• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
25 - 08 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Ahli Balistik Duga Senjata yang Dipakai untuk Membunuh Brigadir J Berjenis Glock

by Ruang Politik
in Kilas Update
430 18
0
Ilustrasi senpi/Repro

Ilustrasi senpi/Repro

479
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Salah satunya merupakan ahli balistik dari Puslabfor Polri, Arif Sumirat. Dalam persidangan itu, Arif mengungkapkan analisisnya terkait jenis senjata yang dipakai untuk membunuh Brigadir J

RUANGPOLITIK.COM —Persidangan tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) terus berlanjut.

Pada sidang yang digelar Rabu (14/12/2022), sejumlah ahli hadir sebagai saksi dalam persidangan seluruh terdakwa perkara pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

RelatedPosts

Mendikdasmen Salurkan Rp860 Juta untuk Sekolah Terdampak Gempa NTT dan Pastikan Direvitalisasi

Ketua DPRD Payakumbuh Nilai Penyelenggara Indonesia Horse Racing Merdeka CUP 2026 Sebagai Salah Satu Sentra Olahraga Berkuda

Pemko Payakumbuh Dukung Pengembangan Olahraga

Salah satunya merupakan ahli balistik dari Puslabfor Polri, Arif Sumirat. Dalam persidangan itu, Arif mengungkapkan analisisnya terkait jenis senjata yang dipakai untuk membunuh Brigadir J.

Menurutnya, Brigadir J dibunuh menggunakan senjata jenis Glock (pistol semi otomatis). Hal itu merujuk pada hasil temuannya, yakni serpihan proyektil didapat dari hasil autopsi.

Arif mengaku telah menemukan jaringan otak dan pipi milik Brigadir J pada serpihan proyektil yang ditelitinya tersebut.

Sebelumnya, penyidik Polres Metro Jakarta Selatan telah menyerahkan sejumlah barang bukti ke Puslabfor Polri, yaitu berupa anak peluru sebanyak satu buah dan tiga buah serpihan proyektil.

“Serpihan pertama dari jaringan otak itu ada serpihan jaket anak peluru dan timbal, Yang Mulia. Bentuknya kecil sekali dan satu lagi dari pipi hasil otopsi. Itu berupa lead antimony,” ujar Arif, dikutip RuPol dari PMJ News, Rabu (14/12/2022).

Pada awalnya Arif mengaku bahwa dirinya tidak bisa mengidentifikasi serpihan proyektil tersebut, hal itu disebabkan oleh ukurannya yang kecil.

“Karena bentuknya sangat kecil dan tidak ada garis-garis kasar, galangan, atau dataran pada serpihan tersebut Yang Mulia,” ujarnya menjelaskan.

Namun, Arif mengungkapkan bahwa ia bisa mengidentifikasi ukuran dari anak peluru yang telah menjadi serpihan proyektil tersebut.

Dia mengatakan, serpihan proyektil yang ditemukan di jaringan otak dan pipi Brigadir J itu diidentifikasi sebagai kaliber 9 mili.

Sedangkan, untuk jenis senjata yang digunakan pelaku untuk membunuh Brigadir J dapat diidentifikasi dari bukti anak peluru yang ditemukan di punggung usai proses autopsi.

“Itu kita bandingkan dan itu identik dengan Glock,” tutur Arif.

Diketahui, selain ahli balistik dari Puslabfor Polri, hadir juga ahli Poligraf dari Polri, Aji Febrianto Ar-Rosyid yang menjadi saksi untuk seluruh terdakwa.

Aji mengungkapkan bahwa hasil dari tes poligraf yang dijalani oleh terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi menunjukkan angka minus 8 dan minus 25.

Menurut Aji, skor tersebut menunjukkan adanya indikasi kebohongan dalam pernyataan kedua tersangka itu.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Kasus Sambo CsRuang Politik
Previous Post

KPU Tetapkan 17 Partai Politik Peserta Pemilu 2024

Next Post

Puslabfor Polri Temukan Jaringan Organ Brigadir J di Serpihan Proyektil

Ruang Politik

Next Post
Ilustrasi Senpi/Repro

Puslabfor Polri Temukan Jaringan Organ Brigadir J di Serpihan Proyektil

Recommended

Pengurus PWI Padang Panjang Periode 2026-2029 Resmi Dikukuhkan, Jaga Profesionalisme dan Soliditas

Pengurus PWI Padang Panjang Periode 2026-2029 Resmi Dikukuhkan, Jaga Profesionalisme dan Soliditas

5 jam ago
Mendikdasmen Salurkan Rp860 Juta untuk Sekolah Terdampak Gempa NTT dan Pastikan Direvitalisasi

Mendikdasmen Salurkan Rp860 Juta untuk Sekolah Terdampak Gempa NTT dan Pastikan Direvitalisasi

21 jam ago

Trending

Gedung Mahkamah Konstitusi/Ist

Sejarah Terbentuknya Mahkamah Konstitusi, Ini Tugas serta Wewenangnya…

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

4 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive