• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
17 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangIlmu

Mengenal Penyakit X, Pandemi Mengerikan Yang Disebut WHO Lebih Mematikan dari Covid-19

by Ruang Politik
in RuangIlmu
430 18
0
Ilustrasi pandemi baru bernama penyakit X yang akan teror dunia di masa mendatang /REUTERS

Ilustrasi pandemi baru bernama penyakit X yang akan teror dunia di masa mendatang /REUTERS

479
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Penyakit X sudah disinggung oleh WHO. Mereka mendeskripsikan penyakit ini sebagai penyakit yang menimpa manusia dan masih belum ditemukan pengobatan lengkapnya.

RUANGPOLITIK.COM —Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan jika pandemi Covid-19 telah resmi berakhir. Wabah yang menyebar ke jutaan orang di seluruh dunia ini dinyatakan sudah berubah jadi endemi dan hidup di kalangan masyarakat.

Tetapi WHO menegaskan jika kini ada penyakit lain yang kemungkinan jadi pandemi baru di masa mendatang. Salah satu dari penyakit-penyakit itu namanya adalah penyakit X.

RelatedPosts

Senam Zumba Menambah Kebugaran Fisik dan Mental

Terapi Sengat Lebah Efektif Obati Berbagai Penyakit

Pisang Sale, Camilan Manis dan Legit Khas Camilan Indonesia Asli (CI4)

Penyakit X sudah disinggung oleh WHO. Mereka mendeskripsikan penyakit ini sebagai penyakit yang menimpa manusia dan masih belum ditemukan pengobatan lengkapnya.

Dan sebagai penyakit baru, WHO masih belum bisa memastikan apakah penyakit ini virus, bakteri, atau lainnya. Bahkan WHO menyebutkan penyakit ini masih belum ditemukan vaksin yang bisa menyembuhkannya.

“Ini bukanlah kasus dari fiksi ilmiah,” kata perwakilan Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi, Dr Richard Hatchett dikutip RuPol dari Telegraph pada Minggu, 28 Mei 2023.

Untuk sejarahnya, WHO ciptakan sebutan penyakit X pada tahun 2018.

Satu tahun kemudian, pandemi Covid-19 mulai mengganas di China. Meskipun Covid-19 sudah cukup ganas dan memakan korban jutaan orang di seluruh dunia, WHO menyebutkan dunia lebih baik bersiap untuk pandemi baru lainnya. Salah satunya penyakit X.

“Tidaklah berlebihan untuk mengatakan bahwa ada potensi kejadian penyakit X sudah dekat,” kata peneliti di Departemen Kesehatan Internasional di Kesehatan Masyarakat Johns Hopkins Bloomberg, Dr Pranab Chatterjee.

Beberapa ahli kesehatan masyarakat percaya penyakit X berikutnya akan bersifat zoonosis. Artinya, penyakit ini kemungkinan akan hadir dari hewan liar, atau hewan peliharaan yang kemudian menular ke manusia.

Sebagai contoh, Ebola, HIV/AIDS, dan Covid-19 adalah wabah jenis zoonosis.

Namun ada sumber penyakit lain, dan bioterorisme bisa juga jadi penyebab pandemi berikutnya.

“Kemungkinan patogen pandemi yang direkayasa juga tidak dapat diabaikan,” ujar Dr Pranab.

Sumber lain yang mungkin menjadi asal usul penyakit X adalah virus zombie. Virus ini kemungkinan telah terkunci permafrost atau lanskap yang telah terkunci berabad-abad. Tetapi meskipun telah terkunci, mereka akhirnya lepas karena iklim yang menghangat.

Penyakit prioritas lain yang masuk dalam daftar WHO termasuk virus Marburg, demam berdarah Krimea-Kongo, demam Lassa, penyakit Nipah dan henipaviral, Lembah Rift, dan sindrom pernapasan Timur Tengah.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Covid-19Virus X
Previous Post

Denny Indrayana: Pemilu Kembali ke Proporsional Tertutup, Singgung Potensi Anies Baswedan Gagal Nyapres

Next Post

Elektabilitas Menguat, Erick Thohir Disebut Membuat Prabowo Makin Kompetitif Bertarung Pilpres 2024

Ruang Politik

Next Post
Prabowo Subianto bersama Erick Thohir. Foto Instagram erickthohir/Ist

Elektabilitas Menguat, Erick Thohir Disebut Membuat Prabowo Makin Kompetitif Bertarung Pilpres 2024

Recommended

Wawako Payakumbuh Lepas Pawai Siswi SDS IT IPHI

Wawako Payakumbuh Lepas Pawai Siswi SDS IT IPHI

2 hari ago
Dinas PKP Payakumbuh Perkuat Tata Kelola Pembangunan Perumahan Melalui SIRENG

Dinas PKP Payakumbuh Perkuat Tata Kelola Pembangunan Perumahan Melalui SIRENG

2 hari ago

Trending

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

3 hari ago
Lobi Bupati Safni Berbuah Hasil, Lima Puluh Kota Kebagian 210 Unit BSPS Tahun 2026 dari Kementerian PKP

Lobi Bupati Safni Berbuah Hasil, Lima Puluh Kota Kebagian 210 Unit BSPS Tahun 2026 dari Kementerian PKP

5 hari ago

Popular

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

3 hari ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

4 minggu ago
Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

2 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive