• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
07 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Musim Kemarau Bakal Berakhir Awal November di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan

by Ruang Politik
in Kilas Update
440 14
0
Ilustrasi Kemarau/Ist

Ilustrasi Kemarau/Ist

485
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Adanya dampak perubahan iklim membuat musim kemarau disertai cuaca yang panas terjadi berbagai wilayah di Indonesia.

RUANGPOLITIK.COM – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG, Dwikorita Karnawati mengungkapkan, jika musim kemarau yang saat ini terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia akan mulai berakhir di awal bulan November hingga akhir Desember.

Namun Dwikorita mengingatkan, jika musim kemarau kali ini merupakan awal dari dampak perubahan iklim. Sehingga pemerintah maupun masyarakat harus waspada krisis kemarau panjang yang semakin bertambah di setiap tahunnya.

RelatedPosts

Silaturrahmi DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Payakumbuh Dihadiri Tokoh Masyarakat H.Wan Martabak

Wawako Payakumbuh Pimpin Rakor RDTR

Wawako Payakumbuh Mendapat Kunjungan Pelajar NU

Adanya dampak perubahan iklim membuat musim kemarau disertai cuaca yang panas terjadi berbagai wilayah di Indonesia.

Menurut kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, musim kemarau yang dirasakan saat ini diprediksi baru akan mulai berakhir di awal bulan November di sekitaran Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Sedangkan untuk bagian Nusa Tenggara baru akan berakhir di akhir bulan Desember

Dwikorita juga menambahkan, jika BMKG memperingatkan pemerintah maupun masyarakat harus waspada krisis kemarau semakin panjang dan panas yang semakin bertambah di setiap tahunnya, serta musim hujan yang semakin basah jika tidak peka terhadap perubahan iklim terutama pada penggunaan energi fosil di mana puncak krisis akan terjadi pada tahun 2050.

“Sebenarnya musim kemarau ini adalah bagian dari awal suatu proses yang panjang yang tadi saya sampaikan dampak dari perubahan iklim secara regional maupun lokal. Bahwa ada tren, musim kemarau akan semakin kering semakin panjang, musim hujan semakin basah,” ujar Dwikorita, Kamis (7/9/2023).

Ia mengatakan, ada tren berdasarkan data dari seluruh dunia, dan data dari Indonesia dan puncaknya di prediksi yamg sangat mengkhawatirkan di tahun 2050-an. Di mana diprediksi, jika umat manusia tidak melakukan letimigasi terhadap perubahan iklim atau melakukan bisnis penggunaan energi fosil maka di tahun 2050 atau d imasa sebelumnya akan mengalami krisis global.

BMKG akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak agar Indonesia dapat mencegah krisis tersebut, di mana dalam krisis ini diperkirakan akan terjadi krisis pangan seperti gagal panen yang sangat luar biasa, sehingga negara akan kesulitan mendapatkan pembelian pangan dari luar negeri karena musim kemarau juga akan di rasakan hampir di setiap negara.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

 

Tags: BMKGMusim Kemarau
Previous Post

Muhammadiyah: Usul BNPT untuk Awasi Rumah Ibadah Bisa Timbulkan Konflik

Next Post

TNI: Ada Kabar Baik Soal Pilot Susi Air yang Disandera KKB

Ruang Politik

Next Post
Pilot Susi Air Philip Mark Mahrtens bersama KKB yang menyanderanya. /Antara

TNI: Ada Kabar Baik Soal Pilot Susi Air yang Disandera KKB

Recommended

Silaturrahmi  DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Payakumbuh Dihadiri Tokoh Masyarakat H.Wan Martabak

Silaturrahmi DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Payakumbuh Dihadiri Tokoh Masyarakat H.Wan Martabak

15 jam ago
Wawako Payakumbuh Pimpin Rakor RDTR

Wawako Payakumbuh Pimpin Rakor RDTR

15 jam ago

Trending

Anggota DPRD Payakumbuh Ainul Farhan J Gelar Reses di Kelurahan Padang Tongah-Balai Nan Duo

Anggota DPRD Payakumbuh Ainul Farhan J Gelar Reses di Kelurahan Padang Tongah-Balai Nan Duo

18 jam ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

1 bulan ago

Popular

Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

3 minggu ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

1 bulan ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive