• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
09 - 09 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Damai Hari Lubis: Jokowi Seharusnya Pecat Sri Mulyani

by Rupol
in Nasional
454 4
0
490
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Pernyataan Menkopolhukam Mahfud MD yang membuat geger publik dengan menyatakan adanya transaksi mencurigakan sampai Rp300 Triliun di Kemenkeu mendapat respon.

Mahfud yang juga menyebut dirinya sebagai Ketua Tim Penggerak Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) mengatakan transaksi itu harus segera dilacak. Hal ini katanya sudah menjadi atensi PPATK.

RelatedPosts

ASR Tertibkan 800 Aset Pemprov Sultra, Visioner Indonesia: Langkah Berani Selamatkan Kekayaan Daerah

Obet Rumbruren Soroti Ancaman Kesehatan akibat Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

Desil Tak Akurat, PDI-P Minta Pemerintah Buka Mekanisme Sanggah Data

“Pertama KPK sudah mulai menelisik satu-satu, kemudian saya juga sudah menyampaikan laporan lain di luar yang Rp 500 miliar,” kata Mahfud.

Jumlah uang besar yang mengalir di Kemenkeu ini juga disorot oleh praktisi hukum dan aktivis Damai Hari Lubis, saat dihubungi RuPol, Jum’at (10/3/2023). Ia mengatakan bahwa KPK takkan berkutik karena di beberapa kasus seperti kehilangan taji.

“KPK hanya punya kumis gak punya nyali. Karena selain Century Gate. Nangkap Harun Masiku saja gak mampu,” sindirnya.

Dan ia menepis kecilnya peluang Sri Mulyani akan lengser jabatannya sebagai Menteri Keuangan, mengingat ia salah satu menteri Jokowi yang memiliki prestasi bagus. Bahkan dianggap kebal hukum.

“Sri Mulyani, imun hukum karena dilindungi dan jika mau mundur pun akan dilarang oleh Jokowi,” jawabnya.

Damai juga menegaskan bahwa apa yang terjadi di Kemenkeu sudah sangat memalukan dan penegakan hukum harus diberlakukan secara adil.

‘Maka sudah sepantasnya Sri Mulyani selaku Menkeu mundur. Atau Jokowi sepatutnya tanpa menunggu proses yang berlarut larut segera memecat Sri Mulyani,” tegasnya.

Hal ini dimaksudkan agar BPK atau KPK dapat lebih leluasa menginvestigasi adanya dugaan korupsi di pengelola sektor keuangan negara ini.

“Sebelum semakin menghancurkan perkonomian negara yang diakibatkan oleh korupsi, atau dikarenakan faktor mismanajemen dan atau sistim pengawasan di Kemenkeu yang buruk,” pungkas Ketua Aliansi Anak Bangsa.

Sementara itu dalam keterangannya, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan pihaknya sudah menyerahkan 200 berkas laporan terkait transaksi mencurigakan senilai Rp300 triliun ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Namun dibantah oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani yang mengaku tak tahu soal temuan janggal ratusan triliun yang disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD itu.

“Itu ada 200 berkas individual, diserahkan 200 kali sepanjang 2009-2023,” kata Ivan, Kamis (9/3/2023).

Akibat pernyataan Mahfud ini, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan bertemu Menteri Polhukam Mahfud MD sore ini. Pertemuan ini rencananya akan membahas soal transaksi mencurigakan Rp 300 triliun yang ada di Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengungkapkan Kementerian Keuangan akan membahas terkait angka Rp 300 triliun.

“Kami baru akan meminta arahan dengan Pak Mahfud (Menkopolhukam) detailnya seperti apa, setelah semua clear, baru kita jelaskan supaya tidak simpang siu. Nanti sore kita ketemu Pak Menko bahas Rp 300 triliun bareng pak Wamen,” kata Yustinus di kantor Kementerian Keuangan, Jumat (10/3/2023).

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

Breaking News! Aktor Tenar Ammar Zoni Ditangkap Polisi

Next Post

Demokrat Meradang Balas Sindiran NasDem, Bela AHY Lebih Tangguh

Rupol

Next Post
Demokrat Meradang Balas Sindiran NasDem, Bela AHY Lebih Tangguh

Demokrat Meradang Balas Sindiran NasDem, Bela AHY Lebih Tangguh

Recommended

Kabut Asap Kian Berdampak, Polres Payakumbuh Bagikan Masker Buat Masyarakat dan Pengendara Lalu Lintas

Kabut Asap Kian Berdampak, Polres Payakumbuh Bagikan Masker Buat Masyarakat dan Pengendara Lalu Lintas

7 menit ago
800 Aset Pemprov Sultra Jadi Temuan BPK, ASR Libatkan Kejati untuk Penertiban

800 Aset Pemprov Sultra Jadi Temuan BPK, ASR Libatkan Kejati untuk Penertiban

3 jam ago

Trending

Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Gedung Mahkamah Konstitusi/Ist

Sejarah Terbentuknya Mahkamah Konstitusi, Ini Tugas serta Wewenangnya…

3 tahun ago
Investor PT Khadijah Syiar Indonesia Tuntut Aninditia Santoso Atas Dana Rp182 Miliar

Investor PT Khadijah Syiar Indonesia Tuntut Aninditia Santoso Atas Dana Rp182 Miliar

4 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive