

Next Post
Harga Minyak Goreng Naik/Ist

Dua Hari Naik, Harga Minyak Turun karena Profit Taking

Recommended

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

16 jam ago
Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

16 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

3 hari ago

Popular

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

3 minggu ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive