• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
22 - 08 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Terdeteksi, Paulus Tannos Sempat Ingin Cabut Kewarganegaraan Indonesia

by Ruang Politik
in Kilas Update
434 5
0
Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur./Ist

Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur./Ist

469
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Meski demikian, sambung Asep, upaya tersebut gagal terlaksana. Hal itu lantaran paspor Paulus Tannos sudah tidak berlaku atau mati.

RUANGPOLITIK.COM —Paulus Tannos yang menjadi buronan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK mempunyai kewarganegaraan ganda, yakni Indonesia dan Afrika Selatan. Namun, Paulus Tannos yang merupakan tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP itu terungkap sempat ingin mencabut kewarganegaraan Indonesia.

“Rencananya dia mau mencabut (kewarganegaraan) yang di sini,” kata Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur pada wartawan di Gedung KPK Jumat (11/8/2023).

RelatedPosts

55 Anak Yatim Makan Bersama di Jumat Berkah

Pemko Payakumbuh Tertibkan Bangunan Tidak Sesuai Ketentuan di Kawasan Taman Wisata Batang Agam dan Jalan Imam Bonjol

Pemko Payakumbuh Perkuat Ketahanan dan Kemandirian Pangan

Meski demikian, sambung Asep, upaya tersebut gagal terlaksana. Hal itu lantaran paspor Paulus Tannos sudah tidak berlaku atau mati.

“Sudah ada upaya untuk mencabut, tetapi paspornya sudah mati. Rencananya yang Indonesia, tetapi yang dia gunakan untuk melintas paspor dari negara yang Afrika,” ungkapnya.

Lebih lanjut, saat disinggung kemungkinan proses pergantian kewarganegaraan Paulus Tannos dilakukan di Indonesia, Asep mengaku bakal mengusutnya.

“Kita sedang menelusuri, apakah berubah nama itu setelah jadi tersangka atau sebelum karena bisa saja ada yang punya dua nama. Misalnya ada nama Sunda dan nama panggung, nama nasional,” jelasnya.

Paulus Tannos diketahui telah menyandang status tersangka korupsi proyek e-KTP sejak Agustus 2019. Namun, sejak berstatus tersangka, Paulus Tannos tidak pernah diperiksa KPK. Hal ini lantaran Paulus Tannos telah pindah ke Singapura sejak 2012 lalu. Paulus Tannos pernah dihadirkan sebagai saksi dalam sidang korupsi e-KTP melalui daring pada 2017 lalu.

Belakangan terungkap Paulus Tannos telah menjadi warga negara Afrika Selatan. Hal itu yang menyulitkan KPK menangkap dan membawanya ke Indonesia untuk menjalani proses hukum terkait korupsi yang merugikan keuangan negara hingga Rp 2,3 triliun tersebut.

Selain Paulus Tannos yang merupakan Dirut PT Shandipala Arthaputra, KPK menetapkan tiga tersangka baru korupsi e-KTP lainnya pada 2019. Ketiga tersangka itu, yakni mantan anggota Komisi II DPR Fraksi Partai Hanura Miryam S Haryani, Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI (PNRI) sekaligus Ketua Konsorsium PNRI Isnu Edhi Wijaya, dan Ketua Tim Teknis Teknologi Informasi Penerapan KTP Husni Fahmi.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: KPKTanos
Previous Post

KPK Jerat Kepala Baguna PDIP sebagai Tersangka Korupsi Truk di Basarnas

Next Post

Korupsi Cukai Rokok Rugikan Negara Rp 296,2 Miliar, Ini Peran Eks Den Yealta…

Ruang Politik

Next Post
Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri (kanan) dan Direktur Penyidikan KPK, Asep Gunutr dalam konferensi pers terkait kasus dugaan korupsi cukai rokok di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan wilayah Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jumat, 11 Agustus 2023./Ist

Korupsi Cukai Rokok Rugikan Negara Rp 296,2 Miliar, Ini Peran Eks Den Yealta...

Recommended

55 Anak Yatim Makan Bersama di Jumat Berkah

55 Anak Yatim Makan Bersama di Jumat Berkah

2 jam ago
Pemko Payakumbuh Tertibkan Bangunan Tidak Sesuai Ketentuan di Kawasan Taman Wisata Batang Agam dan Jalan Imam Bonjol

Pemko Payakumbuh Tertibkan Bangunan Tidak Sesuai Ketentuan di Kawasan Taman Wisata Batang Agam dan Jalan Imam Bonjol

2 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kado Kemerdekaan, Gubernur ASR Teken Pergub yang Turunkan Pajak Kendaraan Bermotor Hingga 23 Persen

Kado Kemerdekaan, Gubernur ASR Teken Pergub yang Turunkan Pajak Kendaraan Bermotor Hingga 23 Persen

3 hari ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

4 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive