• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
16 - 07 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

1.110 Personel TNI-Polri Diterjunkan Amankan Aksi Buruh Tolak Perppu Cipta Kerja

by Ruang Politik
in Nasional
441 9
0
Demo penolakan Perppu Cipta Kerja/Ist

Demo penolakan Perppu Cipta Kerja/Ist

482
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di sisi lain, kata Komarudin, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah pengamanan untuk mengantisipasi potensi gangguan yang tidak diinginkan dalam aksi

RUANGPOLITIK.COM —Sebanyak 1.110 personel TNI-Polri dikerahkan untuk melakukan pengamanan aksi unjuk rasa buruh yang menolak Peppu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja.

“Pengamanan personel hari ini kita turunkan 1.110 personel untuk mengcover beberapa kegiatan, gabungan TNI Polri,” Kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin, Sabtu (14/1/2023).

RelatedPosts

Legislator PDIP Dukung Polri Bongkar Korupsi Batu Bara dan TPPU

Komisi I DPR Tekankan Latsarmil SPPI Utamakan Pembentukan Karakter Peserta

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

Komarudin mengatakan, berdasarkan pemberitahuan aksi tersebut akan dihadiri 10 ribu massa buruh. Adapun untuk rekayasa lalu lintas diberlakukan secara situasional.

“Sementara masih situasional. Kalau butuh rekayasa kita lakukan kalau tidak normal semua,” ujarnya.

Di sisi lain, kata Komarudin, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah pengamanan untuk mengantisipasi potensi gangguan yang tidak diinginkan dalam aksi.

“Ini selalu SOP yang tetap dalam pengamanan kegiatan apa pun kita selalu antisipasi adanya gangguan. Baik internal maupun eksternal,” ucapnya.

“Sehingga harapan kita bersama bahwa apapun kegiatan nya bisa berjalan sesuai harapan masing-masing, harapan kaki masyarakat umum dan penyampai aspirasi,” kata Komarudin.

Sebagaimana diketahui, Partai Buruh akan menggelar aksi di depan Istana Kepresidenan dalam rangka menolak Perppu Cipta Kerja.

Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyebut ada 9 tuntutan buruh mulai dari upah minimum, pesangon, jam kerja, hingga cuti.

“Isu utama yang akan disuarakan dalam aksi tersebut adalah menolak isi Perppu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja,” ujarnya.

“Ada 9 poin yang ditolak kalangan buruh, yaitu terkait dengan permasalahan upah minimum, outsourcing, pesangon, karyawan kontrak, cuti, jam kerja, tenaga kerja asing, PHK, hingga sanksi pidana yang dihilangkan,” kata Iqbal.

Sebanyak 1.110 personel TNI-Polri dikerahkan untuk melakukan pengamanan aksi unjuk rasa buruh yang menolak Peppu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja.

“Pengamanan personel hari ini kita turunkan 1.110 personel untuk mengcover beberapa kegiatan, gabungan TNI Polri,” Kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin, Sabtu (14/1/2023).

Komarudin mengatakan, berdasarkan pemberitahuan aksi tersebut akan dihadiri 10 ribu massa buruh. Adapun untuk rekayasa lalu lintas diberlakukan secara situasional.

“Sementara masih situasional. Kalau butuh rekayasa kita lakukan kalau tidak normal semua,” ujarnya.

Di sisi lain, kata Komarudin, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah pengamanan untuk mengantisipasi potensi gangguan yang tidak diinginkan dalam aksi.

“Ini selalu SOP yang tetap dalam pengamanan kegiatan apa pun kita selalu antisipasi adanya gangguan. Baik internal maupun eksternal,” ucapnya.

“Sehingga harapan kita bersama bahwa apapun kegiatan nya bisa berjalan sesuai harapan masing-masing, harapan kaki masyarakat umum dan penyampai aspirasi,” kata Komarudin.

Sebagaimana diketahui, Partai Buruh akan menggelar aksi di depan Istana Kepresidenan dalam rangka menolak Perppu Cipta Kerja.

Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyebut ada 9 tuntutan buruh mulai dari upah minimum, pesangon, jam kerja, hingga cuti.

“Isu utama yang akan disuarakan dalam aksi tersebut adalah menolak isi Perppu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja,” ujarnya.

“Ada 9 poin yang ditolak kalangan buruh, yaitu terkait dengan permasalahan upah minimum, outsourcing, pesangon, karyawan kontrak, cuti, jam kerja, tenaga kerja asing, PHK, hingga sanksi pidana yang dihilangkan,” kata Iqbal.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Demo BuruhPerppu Cipta KerjaPolisi
Previous Post

Masyarakat Tak Perlu Khawatir, Biaya Perpanjang SIM Cuma Rp80.000

Next Post

Partai Buruh: Perppu Ciptaker Lahirkan Praktek Perbudakan Modern

Ruang Politik

Next Post
Presiden Partai Buruh Said Iqbal/Ist

Partai Buruh: Perppu Ciptaker Lahirkan Praktek Perbudakan Modern

Recommended

TMMD/N Ke 129 Resmi Ditabuh, Bupati Limapuluh Kota Sampaikan Mari Bersama Berperan Aktif

TMMD/N Ke 129 Resmi Ditabuh, Bupati Limapuluh Kota Sampaikan Mari Bersama Berperan Aktif

5 jam ago
PIMPIN UPACARA PEMBUKAAN, BUPATI TEKANKAN PERAN TMMD/N DALAM MEMPERKUAT SINERGI TNI, POLRI, PEMERINTAH DAERAH DAN MASYARAKAT

PIMPIN UPACARA PEMBUKAAN, BUPATI TEKANKAN PERAN TMMD/N DALAM MEMPERKUAT SINERGI TNI, POLRI, PEMERINTAH DAERAH DAN MASYARAKAT

5 jam ago

Trending

Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Dinas PUPR Realisasikan Bantuan Presiden Senilai 3,4 Miliar Rupiah Buat Pembangunan Infrastruktur di Lima Puluh Kota

Dinas PUPR Realisasikan Bantuan Presiden Senilai 3,4 Miliar Rupiah Buat Pembangunan Infrastruktur di Lima Puluh Kota

6 hari ago

Popular

Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive