• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
03 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangPemilu

Usai Debat Ketiga, Prabowo Gagal Adaptasi dengan Medan Politik? Ini Catatan Tebal CSIIS…

by Ruang Politik
in RuangPemilu
426 22
0
Direktur Eksekutif CSIIS Sholeh Basyari/Ist

Direktur Eksekutif CSIIS Sholeh Basyari/Ist

480
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menurut M Sholeh, panah politik memang berbeda jauh dengan medan tempur militer. Ini harus menjadi catatan serius. Bahwa, proyeksi ke depan, menjadi penting bagi semua kandidat capres-cawapres, tidak saja niscaya membekali diri dengan sejumlah data, retorika, narasi plus kecepatan serta ketepatan analisis, tetapi juga dengan kecerdasan emosional sebagai wujud dari adaptasi terhadap watak perdebatan.

RUANGPOLITIK.COM – Direktur Eksuktif Center for Strategic on Islamic and International Studies (CSIIS) Dr M Sholeh Basyari, menyebutnya debat ketiga itu didominasi Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Banyak yang menilai Prabowo Subianto gagal total meraih nilai plus dalam Debat Capres seri Ketiga, Minggu (7/1/24) kemarin.

RelatedPosts

Open Turnamen Bulutangkis Parmato Alam PB Merpati CUP 2024 Sukses Digelar

Perjalanan Sang Pemimpin YB.Dt. Parmato Alam Saat Menyambangi Masyarakat Payakumbuh

Mencari Sosok Ideal Untuk Payakumbuh” YB. Dt. Parmato Alam Tampil Gemilang

“Tampak Prabowo gagal beradaptasi dengan medan politik. Debat ketiga kemarin, menggambarkan dominasi Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan,” demikian disampaikan Dr M Sholeh Basyari kepada RuPol, Selasa (9/1/2024).

Menurut M Sholeh, panah politik memang berbeda jauh dengan medan tempur militer. Ini harus menjadi catatan serius. Bahwa, proyeksi ke depan, menjadi penting bagi semua kandidat capres-cawapres, tidak saja niscaya membekali diri dengan sejumlah data, retorika, narasi plus kecepatan serta ketepatan analisis, tetapi juga dengan kecerdasan emosional sebagai wujud dari adaptasi terhadap watak perdebatan.

“Sejumlah hal ini idealnya menjadi evaluasi bagi semua, agar debat capres berkualitas. Pertama, capres-cawapres yang mengikuti debat, ada baiknya membaca kembali perdebatan sejenis, baik di era demokrasi kontemporer maupun pada jaman klasik, demokrasi Yunani,” tukasnya.

Pada dua kutub demokrasi tersebut, lanjutnya, perdebatan terjadi secara tajam, memicu tension dan tentu saja memunculkan turbulensi bagi penyimak dan penikmatnya. Tetapi justru karena sejumlah hal itulah, debat capres menjadi penting dan “menyehatkan”.

Kedua, tegasnya, sejumlah hal itu, “melatih” capres-cawapres yang ada, untuk membiasakan diri mengelola kepentingan bangsa secara umum dalam bingkai ketegangan tinggi. “Dengan habitualisasi model ini, esensi demokrasi yang bertumpu pada kehendak dan mandat rakyat, bisa dihindari dirampas oleh otoritarianisme yang berbaju demokrasi,” urainya.

Ketiga, lanjut M Sholeh, kegagalan Prabowo bukan semata akibat faktor personality-nya yang tegas dan temperamental. Kegagalan Prabowo juga bukan sebab dia gagal mengelola kesabaran dalam semua penugasan. Kegagalan Prabowo juga bukan sebab dia berlatar belakang militer.

“Tetapi publik menjadi paham, kegagalan Prabowo beradaptasi dengan medan tempur politik dalam wujud debat capres adalah tampaknya dia tidak terbiasa berdiskusi dan sharing ide seperti jenderal SBY,” Tandas M. Soleh.(BJP)

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: CSIISGus Soleh
Previous Post

Dugaan Boncengi Program Pemkab Limapuluh Kota, Dua Caleg DPRD Golkar Diperiksa Bawaslu

Next Post

Soal Debat Capres, Mardani: Presiden Tidak Ikut Campur

Ruang Politik

Next Post
Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera/Ist

Soal Debat Capres, Mardani: Presiden Tidak Ikut Campur

Recommended

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Muhsinin

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Muhsinin

40 menit ago
Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

12 jam ago

Trending

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

1 bulan ago
Anggota DPRD Golkar Sumbar dan Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

Anggota DPRD Golkar Sumbar dan Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

3 hari ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

4 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

2 minggu ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive