• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
15 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

Gus Yahya Larang NU Terlibat Politik Praktis, Gerindra Jatim Sepakat

by Rupol
in Daerah
433 9
0
472
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — DPD Partai Gerindra Jatim menanggapi pernyataan Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf yang mengizinkan ponpes menerima kunjungan  kandidat capres atau cawapres. Meski demikian, Gus Yahya menegaskan tak ada capres atau cawapres yang berasal dari NU.

Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad mengatakan memang ada sembilan pedoman berpolitik warga Nahdlatul Ulama yang dicetuskan dalam Muktamar NU Krapyak Tahun 1989 silam.

RelatedPosts

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Kejanggalan di Balik Sidang Kepailitan Surabaya, Panitera Pengganti Kirim “Alamat Palsu”

Heppy Trenggono Sebut Kawasan Terpadu Batang Bisa Jadi Ekosistem Ekonomi

Muatan dari pedoman itu memberikan gambaran gerakan politik NU dikategorikan hi-politics. Lantas, dimaknai sebagai politik kebangsaan bukan politik praktis.

“Sangat bagus jika NU memberikan pemaknaan yang lebih kontekstual terhadap isi dan muatan pada sembilan pedoman berpolitik itu,” kata Sadad dalam penjelasannya, Kamis (17/11) kemarin.

Wakil Ketua DPRD Jatim itu melanjutkan, hal tersebut menurutnya semakin menegaskan posisi NU dalam kancah politik nasional. Disamping juga menjadi kanalisasi agenda politik parpol dan kandidat agar selaras dengan frame politik kebangsaan NU.

Apalagi bagi parpol maupun capres sudah pasti NU dilirik sebagai aliansi strategis. Sebab, NU merupakan organisasi dengan jumlah anggota yang besar. Sehingga penting pemaknaan yang lebih kontekstual.

“NU adalah organisasi yang dibentuk dengan seperangkat nilai-nilai, serta kontribusinya pada bangsa ini begitu besar,” ucap Sadad yang juga dikenal politisi berlatarbelakang nahdliyin ini.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya kembali menegaskan posisi NU dalam Pilpres 2024. Dengan tegas Gus Yahya mengatakan tidak ada capres/cawapres atas nama NU.

Hal ini diungkapkan Gus Yahya saat dimintai tanggapan perihal sejumlah tokoh potensial Pilpres 2024 mulai melakukan silaturahmi dengan kalangan pesantren. Menurut Gus Yahya, itu merupakan hak politik masing-masing.

Namun, atas nama NU tidak mengusung tokoh tertentu. “Saya tegaskan tidak ada capres atas nama NU, tidak ada capres/cawapres atas nama NU itu tidak ada,” katanya saat ditemui seusai agenda Rakor Persiapan Resepsi Satu Abad Nahdlatul Ulama di Surabaya, Selasa (15/11/2022).

Sementara jika ada tokoh yang melakukan sowan ke kalangan pondok pesantren, Gus Yahya tak melarang. Sebab itu merupakan hak masing-masing. Hanya saja, dia kembali menegaskan jika organisasi NU tidak mengusung tokoh tertentu.

Dia memastikan NU akan tetap mengambil posisi netral. “Pokoknya tidak ada atas nama NU,” ucap Gus Yahya mengulang penegasan sebelumnya.

Editor: Ivo Yasmiati

 

Previous Post

Melihat Lagi Deklarasi Anies Oleh FKM, Atribut Identik Dengan PPP

Next Post

Partai ‘Pancasilais’ Jadi Target Ridwan Kamil Incar Kursi Cawapres

Rupol

Next Post
Partai ‘Pancasilais’ Jadi Target Ridwan Kamil Incar Kursi Cawapres

Partai 'Pancasilais' Jadi Target Ridwan Kamil Incar Kursi Cawapres

Recommended

Wawako Payakumbuh dan UNP Buka Bersama

Wawako Payakumbuh dan UNP Buka Bersama

17 jam ago
Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman Buka Lomba tahfiz Al-Qur’an Juz 30 dan Azan

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman Buka Lomba tahfiz Al-Qur’an Juz 30 dan Azan

19 jam ago

Trending

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 hari ago
Anggota DPRD Provinsi Sumbar Hj Aida,SH Gelar Sosialisasi Perda No 9 Tahun 2018

Anggota DPRD Provinsi Sumbar Hj Aida,SH Gelar Sosialisasi Perda No 9 Tahun 2018

2 hari ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 hari ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

4 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive