• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
08 - 09 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Musim Kemarau Bakal Berakhir Awal November di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan

by Ruang Politik
in Kilas Update
442 14
0
Ilustrasi Kemarau/Ist

Ilustrasi Kemarau/Ist

488
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Adanya dampak perubahan iklim membuat musim kemarau disertai cuaca yang panas terjadi berbagai wilayah di Indonesia.

RUANGPOLITIK.COM – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG, Dwikorita Karnawati mengungkapkan, jika musim kemarau yang saat ini terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia akan mulai berakhir di awal bulan November hingga akhir Desember.

Namun Dwikorita mengingatkan, jika musim kemarau kali ini merupakan awal dari dampak perubahan iklim. Sehingga pemerintah maupun masyarakat harus waspada krisis kemarau panjang yang semakin bertambah di setiap tahunnya.

RelatedPosts

Forum Nagari dan HMC Sepakat Bangun Umat, 21 Wali Nagari Diajak Umroh Gratis

Walikota Payakumbuh Tegaskan ASN dan PPPK Harus Miliki Empat Pilar Dalam Menjalankan Tugas

Pemko Payakumbuh Siagakan 350 Personel Gabungan Hadapi Bencana

Adanya dampak perubahan iklim membuat musim kemarau disertai cuaca yang panas terjadi berbagai wilayah di Indonesia.

Menurut kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, musim kemarau yang dirasakan saat ini diprediksi baru akan mulai berakhir di awal bulan November di sekitaran Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Sedangkan untuk bagian Nusa Tenggara baru akan berakhir di akhir bulan Desember

Dwikorita juga menambahkan, jika BMKG memperingatkan pemerintah maupun masyarakat harus waspada krisis kemarau semakin panjang dan panas yang semakin bertambah di setiap tahunnya, serta musim hujan yang semakin basah jika tidak peka terhadap perubahan iklim terutama pada penggunaan energi fosil di mana puncak krisis akan terjadi pada tahun 2050.

“Sebenarnya musim kemarau ini adalah bagian dari awal suatu proses yang panjang yang tadi saya sampaikan dampak dari perubahan iklim secara regional maupun lokal. Bahwa ada tren, musim kemarau akan semakin kering semakin panjang, musim hujan semakin basah,” ujar Dwikorita, Kamis (7/9/2023).

Ia mengatakan, ada tren berdasarkan data dari seluruh dunia, dan data dari Indonesia dan puncaknya di prediksi yamg sangat mengkhawatirkan di tahun 2050-an. Di mana diprediksi, jika umat manusia tidak melakukan letimigasi terhadap perubahan iklim atau melakukan bisnis penggunaan energi fosil maka di tahun 2050 atau d imasa sebelumnya akan mengalami krisis global.

BMKG akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak agar Indonesia dapat mencegah krisis tersebut, di mana dalam krisis ini diperkirakan akan terjadi krisis pangan seperti gagal panen yang sangat luar biasa, sehingga negara akan kesulitan mendapatkan pembelian pangan dari luar negeri karena musim kemarau juga akan di rasakan hampir di setiap negara.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

 

Tags: BMKGMusim Kemarau
Previous Post

Muhammadiyah: Usul BNPT untuk Awasi Rumah Ibadah Bisa Timbulkan Konflik

Next Post

TNI: Ada Kabar Baik Soal Pilot Susi Air yang Disandera KKB

Ruang Politik

Next Post
Pilot Susi Air Philip Mark Mahrtens bersama KKB yang menyanderanya. /Antara

TNI: Ada Kabar Baik Soal Pilot Susi Air yang Disandera KKB

Recommended

ASR Tertibkan 800 Aset Pemprov Sultra, Visioner Indonesia: Langkah Berani Selamatkan Kekayaan Daerah

ASR Tertibkan 800 Aset Pemprov Sultra, Visioner Indonesia: Langkah Berani Selamatkan Kekayaan Daerah

4 jam ago
Forum Nagari dan HMC Sepakat Bangun Umat, 21 Wali Nagari Diajak Umroh Gratis

Forum Nagari dan HMC Sepakat Bangun Umat, 21 Wali Nagari Diajak Umroh Gratis

8 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Gedung Mahkamah Konstitusi/Ist

Sejarah Terbentuknya Mahkamah Konstitusi, Ini Tugas serta Wewenangnya…

3 tahun ago
Investor PT Khadijah Syiar Indonesia Tuntut Aninditia Santoso Atas Dana Rp182 Miliar

Investor PT Khadijah Syiar Indonesia Tuntut Aninditia Santoso Atas Dana Rp182 Miliar

4 minggu ago
H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive