• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
31 - 05 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Kalkulasi Jika Golkar Gabung Koalisi Pengusung Anies

by Rupol
in Nasional
410 31
0
472
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Terkait koalisi perubahan, memang dilema jika Golkar menawarkan cawapres, karena Demokrat yang lebih dahulu jalin hubungan dengan Nasdem,

RUANGPOLITIK.COM — Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah, mengatakan jika Partai Golkar gabung dalam Koalisi Perubahan bersama Nasdem, Demokrat, dan PKS ada sejumlah konsekuensi yang akan dihadapi. Terutama jika Golkar menawarkan calon wakil presiden untuk mendampingi Anies Baswedan yang didukung oleh koalisi ini.

“Terkait koalisi perubahan, memang dilema jika Golkar menawarkan cawapres, karena Demokrat yang lebih dahulu jalin hubungan dengan Nasdem,” ujar Dedi, Jumat (3/2/2023).

RelatedPosts

Soroti Dampak AI Lintas Sektor, Marinus Gea Dorong Pembentukan UU Artificial Intelligence

Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

Uji Materi Pemisahan Harta di Perkara Pailit di MK Bakal Sulitkan Pemohon Menangkan JR

Dia mengatakan, Demokrat memiliki Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang dari sisi kesiapan cawapres lebih mumpuni dari Airlangga Hartarto dari Golkar. Selain itu, elektabilitas juga AHY lebih tinggi dibandingkan Airlangga.

“Partai Demokrat miliki AHY yang dari sisi kesiapan cawapres lebih mumpuni dari Airlangga, elektabilitas AHY masuk nominasi nasional,” ujar Dedy. “Tetapi, politik itu dinamis, semua bisa saja terjadi,” tambahnya.

Namun demikian, dia juga tidak menutup kemungkinan cawapres pada akhirnya berasal dari luar koalisi. “Sangat mungkin, tetapi politik itu dinamis, semua bisa saja terjadi,” tambahnya.

Sebelumnya, Dedi menilai pergeseran mitra koalisi yang paling mungkin terjadi saat ini adalah Partai Golkar merapat ke koalisi perubahan bersama Nasdem, PKS, Partai Demokrat. Dedi mengatakan, ini karena koalisi perubahan dinilai lebih siap karena telah mendeklarasikan untuk mengusung Anies

“Situasi saat ini jika ada pergeseran mitra koalisi, lebih mungkin Golkar yang merapat ke Nasdem, bukan soal Nasdem lebih kecil porsi kuasanya dibanding Golkar, tetapi karena faktor Nasdem lebih siap hadapi Pilpres,” ujar Dedi, Jumat (3/2/2023).

Dedi menjelaskan, hal ini karena Golkar dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) belum memiliki kandidat kuat untuk Pilpres mendatang. Sosok Airlangga Hartarto yang paling menonjol di koalisi tersebut juga belum memiliki elektabilitas dan penerimaan publik tinggi.

“Sehingga cukup rasional jika KIB pada dasarnya hanya miliki skema Cawapres, sementara Nasdem dan Koalisi Perubahan sudah miliki Capres, Anies Baswedan, dan potensial dengan elektabilitas yang dimiliki,” ujarnya.

Kedua, Dedi menilai, Nasdem dan Golkar sudah cukup untuk mengajukan  kontestan di Pilpres. Karenanya, akan jauh lebih baik jika perubahan tetap utuh dan diperkuat Golkar.

“Keuntungan koalisi Perubahan jika mendapat dukungan Golkar, ini bisa mengancam dominasi PDIP. Golkar jauh lebih mungkin mendominasi Pemilu jika dengan Nasdem daripada sendirian dengan KIB atau bahkan jika bergeser dengan PDIP,” ujarnya.(Syf)

Editor: Syafri Ario
(Rupol)

Tags: Kalkulasi Jika Golkar Gabung Koalisi Pengusung Anies
Previous Post

Pertemuan NasDem-Golkar Perkuat Koalisi, Dedi Kurnia: Politik Itu Dinamis

Next Post

Mengenal 4 Syarat Sah Perjanjian dalam Perdata

Rupol

Next Post
Mengenal 4 Syarat Sah Perjanjian dalam Perdata

Mengenal 4 Syarat Sah Perjanjian dalam Perdata

Recommended

Soroti Dampak AI Lintas Sektor, Marinus Gea Dorong Pembentukan UU Artificial Intelligence

Soroti Dampak AI Lintas Sektor, Marinus Gea Dorong Pembentukan UU Artificial Intelligence

4 hari ago
Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

5 hari ago

Trending

Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive