• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
27 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

Dahsyat! 17 Anak Jadi Korban Cabul Wanita di Jambi

by Ruang Politik
in Daerah
494 5
0
Ilustrasi Pencabulan Anak/Repro

Ilustrasi Pencabulan Anak/Repro

534
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pada awalnya jumlah korban yang terlapor hanyalah 11 orang. Namun setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan dan olah TKP jumlahnya bertambah menjadi 17 orang. Para korban itu terdiri dari 11 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Mereka semua berusia 8 hingga 15 tahun

RUANGPOLITIK.COM —Sebanyak 17 orang anak menjadi korban pencabulan wanita berinisial Y di Jambi. Selain cabul, wanita tersebut juga meminta anak-anak mengintip aksinya saat berhubungan seksual dengan suaminya.

Y kini telah ditangkap dan ditetapkan menjadi tersangka untuk kemudian dilakukan pemeriksaan kejiwaan terhadapnya. Ia ditangkap Polda Jambi saat sedang istirahat bersama saudaranya di Telanaipura, Kota Jambi, Jumat malam(3/2/2023).

RelatedPosts

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Kejanggalan di Balik Sidang Kepailitan Surabaya, Panitera Pengganti Kirim “Alamat Palsu”

Heppy Trenggono Sebut Kawasan Terpadu Batang Bisa Jadi Ekosistem Ekonomi

“Minggu depan kami melakukan pemeriksaan pada korban (6 korban tambahan) dan mengadakan pemeriksaan kejiwaan pada tersangka,” ujar Direktur Reskrimum Polda Jambi, Kombes Andri Ananta Yudistira, Minggu (5/2/2023).

Korban mencapai 17 Orang
Pada awalnya jumlah korban yang terlapor hanyalah 11 orang. Namun setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan dan olah TKP jumlahnya bertambah menjadi 17 orang. Para korban itu terdiri dari 11 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Mereka semua berusia 8 hingga 15 tahun.

“Kita melaksanakan kegiatan olah TKP. Tim Subdit IV Polda Jambi bersama tim inafis. Kami sudah mendapatkan nama-nama tambahan korban yang berjumlah 6 orang,” ujar Andri.

Kendati demikian, tutur Andri, tidak menutup kemungkinan masih ada korban lainnya yang belum melapor kejadian tersebut.

Dirayu main PS, diajak nonton film porno
Y menjalankan aksinya di rumahnya di Kelurahan Rawasari, Kota Jambi. Dalam menjalankan aksinya, Y memanfaatkan rental Playstation (PS) untuk membujuk rayu hingga memaksa korban memenuhi hasrat yang tidak wajar.

Para korban itu dijanjikan waktu tambahan bermain gim dan satu per satu dari mereka dipanggil masuk ke kamarnya.

“Dibujuk rayu, salah satunya diberikan tambahan waktu main video game. Iming-iming seperti itu. Banyak di waktu sore hari. Saat ada anak-anak main video game, dia panggil satu per satu untuk masuk ke kamarnya,” kata Andri.

Tak hanya pencabulan, para korban disuruh melihat aktivitas seksual tersangka bersama suaminya melalui cela jendela, serta diminta untuk menonton film porno.

“Tanpa diketahui suaminya, menurut anak-anak ini ya, terlapor ini saat mereka melakukan hubungan badan, mereka diminta untuk ditonton,” ujarnya.

Psikis korban: merasa berdosa
Setelah dilakukan pendekatan dan observasi oleh UPTD PPA Provinsi Jambi, sebagian korban menunjukkan ketakutan, kecemasan, dan merasa berdosa akibat serangkaian kekerasan seksual itu.

Kepala UPTD PPA Provinsi Jambi Asi Noprini kemudian mengatakan kekerasan seksual ini sebagai kasus yang unik dan jarang terjadi.

“Ini kasus unik, yang mana anak-anak dicabuli perempuan. Kenapa pelaku seperti itu? Kenapa anak-anak jadi korban? Panjang prosesnya,” tuturnya.

Sempat berbohong
Sebelum kasus ini terungkap, Y sempat berbohong pada suaminya dan mengakui dirinya akan diperkosa oleh anak-anak tersebut.

“Si istrinya (Yunita) berkata atau mengadu pada suaminya bahwa dia mau diperkosa oleh anak-anak ini. Sudah dipegang anak-anak ini. Katanya sudah disekap-lah, dan sebagainya. Kami terima pengaduan seperti itu,” ungkap pria berinisial E, salah satu orang tua korban.

Namun E merasakan kejanggalan saat Y membuat pengakuan kepada warga, lantaran ia bercerita sambil tertawa.

“Dia bercerita sambil ketawa-ketawa, dalam hati aku aneh orang ini,” ujar E.

Menindaklanjuti hal tersebut, E menginterogasi sejumlah anak yang menjadi korban dan menemukan hal yang sebaliknya.

“Jujur semua anak-anak itu bahwa mereka memang dipaksa” katanya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

 

Tags: Kasus Pencabulan AnakKPAIPolisi
Previous Post

Ajak Koalisi, Ketum PKB Bakal Temui Golkar

Next Post

PBNU Gelar Muktamar Internasional Fiqih Peradaban di Surabaya

Ruang Politik

Next Post
PBNU Gelar Muktamar Internasional Fiqih Peradaban di Surabaya/Ist

PBNU Gelar Muktamar Internasional Fiqih Peradaban di Surabaya

Recommended

Pengalihan Nomor Tak Kunjung Tuntas Sejak 2022, Konsumen Pertanyakan Profesionalitas Gerai Indosat

Pengalihan Nomor Tak Kunjung Tuntas Sejak 2022, Konsumen Pertanyakan Profesionalitas Gerai Indosat

2 hari ago
Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

2 hari ago

Trending

Maju Sebagai Calon Ketua KONI Payakumbuh Fitrayanto Komitmen Membawa Dunia Olahraga  Kearah Positif

Maju Sebagai Calon Ketua KONI Payakumbuh Fitrayanto Komitmen Membawa Dunia Olahraga  Kearah Positif

6 hari ago
UKPBJ Raih Penghargaan ITKP, Pemko Payakumbuh Kembali Mencatat  Capaian Positif Tingkat Provinsi Sumbar

UKPBJ Raih Penghargaan ITKP, Pemko Payakumbuh Kembali Mencatat Capaian Positif Tingkat Provinsi Sumbar

5 hari ago

Popular

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

2 minggu ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

4 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

4 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive