• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
02 - 07 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Ahli Balistik Duga Senjata yang Dipakai untuk Membunuh Brigadir J Berjenis Glock

by Ruang Politik
in Kilas Update
430 18
0
Ilustrasi senpi/Repro

Ilustrasi senpi/Repro

479
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Salah satunya merupakan ahli balistik dari Puslabfor Polri, Arif Sumirat. Dalam persidangan itu, Arif mengungkapkan analisisnya terkait jenis senjata yang dipakai untuk membunuh Brigadir J

RUANGPOLITIK.COM —Persidangan tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) terus berlanjut.

Pada sidang yang digelar Rabu (14/12/2022), sejumlah ahli hadir sebagai saksi dalam persidangan seluruh terdakwa perkara pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

RelatedPosts

FORKI Limapuluh Kota Gelar Kejurwil Forki Open se Sumatera 2026

Sukses Seleksi Porwanas, PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota, Bakal Gelar Turnamen Biliard PWI-Bhayangkara CUP 2026

Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan 1 M Ke Kabupaten Agam

Salah satunya merupakan ahli balistik dari Puslabfor Polri, Arif Sumirat. Dalam persidangan itu, Arif mengungkapkan analisisnya terkait jenis senjata yang dipakai untuk membunuh Brigadir J.

Menurutnya, Brigadir J dibunuh menggunakan senjata jenis Glock (pistol semi otomatis). Hal itu merujuk pada hasil temuannya, yakni serpihan proyektil didapat dari hasil autopsi.

Arif mengaku telah menemukan jaringan otak dan pipi milik Brigadir J pada serpihan proyektil yang ditelitinya tersebut.

Sebelumnya, penyidik Polres Metro Jakarta Selatan telah menyerahkan sejumlah barang bukti ke Puslabfor Polri, yaitu berupa anak peluru sebanyak satu buah dan tiga buah serpihan proyektil.

“Serpihan pertama dari jaringan otak itu ada serpihan jaket anak peluru dan timbal, Yang Mulia. Bentuknya kecil sekali dan satu lagi dari pipi hasil otopsi. Itu berupa lead antimony,” ujar Arif, dikutip RuPol dari PMJ News, Rabu (14/12/2022).

Pada awalnya Arif mengaku bahwa dirinya tidak bisa mengidentifikasi serpihan proyektil tersebut, hal itu disebabkan oleh ukurannya yang kecil.

“Karena bentuknya sangat kecil dan tidak ada garis-garis kasar, galangan, atau dataran pada serpihan tersebut Yang Mulia,” ujarnya menjelaskan.

Namun, Arif mengungkapkan bahwa ia bisa mengidentifikasi ukuran dari anak peluru yang telah menjadi serpihan proyektil tersebut.

Dia mengatakan, serpihan proyektil yang ditemukan di jaringan otak dan pipi Brigadir J itu diidentifikasi sebagai kaliber 9 mili.

Sedangkan, untuk jenis senjata yang digunakan pelaku untuk membunuh Brigadir J dapat diidentifikasi dari bukti anak peluru yang ditemukan di punggung usai proses autopsi.

“Itu kita bandingkan dan itu identik dengan Glock,” tutur Arif.

Diketahui, selain ahli balistik dari Puslabfor Polri, hadir juga ahli Poligraf dari Polri, Aji Febrianto Ar-Rosyid yang menjadi saksi untuk seluruh terdakwa.

Aji mengungkapkan bahwa hasil dari tes poligraf yang dijalani oleh terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi menunjukkan angka minus 8 dan minus 25.

Menurut Aji, skor tersebut menunjukkan adanya indikasi kebohongan dalam pernyataan kedua tersangka itu.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Kasus Sambo CsRuang Politik
Previous Post

KPU Tetapkan 17 Partai Politik Peserta Pemilu 2024

Next Post

Puslabfor Polri Temukan Jaringan Organ Brigadir J di Serpihan Proyektil

Ruang Politik

Next Post
Ilustrasi Senpi/Repro

Puslabfor Polri Temukan Jaringan Organ Brigadir J di Serpihan Proyektil

Recommended

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

2 hari ago
FORKI Limapuluh Kota Gelar Kejurwil Forki Open se Sumatera 2026

FORKI Limapuluh Kota Gelar Kejurwil Forki Open se Sumatera 2026

2 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive