• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
15 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Razikin: Rocky Gerung Harus Belajar lagi Demokrasi

by Rupol
in Nasional
498 38
0
573
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Pernyataan Rocky Gerung yang dinilai menghina Presiden Jokowi dengan kata bajingan tolol mendapat respon dari Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pusat Kedaulatan Rakyat (MPN PAKAR), Razikin. Menurut Razikin apa diucapkan Rocky Gerung itu adalah cerminan ketidak utuhan pemahaman Rocky Gerung tentang nilai-nilai dasar daripada demokrasi. Ketidakutuhan pemahaman itu yang membuat Rocky Gerung secara serampangan menyerang Presiden Jokowi.

“Dia harus perlu belajar secara komprehensif tentang konsep dasar dari demokrasi. Bahwa demokrasi itu tumbuh dari nilai-nalai barat dan berkembang di Barat. Hal itu dapat ditelusuri pada zaman kegelapan di Eropa,” ujarnya, Sabtu (5/8/23).

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Razikin menjelaskan, kalau kemudian, nilai-nilai barat itu dipraktikkan dalam tubuh masyarakat Indonesia, tentu saja ada yang kompatibel dan ada juga tidak kompatibel. Jadi tidak semua perangkat demokrasi itu bisa dipraktekkan dalam masyarakat Indonesia, karena ada nilai-nalai yang hidup dalam masyarakat kita yang tidak sama dengan nilai-nilai Barat.

Umpatan dengan kalimat bajingan tolol kepada Presiden dimasyarakat Barat mungkin saja diterima sebagai bentuk kebebasan warga negara, namun di Indonesia umpatan seperti itu dapat menimbulkan kemarahan, karena ada nilai yang dianut masyarakat Indonesia yang menganut adat kesopanan.

“Jadi menurut saya, apa disampaikan Rocky Gerung adalah cermin dari frustasi politik, dia sedang mengalami gejala stres, apa yang sedang dimimpikan Rocky bahwa Jokowi akan segera tumbang, tapi ternyata Jokowi semakin kokoh. Jadi itu yang membuat sebarisan Rocky tambah pusing, Rocky dan sebarisannya menghasut rakyat untuk benci Jokowi, justru yang terjadi rakyat semakin mencintai Jokowi,”

“Nah, sekarang saya tantang, semua yang membela Rocky terkhusus kapangan Islam politik, jika benar-benar secara total mau menjalankan demokrasi secara utuh di Indonesia, berani tidak membuang jauh-jauh agama dari Politik, buang semua nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat kita gantikan dengan nilai-nilai barat. Hapus semua simbol-simbol agama yang terpampang di gedung-gedung Pemerintah. Pada titik itu saya yakin mereka juga tidak ingin terjadi seperi itu. Artinya demokrasi yang kita jalankan dengan demokrasi yang dipraktekkan di Barat itu berbeda, hal itu harus dipahami oleh Rocky dan pendukungnya,” tantang Razikin.(Syf)

Editor: Syafri Ario

(Rupol)

Tags: Razikin: Rocky Gerung Harus Belajar lagi Demokrasi
Previous Post

Subsidi Elpiji 3 Kg Capai Rp117 Triliun, Kenapa Bisa Langka?…

Next Post

PBNU Finalisasi Hukum Ekspor Pasir Sedimentasi

Rupol

Next Post
PBNU Finalisasi Hukum Ekspor Pasir Sedimentasi

PBNU Finalisasi Hukum Ekspor Pasir Sedimentasi

Recommended

Wawako Payakumbuh dan UNP Buka Bersama

Wawako Payakumbuh dan UNP Buka Bersama

17 jam ago
Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman Buka Lomba tahfiz Al-Qur’an Juz 30 dan Azan

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman Buka Lomba tahfiz Al-Qur’an Juz 30 dan Azan

20 jam ago

Trending

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 hari ago
Anggota DPRD Provinsi Sumbar Hj Aida,SH Gelar Sosialisasi Perda No 9 Tahun 2018

Anggota DPRD Provinsi Sumbar Hj Aida,SH Gelar Sosialisasi Perda No 9 Tahun 2018

2 hari ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 hari ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

4 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive