• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
18 - 05 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangIlmu

WHO Sebut Covid-19 Telah Mengubah Dunia dan Cara Kita Jalani Hidup

by Ruang Politik
in RuangIlmu
443 14
0
Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Beijing Diminta Tinggal di Rumah/Ist

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Beijing Diminta Tinggal di Rumah/Ist

489
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Direktur Jenderal (Drijen) WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan, Covid-19 sudah tidak lagi dianggap sebagai darurat kesehatan global

RUANGPOLITIK.COM —Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa Covid-19 tidak lagi menjadi kondisi darurat kesehatan global pada Jumat, 5 Mei 2023. Oleh karena itu, pandemi Covid-19 dinyatakan berakhir.

Keputusan untuk mengakhiri status pandemi Covid-19 diambil setelah pertemuan Komite Darurat WHO pada Kamis, 4 Mei 2023 lalu. Komite tersebut merekomendasikan agar WHO menyatakan akhir dari status darurat kesehatan global Covid-19 yang berlangsung selama lebih dari 3 tahun ini.

RelatedPosts

Senam Zumba Menambah Kebugaran Fisik dan Mental

Terapi Sengat Lebah Efektif Obati Berbagai Penyakit

Pisang Sale, Camilan Manis dan Legit Khas Camilan Indonesia Asli (CI4)

Direktur Jenderal (Drijen) WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan, Covid-19 sudah tidak lagi dianggap sebagai darurat kesehatan global.

“Dengan harapan yang sangat besar, saya mengumumkan bahwa virus Covid-19 yang melanda dunia sudah bukan sebagai darurat kesehatan global,” ujarnya, Sabtu, 6 Mei 2023.

Akan tetapi, Ghebreyesus menegaskan bahwa Covid-19 masih merupakan ancaman kesehatan global.

Sejak 30 Januari 2020, Covid-19 telah dianggap sebagai kondisi darurat global oleh WHO. Tujuan dari status darurat global tersebut adalah untuk memfokuskan pemerintah di seluruh dunia dalam menangani pandemi, serta mendorong kerja sama dalam pengembangan vaksin dan perawatan Covid-19. Namun, WHO tetap menilai bahwa Covid-19 akan terus ada di dunia.

Menurut Ghebreyesus, Covid-19 telah mengubah wajah dunia dan manusia, seperti yang terjadi saat ini.

“Covid-19 telah mengubah dunia dan cara kita menjalani kehidupan saat ini,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata dia, jika manusia kembali ke kehidupan sebelum Covid-19, itu berarti kita semua telah gagal belajar dan tidak bertanggung jawab terhadap generasi yang akan datang.

Sebelumnya, saat puncaknya pada Januari 2021, sekitar 100.000 orang meninggal virus mematikan tersebut telah menurun menjadi sekitar 3.500 orang per minggu.

WHO tidak pernah mengumumkan awal atau akhir dari pandemi Covid-19. Namun, pada Maret 2020, WHO pertama kali menggunakan kata “pandemi” untuk menggambarkan wabah tersebut.

Amerika Serikat telah mengumumkan akhir pandemi Covid-19 sejak 2022, sedangkan Uni Eropa menyatakan kondisi darurat virus ini pada April 2022.

Berakhirnya kondisi darurat tersebut, dapat berarti berakhirnya kerja sama internasional, termasuk dalam hal pendanaan untuk penanganan Covid-19.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa Covid-19 tidak lagi menjadi kondisi darurat kesehatan global pada Jumat, 5 Mei 2023. Oleh karena itu, pandemi Covid-19 dinyatakan berakhir.

Keputusan untuk mengakhiri status pandemi Covid-19 diambil setelah pertemuan Komite Darurat WHO pada Kamis, 4 Mei 2023 lalu. Komite tersebut merekomendasikan agar WHO menyatakan akhir dari status darurat kesehatan global Covid-19 yang berlangsung selama lebih dari 3 tahun ini.

Direktur Jenderal (Drijen) WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan, Covid-19 sudah tidak lagi dianggap sebagai darurat kesehatan global.

“Dengan harapan yang sangat besar, saya mengumumkan bahwa virus Covid-19 yang melanda dunia sudah bukan sebagai darurat kesehatan global,” ujarnya, Sabtu, 6 Mei 2023.

Akan tetapi, Ghebreyesus menegaskan bahwa Covid-19 masih merupakan ancaman kesehatan global.

Sejak 30 Januari 2020, Covid-19 telah dianggap sebagai kondisi darurat global oleh WHO. Tujuan dari status darurat global tersebut adalah untuk memfokuskan pemerintah di seluruh dunia dalam menangani pandemi, serta mendorong kerja sama dalam pengembangan vaksin dan perawatan Covid-19. Namun, WHO tetap menilai bahwa Covid-19 akan terus ada di dunia.

Menurut Ghebreyesus, Covid-19 telah mengubah wajah dunia dan manusia, seperti yang terjadi saat ini.

“Covid-19 telah mengubah dunia dan cara kita menjalani kehidupan saat ini,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata dia, jika manusia kembali ke kehidupan sebelum Covid-19, itu berarti kita semua telah gagal belajar dan tidak bertanggung jawab terhadap generasi yang akan datang.

Sebelumnya, saat puncaknya pada Januari 2021, sekitar 100.000 orang meninggal virus mematikan tersebut telah menurun menjadi sekitar 3.500 orang per minggu.

WHO tidak pernah mengumumkan awal atau akhir dari pandemi Covid-19. Namun, pada Maret 2020, WHO pertama kali menggunakan kata “pandemi” untuk menggambarkan wabah tersebut.

Amerika Serikat telah mengumumkan akhir pandemi Covid-19 sejak 2022, sedangkan Uni Eropa menyatakan kondisi darurat virus ini pada April 2022.

Berakhirnya kondisi darurat tersebut, dapat berarti berakhirnya kerja sama internasional, termasuk dalam hal pendanaan untuk penanganan Covid-19.

 

Editor: B. J Pasaribu

(RuPol)

Tags: Covid-19WHO
Previous Post

Adik Putri Diana Tak Diundang ke Acara Penobatan Raja Charles III

Next Post

Menebak Orang yang Disindir Anies Sangat Takut Kehilangan Kekuasaan

Ruang Politik

Next Post
Anies Baswdan/Ist

Menebak Orang yang Disindir Anies Sangat Takut Kehilangan Kekuasaan

Recommended

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

4 hari ago
Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

4 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

6 hari ago

Popular

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

3 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

3 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive