• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
28 - 10 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Pemerintah Ganti Mobil Dinas ke Mobil Listrik di Masa Demo BBM, Pakar: Apresisasi…

by Ruang Politik
in Nasional
418 22
0
Pemerintah Ganti Mobil Dinas ke Mobil Listrik di Masa Demo BBM/Ist

Pemerintah Ganti Mobil Dinas ke Mobil Listrik di Masa Demo BBM/Ist

471
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Alloysius menilai, fasilitas tersebut masih kurang di Indonesia. Faktanya, baru terdapat 332 unit SPKLU/Charging Station di 279 lokasi publik

RUANGPOLITIK.COM–Ekonom transportasi dan energi dari Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) Alloysius Joko Purwanto menyebut langkah pemerintah untuk ganti mobil dinas jadi mobil listrik patut diapresiasi.

Namun, ia menggarisbawahi bahwa langkah tersebut perlu dikaji matang-matang. Sebab jika tidak, ia menilai transisi ini malah akan jadi bumerang.

RelatedPosts

Mufti Anam Desak Pertamina Segera Atasi Kelangkaan BBM di Bali

Selly Gantina: Karhutla Tak Bisa Menunggu Status Bencana, Warga dan Satwa Harus Dilindungi

Kekerasan terhadap BEM UI, Andreas Hugo Pareira Desak Negara Jamin Keamanan Mahasiswa

Adapun beberapa hal yang harus jadi pertimbangan menurutnya adalah soal pendanaan dan kesiapan infrastruktur.

Mengenai pendanaan, Alloysius membagi pandangnya jadi dua, yakni kesiapan pendanaan jangka panjang dan jangka pendek.

Ia menilai, dari jangka pendek, kebijakan transisi mobil listrik terlihat tidak adil. Apalagi, momentum yang dipilih adalah ketika masyarakat masih turun melancarkan gelombang protes kenaikan BBM.

Menurutnya, meski pemerintah sudah memberikan bantuan BLT BBM, sikap demo masyarakat menunjukkan mereka tidak percaya pada efektivitas BLT.

Sedangkan, berbanding terbalik, bila dilihat secara jangka panjang, Alloysius menilai investasi ke mobil listrik adalah kebijakan yang tepat.

“Namun, kalau kita mau melihat jangka panjang, kebijakan pengurangan BBM dan investasi di teknologi bersih seperti kendaraan listrik bagi saya adalah kebijakan yang tepat,” tukasnya.

Hal ini menurutnya juga akan berdampak positif pada neraca ekspor dan impor.

“Di luar transisi energi, kebijakan ini juga berdampak positif bagi neraca ekspor-impor di masa mendatang. Impor BBM kita masih begitu besar dan elektrifikasi kendaraan adalah salah satu cara menguranginya,” kata Alloysius.

Sedangkan, peneliti dari Center of Indonesian Policies Studies (CIPS) Krisna Gupta melihatnya dari sisi yang lain.

Ia mempertanyakan asal mobil listrik atau electric vehicle (EV) yang akan digunakan pemerintah.

“Kalau impor sih berarti tidak ketemu dengan tujuannya. Tentu kecuali punya tujuan yang lain selain mendorong industri EV domestik,” ujarnya.

Dari sisi pendanaan, menurutnya ada banyak hal yang lebih mendesak daripada transisi ke mobil listrik.

“Ada banyak hal yang lebih urgent didanai ketimbang sektor EV, apalagi sekarang seluruh dunia lagi latah EV domestik,” katanya.

Lebih lanjut, selain dari sisi pendanaan, kesiapan infrastruktur juga perlu jadi pertimbangan.

Seperti diketahui, mobil listrik membutuhkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).

Alloysius menilai, fasilitas tersebut masih kurang di Indonesia. Faktanya, baru terdapat 332 unit SPKLU/Charging Station di 279 lokasi publik.

Sedangkan, jumlah SPBKLU/Battery Swap Station ada 369 tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Namun, sepertiga dari jumlah diatas terpusat di Jakarta.

“Saya sendiri belum melihat adanya strategi pembangunan SPKLU yang jelas dari pemerintah, padahal ketersediaan SPKLU adalah salah satu faktor penting untuk suksesnya penetrasi kendaraan listrik di pasaran,” tutur Alloysius.

Ia melanjutkan, strategi pembangunan SPKLU bukan hanya sekedar jumlah dan kapan akan dibangun, melainkan harus memperhatikan banyak hal lain.

“Strategi seharusnya ini mencakup banyak hal, bukan sekedar jumlah fasilitas dan kapan akan dibangun, tapi juga bagaimana penyebarannya secara ruang dan wilayah, kapan diharapkan pengguna akan mengisi, tipe pengisian daya, standarisasi, interoperabilitas, pembiayaan, dan lain-lain,” pungkasnya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Previous Post

Kerahkan Pasukan Basmalah dan Asmaul Husna dalam Aksi Demo, Polda Metro Jaya: Sangat Efektif…

Next Post

Geledah Gedung MA, KPK Sita Dokumen Perkara dan Bukti Elektronik

Ruang Politik

Next Post
Gedung KPK/Ist

Geledah Gedung MA, KPK Sita Dokumen Perkara dan Bukti Elektronik

Recommended

Polres Payakumbuh Gelar Apel Operasi Patuh Singgalang 2026, Kedepankan Edukasi dan Keselamatan Berlalu Lintas

Polres Payakumbuh Gelar Apel Operasi Patuh Singgalang 2026, Kedepankan Edukasi dan Keselamatan Berlalu Lintas

17 jam ago
Pemko Payakumbuh Rombak Susunan Kabinet,  114 Pejabat Dilantik

Pemko Payakumbuh Rombak Susunan Kabinet, 114 Pejabat Dilantik

21 jam ago

Trending

H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Pemko Payakumbuh Bersama Anggota DPR RI Komisi IX Gelar Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan

Pemko Payakumbuh Bersama Anggota DPR RI Komisi IX Gelar Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan

4 hari ago

Popular

H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

2 minggu ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

5 tahun ago
Meski Kekurangan Pemain Percasi Kota Payakumbuh Sumbangkan 2 Medali Emas Pada Porprov XVI Sumatera Barat

Meski Kekurangan Pemain Percasi Kota Payakumbuh Sumbangkan 2 Medali Emas Pada Porprov XVI Sumatera Barat

1 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive