• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
01 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Aksi Pamer Rambut Hitam Ganjar, Pengamat: Norak dan Meremehkan Jokowi

by Rupol
in Nasional
493 11
0
539
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Unggahan foto dengan rambut hitam Ganjar Pranowo di akun instagram pribadinya, dinilai meremehkan dukungan Presiden Jokowi kepada dirinya. Gubernur Jawa Tengah itu, tampil dengan rambut hitam, tepat sehari setelah Jokowi menyebut pemimpin berambut putih memikirkan rakyat.

Pengamat Politik Efriza menilai aksi Ganjar itu terkesan tidak menghargai pendapat Jokowi, apalagi tidak ada alasan yang jelas dibalik aksinya itu.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

“Soal pernyataan atau kode Jokowi itu, semua sudah pada tahu arahnya ke Ganjar. Harusnya berterima kasih, ini malah mengunggah foto (rambut hitam). Itu kan seperti meremehkan pendapat Jokowi,” ujar Efriza melalui keterangan tertulisnya kepada RuPol, Minggu (27/11/2022).

Pengajar Ilmu Politik dan Pemerintahan di berbagai perguruan tinggi itu, mengaku bingung dan merasa aneh dengan gaya Ganjar tersebut. Katanya, jika memang Ganjar merasa risih dengan dukungan Jokowi, harusnya diam saja bukan membuat sensasi lagi.

“Aneh kan? Sudah diendorse, malah bikin sensasi yang aneh. Memang ada yang berpendapat, sikap Ganjar itu karena menghargai PDIP dan Puan, tapi kan bukan dia yang bicara. Jokowi yang mengeluarkan pernyataan ‘Rambut Putih’ itu. Berarti dia tidak menghargai Jokowi,” sambungnya.

Senada dengan Efriza, Direktur Eksekutif Center for Strategic on Islamic and International Studies (CSIIS) Sholeh Basyari, juga mengkritik sikap Ganjar tersebut. Katanya, Ganjar tidak mampu menghadirkan gaya komunikasi yang cerdas dan elegan.

“Agak norak menurut saya. Tidak ada makna dan hampa narasi. Gaya komunikasi GP (Ganjar Pranowo) tidak memperlihatkan layak sebagai pemimpin bangsa,” ujarnya melalui pesan tertulis kepada RuPol, Minggu )27/11/2022).

Pernyataan Jokowi yang menyebutkan pemimpin dengan muka keriput dan ‘Rambut Putih’ karena memikirkan rakyat, kata Sholeh sepertinya memang tidak cocok untuk Ganjar. Karena selama ini, belum ada narasi dan ide tentang bangsa ke depan dari Ganjar, yang layak untuk dibahas oleh akademisi dan politisi.

“Sebagai salah satu nama yang mengapung sebagai Capres 2024, gaya komunikasi, narasi dan ide Ganjar masih level bupati/walikota. Belum ada keluar sebuah ide dan narasi besar tentang bangsa. Ini menyedihkan, apalagi elektabilitasnya termasuk yang paling tinggi,” papar Aktivis NU tersebut.

Lanjut Sholeh, sangat disayangkan jika pada pilpres mendatang, masyarakat hanya disuguhi aksi-aksi penuh sensasi tapi tanpa isi.

“Kta butuh presiden yang cerdas dan berpikiran luas. Indonesia negara besar dan memiliki pengaruh di dunia internasional, harus dipimpin oleh presiden yang juga berwawasan Go-Internasional,” pungkasnya. (ASY)

Editor: Ivo Yasmiati

Tags: #ganjarpranowoEfrizaGus sholehPemimpin rambut putih
Previous Post

Waketum PKB: ‘Pak Ganjar Berambut Putih Tapi Tidak Berkerut’

Next Post

Sekjen PDIP: Relawan Turunkan Citra Jokowi Melalui Acara di GBK

Rupol

Next Post
Sekjen PDIP: Relawan Turunkan Citra Jokowi Melalui Acara di GBK

Sekjen PDIP: Relawan Turunkan Citra Jokowi Melalui Acara di GBK

Recommended

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

5 jam ago
Walikota Payakumbuh Tegaskan Disiplin ASN

Walikota Payakumbuh Tegaskan Disiplin ASN

5 jam ago

Trending

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

14 jam ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive