• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
07 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Waketum PKB Sindir PPP, Aktivis NU: Memalukan Kalangan Nahdliyin

by Rupol
in Nasional
1.5k 15
0
1.6k
SHARES
3.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Agak memalukan ya, saling serang dan sindir tidak pada tempatnya. PKB dan PPP itu sama-sama terlahir dari rahim NU, Kiainya sama, ilmunya sama. Tidak seharusnya sindir menyindir

RUANGPOLITIK.COM – Sindiran Wakil Ketua Umum (Waketum) PKB Jazilul Fawaid, yang menyasar PPP dianggap bisa mengganggu kenyamanan bangsa, khususnya internal Nahdlatul Ulama (NU).

Aktivis vokal NU Dr Sholeh Basyari, menyesalkan pernyataan yang berbau provokasi tersebut dan meminta Jazilul ikut menjaga kesolidan NU.

RelatedPosts

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

Soroti Dampak AI Lintas Sektor, Marinus Gea Dorong Pembentukan UU Artificial Intelligence

“Agak memalukan ya, saling serang dan sindir tidak pada tempatnya. PKB dan PPP itu sama-sama terlahir dari rahim NU, Kiainya sama, ilmunya sama. Tidak seharusnya sindir menyindir,” ujar Sholeh dalam keterangan tertulis kepada RuPol, Selasa (21/02/2023).

Menurut Sholeh, pernyataan Jazilul itu tidak saja menyinggung PPP tetapi juga menyinggung warga NU lainnya. Selama ini, antara PKB dan PPP sama-sama mendapatkan porsi di NU dan saling menjaga hubungan yang bagus.

“Mungkin sekarang Gus Jazil agak panik, karena PBNU tidak lagi memberi lebih ke PKB seperti sebelumnya. Sehingga merasa PPP akan mendapatkan keuntungan dan dianggap sebagai saingan. Tapi dengan pernyataan itu, Gus Jazil malah membuat Nahdliyin muak ke PKB dan tentunya jadi menguntungkan ke PPP,” lanjut Direktur Center for Strategic Islamic and Internasional Studies (CSIIS) itu.

Sholeh juga menjelaskan dampak dari pernyataan berbau provokasi dari Jazilul Fawaid itu, bertentangan dengan semangat menjadikan pemilu yang sejuk dan damai.

Semangat yang langsung dilontarkan oleh Presiden Jokowi, Menkopolhukam Mahfud MD dan tokoh-tokoh bangsa lainnya.

“Sebagai Wakil Ketua MPR, pernyataan Gus Jazil itu malah berpotensi membuat pemilu menjadi panas. Kan harusnya tau, pernyataan itu menyakitkan bagi PPP. Kalau bercanda, jangan kebablasan lah. Tidak berkelas candaannya,” gusarnya.

Sholeh memberikan apresiasi kepada elit-elit PPP yang tidak terpancing dan menanggapi santai pernyataan Jazilul itu. Sikap itu disebut Sholeh merupakan gambaran NU yang sebenarnya, yang lahir dari pesantren.

“Kelihatan memang lebih matang. PPP tidak grasa-grusu dan tidak mencari sensasi khas PKB. Saya apresiasi elit-elit PPP,” imbuhnya.

Sebelumnya Waketum PKB Jazilul Fawaid menyinggung jumlah kursi partai yang hanya 19. Jazilul menyebut sebagai partai hijau, yang dipastikan adalah PPP hanya memiliki perwakilan 1 orang dalam 1 komisi.

“Jangan sampai kayak, mohon maaf, partai ijo yang lain, yang cuman 19 kursi, 1 komisi 1 orang,” ujarnya ketika membuka acara ‘Uji Kelayakan dan Kepatutan Bakal Calon Anggota Legislatif DPR RI PKB’ di DPP PKB, Jl Raden Saleh Raya, Kenari, Jakarta Pusat, Selasa (21/2/2023). (ASY)

Editor: Syafri Ario
(Rupol)

Tags: Aktivis NU: Memalukan Kalangan NahdliyinWaketum PKB Sindir PPP
Previous Post

Dukung Anies Elektabilitas Demokrat Masih Rendah, Kamhar: Belum Kena Efek Ekor Jas

Next Post

Presenter Televisi Terima Mobil Dari Tersangka Korupsi Ricky Pagawak

Rupol

Next Post
Presenter Televisi Terima Mobil Dari Tersangka Korupsi Ricky Pagawak

Presenter Televisi Terima Mobil Dari Tersangka Korupsi Ricky Pagawak

Recommended

PKK Padang Data-Tanah Mati Wakili

PKK Padang Data-Tanah Mati Wakili

3 hari ago
Pemko Payakumbuh Selangkah Lebih Dekat Menghadirkan ASN Profesional

Pemko Payakumbuh Selangkah Lebih Dekat Menghadirkan ASN Profesional

3 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

4 hari ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive