• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
03 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Pemerintah Ganti Mobil Dinas ke Mobil Listrik di Masa Demo BBM, Pakar: Apresisasi…

by Ruang Politik
in Nasional
416 22
0
Pemerintah Ganti Mobil Dinas ke Mobil Listrik di Masa Demo BBM/Ist

Pemerintah Ganti Mobil Dinas ke Mobil Listrik di Masa Demo BBM/Ist

468
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Alloysius menilai, fasilitas tersebut masih kurang di Indonesia. Faktanya, baru terdapat 332 unit SPKLU/Charging Station di 279 lokasi publik

RUANGPOLITIK.COM–Ekonom transportasi dan energi dari Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) Alloysius Joko Purwanto menyebut langkah pemerintah untuk ganti mobil dinas jadi mobil listrik patut diapresiasi.

Namun, ia menggarisbawahi bahwa langkah tersebut perlu dikaji matang-matang. Sebab jika tidak, ia menilai transisi ini malah akan jadi bumerang.

RelatedPosts

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Adapun beberapa hal yang harus jadi pertimbangan menurutnya adalah soal pendanaan dan kesiapan infrastruktur.

Mengenai pendanaan, Alloysius membagi pandangnya jadi dua, yakni kesiapan pendanaan jangka panjang dan jangka pendek.

Ia menilai, dari jangka pendek, kebijakan transisi mobil listrik terlihat tidak adil. Apalagi, momentum yang dipilih adalah ketika masyarakat masih turun melancarkan gelombang protes kenaikan BBM.

Menurutnya, meski pemerintah sudah memberikan bantuan BLT BBM, sikap demo masyarakat menunjukkan mereka tidak percaya pada efektivitas BLT.

Sedangkan, berbanding terbalik, bila dilihat secara jangka panjang, Alloysius menilai investasi ke mobil listrik adalah kebijakan yang tepat.

“Namun, kalau kita mau melihat jangka panjang, kebijakan pengurangan BBM dan investasi di teknologi bersih seperti kendaraan listrik bagi saya adalah kebijakan yang tepat,” tukasnya.

Hal ini menurutnya juga akan berdampak positif pada neraca ekspor dan impor.

“Di luar transisi energi, kebijakan ini juga berdampak positif bagi neraca ekspor-impor di masa mendatang. Impor BBM kita masih begitu besar dan elektrifikasi kendaraan adalah salah satu cara menguranginya,” kata Alloysius.

Sedangkan, peneliti dari Center of Indonesian Policies Studies (CIPS) Krisna Gupta melihatnya dari sisi yang lain.

Ia mempertanyakan asal mobil listrik atau electric vehicle (EV) yang akan digunakan pemerintah.

“Kalau impor sih berarti tidak ketemu dengan tujuannya. Tentu kecuali punya tujuan yang lain selain mendorong industri EV domestik,” ujarnya.

Dari sisi pendanaan, menurutnya ada banyak hal yang lebih mendesak daripada transisi ke mobil listrik.

“Ada banyak hal yang lebih urgent didanai ketimbang sektor EV, apalagi sekarang seluruh dunia lagi latah EV domestik,” katanya.

Lebih lanjut, selain dari sisi pendanaan, kesiapan infrastruktur juga perlu jadi pertimbangan.

Seperti diketahui, mobil listrik membutuhkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).

Alloysius menilai, fasilitas tersebut masih kurang di Indonesia. Faktanya, baru terdapat 332 unit SPKLU/Charging Station di 279 lokasi publik.

Sedangkan, jumlah SPBKLU/Battery Swap Station ada 369 tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Namun, sepertiga dari jumlah diatas terpusat di Jakarta.

“Saya sendiri belum melihat adanya strategi pembangunan SPKLU yang jelas dari pemerintah, padahal ketersediaan SPKLU adalah salah satu faktor penting untuk suksesnya penetrasi kendaraan listrik di pasaran,” tutur Alloysius.

Ia melanjutkan, strategi pembangunan SPKLU bukan hanya sekedar jumlah dan kapan akan dibangun, melainkan harus memperhatikan banyak hal lain.

“Strategi seharusnya ini mencakup banyak hal, bukan sekedar jumlah fasilitas dan kapan akan dibangun, tapi juga bagaimana penyebarannya secara ruang dan wilayah, kapan diharapkan pengguna akan mengisi, tipe pengisian daya, standarisasi, interoperabilitas, pembiayaan, dan lain-lain,” pungkasnya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Previous Post

Kerahkan Pasukan Basmalah dan Asmaul Husna dalam Aksi Demo, Polda Metro Jaya: Sangat Efektif…

Next Post

Geledah Gedung MA, KPK Sita Dokumen Perkara dan Bukti Elektronik

Ruang Politik

Next Post
Gedung KPK/Ist

Geledah Gedung MA, KPK Sita Dokumen Perkara dan Bukti Elektronik

Recommended

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Muhsinin

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Muhsinin

18 jam ago
Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

1 hari ago

Trending

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

1 bulan ago
Anggota DPRD Golkar Sumbar dan Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

Anggota DPRD Golkar Sumbar dan Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

4 hari ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

4 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

2 minggu ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive