• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
13 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Elit PBNU Punya ‘Agenda Personal’ Pada Muhaimin Bukan PKB

by Ruang Politik
in Nasional
447 5
0
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar/ist

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar/ist

483
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Ketegangan yang terjadi antara PBNU Pimpinan KH Yahya Cholil Staquf dengan Muhaimin Iskandar semakin menyeruak.

Ada dugaan situasi ini sengaja diciptakan, karena ada elit PBNU yang punya agenda personal terhadap Muhaimin.

RelatedPosts

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

Baca Juga:

Manuver Relawan Ganjar, Tak Akan Pengaruhi Megawati

Pengamat: Kecil Kemungkinan Dedi Mulyadi Geser Airlangga di Golkar

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah, ketegangan itu bukan PBNU dengan PKB, tapi lebih ke personal Muhaimin Iskandar.

“Memungkinkan ada elit-elit di PBNU punya agenda personal pada Muhaimin, bukan pada PKBnya,” ujar Dedi melalui keterangan tertulis kepada RuPol, Kamis (3/2/2022).

Menurut Dedi, bisa juga ini merupakan langkah politik selanjutnya, setelah menguasai PBNU kemudian lanjut PKB.

“Ketua Umum PBNU adalah keluarga kader elit PKB, yang sekaligus potensial menggantikan Muhaimin, yakni Yaqut Cholil Coumas. Sehingga unsur politiknya bisa saja ada di kedua belah pihak,” lanjutnya.

Jika melihat perkembangan ketegangan antara kedua pihak itu, yang paling rugi adalah PKB.

“Muhaimin tidak terlalu terpengaruh, kenapa? Karena elektabilitas Muhaimin dari dulu seperti itu, hanya orang-orangnya yang di PKB yang mendukung. Tapi bagi PKB, konflik ini sangat berpengaruh, bisa menggerus suara PKB, karena nahdliyin akan terpecah ke beberapa partai, terutama ke PDIP, Golkar dan PPP,” terang Dedi.

Baca Juga:

PKB: Duet Prabowo-Muhaimin Saling Melengkapi

Muscab PKB ‘Ngutip Uang’. Hemmy: Saya Merasa Dikerjain!

Seperti diketahui, dalam susunan kepengurusan PBNU saat ini, tidak terlihat lagi kader PKB di posisi inti.
Malah kader PDIP, Golkar dan PPP masuk ke jajaran pengurus inti, yang mengelilingi Yahya Cholil Staquf.

Tapi, menurut Dedi, Muhaimin juga tidak akan diam saja dengan situasi ini, dia akan mengatur strategi juga.

“Muhaimin itu politisi ulung, dari dulu terkenal lihai dan cerdik. Sekarang dia menyengaja menjaga jarak dulu untuk menyusun strategi baru. Dia pasti akan mempertahankan kelanggengannya di PKB,” pungkas Dedi.

Baca Juga:

PKS Akan Dorong Salim Segaf Tampil di Pentas Nasional

Sebelumnya ketegangan antara PBNU dengan PKB (Muhaimin), terlihat pada tidak hadirnya Muhaimin dan elit-elit PKB pada Peringatan Harlah ke-39 NU di Balikpapan, Senin (31/1/2022).

Di sisi lain, hampir semua ketua umum partai lain hadir, bahkan Presiden Jokowi, Wakil Presiden Ma’ruf Amin serta Ketua DPR Puan Maharani juga hadir. (ASY)

Editor: Andre

(RuPol)

Tak Hadir di Harlah NU, Pengamat: Langkah Cak Imin jadi Capres Berat
Tags: Muhaimin iskandarNUPilpres 2024PKB
Previous Post

Pilihan Ideal Muhaimin, Ajak Gabung Erick ke PKB

Next Post

9 Anggota Dewan Positif Covid, DPR Kembali Terapkan Sistem WFH

Ruang Politik

Menyampaikan informasi dan fakta, membuka kebenaran, menepis hoax dan kebencian. Membuat politik menjadi indah, santun dan berakhlak demi kemajuan Bangsa dan Negara. Untuk itulah RuangPolitik.com hadir dan ikut berpartisipasi dalam memberi warna Demokrasi Indonesia. Masyarakat Cerdas, Pemimpin Amanah, Indonesia Maju dan Bermartabat..!!!

Next Post
Ketua DPR RI

9 Anggota Dewan Positif Covid, DPR Kembali Terapkan Sistem WFH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

4 hari ago
Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

5 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Uji Materi Pemisahan Harta di Perkara Pailit di MK Bakal Sulitkan Pemohon Menangkan JR

Uji Materi Pemisahan Harta di Perkara Pailit di MK Bakal Sulitkan Pemohon Menangkan JR

4 minggu ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive