• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
16 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Kritikan PKB Atas Persoalan Pangan, Daniel Johan: Kebijakan Pemerintah Harus Pada Kemandirian Pangan

by Rupol
in Nasional
428 22
0
482
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merangkum, merefleksikan capaian, dan melontarkan kritik terhadap capaian pangan nasional. Hal ini pernah disampaikan oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

“Soal pangan adalah soal hidup matinya suatu bangsa, pangan adalah soal harkat dan martabat bangsa. Maka dari itu, saya tidak pernah diam soal pangan ini, saya terus bersuara keras agar pemerintah kita benar-benar serius mengurusi pangan, ” ungkap Muhaimin.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

PKB mendorong pemerintah untuk lebih fokus soal penganggaran untuk pangan jauh lebih masif, terukur, terencana dengan baik, pangan adalah senjata yang jauh lebih hebat dibandingkan nuklir.

“Makanya pangan harus menjadi senjata utama kita dalam menghadapi berbagai situasi geopolitik yang ada,” tegas Muhaimin Iskandar.

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan mengatakan setidaknya ada lima persoalan pangan sepanjang 2022. Sebab, PKB menyoroti soal pangan ini sebagai suatu hal yang fundamental dan masalah hidup mati suatu bangsa. PKB memiliki landasan yang jelas, yakni kemandirian pangan, bukan ketahanan pangan.

“Kami terus berupaya agar paradigma kedaulatan pangan ini menjadi pandangan bersama, sehingga arah kebijakan pangan menyasar pada kemandirian, kedaulatan pangan,” jelas Daniel di Jakarta, Jumat (23/12).

PKB mendorong agar pertama anggaran untuk pangan harus ditingkatkan persentase dari APBN.

Hal itu akan memberikan ruang gerak dalam mengelola pangan, di antaranya anggaran tersebut untuk meningkatkan skill SDM Pertanian, upgrade teknologi pertanian, memperbaiki infrastruktur pertanian, kemudian yang utama adalah menerapkan UU perlindungan lahan yaitu UU No. 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

“Untuk menjaga lahan-lahan produktif untuk produksi pangan tidak beralih fungsi, sanksi tegas harus diterapkan. Jika lahan-lahan produktif ini tidak dilindungi maka lambat laun lahan-lahan akan terpinggirkan,” katanya.

Berikut lima isu pangan yang menjadi sorotan PKB terhadap pangan nasional, yakni:

1. Carut marut soal pangan

Daniel menyebut persoalan pangan cukup kusut, khususnya beras terjadi.

“Karena adanya ketidakseriusan pemerintah dalam mengelola pangan dengan baik terbukti dari anggaran sektor pertanian sebagai core produksi tidak ditanggung dengan anggaran yang cukup,” ungkap Daniel.

2. Harga pangan tidak stabil

Harga input pertanian yang terus melambung tinggi, di sisi lain harga jual tidak stabil.

3. SDM pertanian

Petani masih belum dikelola dengan baik.
Meskipun sudah ada petani milenial dengan kombinasi pemanfaatan teknologi digital bermunculan, tetapi minim dukungan dari pemerintah.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merangkum, merefleksikan capaian, dan melontarkan kritik terhadap pangan nasional.

“Pemerintah masih sebatas seremonial belum berupa wujud dukungan fasilitasi, dukungan anggaran, dukungan jejaring,” katanya.

4. Program Food Estate

Food estate sudah dikerjakan dan tidak membuahkan hasil agar dibatalkan, anggaran FE ini sangat besar dan tidak berdampak pada peningkatan ketersediaan pangan.

“Lebih baik, anggaran FE diberikan kepada petani, menaikan anggaran subsidi, kemudian membeli hasil panen petani dengan harga tinggi itu lebih baik daripada anggara FE tidak bermanfaat,” ungkap Daniel.

5. Perikanan dan kelautan minim infrastruktur

Masalah utama perikanan dan kelautan adalah pada dukungan infrastruktur nelayan di antara yang utama adalah soal langka dan mahalnya BBM untuk nelayan.

Kemudian, infrastruktur penyedia SPBN yang minim dan mahalnya BBM.

“Pemerintah lamban melihat persoalan ini. SDM nelayan yang masih jauh dari kata sejahtera, terutama di pesisir-pesisir yang masih belum diperhatikan,” ujar Daniel.

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

Dilaporkan ke DKPP Tuduhan Pelecehan Seksual, Begini Tanggapan Ketua KPU…

Next Post

Sekjen Golkar Klarifikasi dan Sampaikan Permintaan Maaf ‘Isu Keributan di Internal PDIP’

Rupol

Next Post
Sekjen Golkar Klarifikasi dan Sampaikan Permintaan Maaf ‘Isu Keributan di Internal PDIP’

Sekjen Golkar Klarifikasi dan Sampaikan Permintaan Maaf 'Isu Keributan di Internal PDIP'

Recommended

Kwarcab 0314 Gerakan Pramuka Kota Payakumbuh Salurkan 70 Paket Sembako Buat Masyarakat

Kwarcab 0314 Gerakan Pramuka Kota Payakumbuh Salurkan 70 Paket Sembako Buat Masyarakat

14 jam ago
Wawako Payakumbuh dan UNP Buka Bersama

Wawako Payakumbuh dan UNP Buka Bersama

2 hari ago

Trending

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

4 hari ago
Anggota DPRD Provinsi Sumbar Hj Aida,SH Gelar Sosialisasi Perda No 9 Tahun 2018

Anggota DPRD Provinsi Sumbar Hj Aida,SH Gelar Sosialisasi Perda No 9 Tahun 2018

3 hari ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

4 hari ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

4 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive