• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
03 - 09 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Pemilihan Langsung Sudah Tren di Era Reformasi, Bob Hasan: MK Tidak Mungkin memutuskan proporsional tertutup

by Ruang Politik
in Nasional
415 31
0
Ilustrasi Pemilu Serentak 2024/RuPol

Ilustrasi Pemilu Serentak 2024/RuPol

477
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dari sejarah panjang itu, Bob Hasan menilai Bangsa Indonesia sejak lama menginginkan adanya sistem pemilihan terbuka. Menurutnya, Selama pemilihan terbuka diterapkan, tidak ada masyarakat yang protes terhadap sistem ini.

RUANGPOLITIK.COM —Ketua Dewan Pimpinan Pusat Advokasi Rakyat untuk Nusantara (DPP ARUN) Bob Hasan, meyakini bahwa MK tidak akan mengabulkan sistem pemilihan umum (Pemilu) proporsional tertutup. Hal ini menanggapi soal dugaan kebocoran soal informasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurutnya, bila MK benar-benar mengabulkan putusan tersebut, bakal membuat catatan hitam demokrasi di bumi Pertiwi. Sebab, sistem ini sudah pernah diterapkan sebelum reformasi terjadi pada tahun 1998 silam.

RelatedPosts

Desil Tak Akurat, PDI-P Minta Pemerintah Buka Mekanisme Sanggah Data

Kariyasa Adnyana: DTSEN Jangan Menjadi Alasan Negara Meninggalkan Rakyat yang Membutuhkan

Legislator PDIP: Persoalan Desil Indikasi BPS Perlu Evaluasi dan Anggaran Negara Tersedia untuk Bantuan Masyarakat

“Kami menganalisis tidak mungkin MK itu memutuskan proporsional tertutup, karena kalau dari sudut pandang tata negara, MK itu melakukan perubahan dari tertutup menjadi terbuka pada masa lalu,” kata Bob Hasan kepada wartawan, Selasa (30/5).

Dari sejarah panjang itu, Bob Hasan menilai Bangsa Indonesia sejak lama menginginkan adanya sistem pemilihan terbuka. Menurutnya, Selama pemilihan terbuka diterapkan, tidak ada masyarakat yang protes terhadap sistem ini.

“Pemilihan langsung sudah menjadi tren di era reformasi, karena amanah dan perjuangan dari reformasi itu adalah transparan dan akuntabilitas termasuk dalam memilih wakil rakyat itu sendiri,” tegas Bob Hasan.

Dia menambahkan, salah satu keunggulan sistem proporsional terbuka masyarakat dalam melakukan pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung, terlebih bisa melihat foto caleg dalam kertas suara.

“Sekarang Bupati, Wali Kota dan Gubernur itu secara langsung dipilih rakyat, melalui pemilu bukan lewat dewan (DPRD) lagi. Kemudian pemilihan presiden, juga bukan lewat dewan (MPR RI) lagi, tapi masyarakat langsung,” jelasnya.

Lanjut Hasan alangkah anehnya bila Hakim MK mengabulkan sistem proporsional tertutup dan ini akan kembali lagi ke era sebelum reformasi.

“Saya kira segenap bangsa tidak berkeinginan kembali ke orde baru,” kata Bob Hasan

Terlebih, tidak ada peristiwa penting dan mendesak bagi Hakim MK untuk mengabulkan sistem proporsional tertutup saat pemilu nanti.

“Saya yakin betul bahwa MK tidak mungkin memutuskan proporsional tertutup, karena tidak ada peristiwa politik yang penting di situ, cuma karena ada ujaran bahwa dalilnya pemohon itu menyatakan, politik uang makin kencang dan segala macam,” ucapnya.

Justru sebaliknya, jika MK mengabulkan sistem proporsional tertutup untuk Pileg, akan menjadi yurisprudensi untuk diajukan kembali dalam Pilkada hingga Pilpres.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: MKPemilu serentak 2024
Previous Post

Hampir 4 Bulan Pilot Susi Air Belum Bebas, Mahfud MD: Apa Pun Taruhannya, Dunia Internasional Tidak Boleh Masuk

Next Post

Heboh Soal Pernyataan Cawe-cawe, Demokrat: Jokowi Terlalu Overestimate

Ruang Politik

Next Post
Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani/Ist

Heboh Soal Pernyataan Cawe-cawe, Demokrat: Jokowi Terlalu Overestimate

Recommended

Kapolsek Kota Payakumbuh Shalat Zuhur Berjamaah Sekaligus Sosialisasi Kamtibmas di SMPN 2 Payakumbuh

Kapolsek Kota Payakumbuh Shalat Zuhur Berjamaah Sekaligus Sosialisasi Kamtibmas di SMPN 2 Payakumbuh

4 jam ago
PT Jaya Putra Kundur Minta Perlindungan Hukum Terkait Pembatalan Alokasi Lahan

PT Jaya Putra Kundur Minta Perlindungan Hukum Terkait Pembatalan Alokasi Lahan

6 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Berkat Tol, Kini Rute Padang-Jakarta Lebih Aman dan Cepat

Berkat Tol, Kini Rute Padang-Jakarta Lebih Aman dan Cepat

4 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Gedung Mahkamah Konstitusi/Ist

Sejarah Terbentuknya Mahkamah Konstitusi, Ini Tugas serta Wewenangnya…

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive