• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
03 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Isu Pemakzulan Jokowi, Luhut: Itu Keributan Politik yang Enggak Perlu

by Ruang Politik
in Nasional
431 8
0
Presiden Jokowi dan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan/Ist

Presiden Jokowi dan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan/Ist

470
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra menilai gerakan kelompok Petisi 100 yang meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dimakzulkan menjelang Pemilu 2024 merupakan gerakan inkonstitusional dan memperkeruh suasana jelang Pemilu 2024.

RUANGPOLITIK.COM – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan terkait isu pemakzulan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diajukan Petisi 100.

Luhut menuturkan bahwa proses pemakzulan Jokowi juga tidak bisa dilakukan, sehingga isu pemakzulan Jokowi hanya memperkeruh suasana di tengah Pemilu 2024.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Luhut menilai isu pemakzulan hanyalah keributan politik yang tidak perlu.

“Ngapain kita bikin keributan politik yang enggak perlu menurut saya. Jadi sudah lah,” tutur Luhut dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan, Rabu (17/1/2024).

Luhut menyayangkan ada beberapa pejabat yang ikut bicara terkait isu pemakzulan itu.

“Apa sih yang mau dimakzulkan. Itu enggak ngerti saya. Terus terang saya sedih juga kok sampai begitu ramai, ada juga pejabat negara yang ikut-ikut pula berkomentar. Itu kan enggak bener,” tukas Luhut.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 22 tokoh mewakili Petisi 100 mendatangi kantor Menko Polhukam Mahfud MD, menyampaikan keinginan agar Pemilu tanpa Presiden Jokowi.

Kelompok ini meminta agar Presiden Jokowi dimakzulkan sesegera mungkin, dalam waktu satu bulan sampai 14 Februari 2024.

Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra menilai gerakan kelompok Petisi 100 yang meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dimakzulkan menjelang Pemilu 2024 merupakan gerakan inkonstitusional dan memperkeruh suasana jelang Pemilu 2024.

Pasalnya, gerakan tersebut bertentangan dengan konstitusi terutama Pasal 7B UUD 1945 dan berpotensi menciptakan dampak kevakuman kekuasaan pada saat masa jabatan Presiden Jokowi berakhir.

Sementara itu, Ketua DPR Puan Maharani menolak permintaan Petisi 100 untuk melakukan pemakzulan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Puan mangatakan, permintaan pemakzulan tersebut tidak memiliki urgensi sama sekali.(BJP)

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: LBPPresiden Jokowi
Previous Post

Terkini! Arsul Sani Ucap Sumpah sebagai Hakim MK

Next Post

Pesan Ketua KPK Pesan KPK ke Capres: Copot Pejabat Tak Lapor Harta

Ruang Politik

Next Post
Ketua sementara KPK, Nawawi Pomolango dalam sambutan saat acara Paku Integritas di Gedung Juang KPK, Jakarta, Rabu, (17/1/2024)./Youtube/KPK RI

Pesan Ketua KPK Pesan KPK ke Capres: Copot Pejabat Tak Lapor Harta

Recommended

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

2 hari ago
Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

3 hari ago

Trending

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

3 hari ago
Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

3 hari ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive