• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
16 - 05 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Pengamat: Jika Ganjar Jadi Capres, Banyak Parpol Akan Merapat

by Rupol
in Nasional
444 5
0
480
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang humoris, merakyat dan menjadi icon ‘wong cilik’ dianggap memiliki daya tarik tersendiri yang tak dimiliki oleh kandidat lain yang condong bergaya feodal. Tak hanya itu, Ganjar dianggap mewakili trah pemimpin Nusantara .

Ia sosok yang mengayomi dan mau merangsek ke kalangan bawah untuk memberi solusi kepada rakyat. Sosok pemimpin yang tak gentar dihina atau dicaci, menjadi daya pikat Ganjar yang identik dengan budaya Jawa ‘welas asih’.

RelatedPosts

Tak Temukan Pelanggaran, Kemendag Sebut Produk Edi Sesuai Ketentuan

Pengalihan Nomor Tak Kunjung Tuntas Sejak 2022, Konsumen Pertanyakan Profesionalitas Gerai Indosat

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno memprediksi, banyak partai yang akan merapat ke PDI Perjuangan jika partai banteng tersebut mengusung Ganjar Pranowo.

“Nama Ganjar kan juga muncul, didukung partai-partai lain,” kata Adi, Jumat (16/12).

Beberapa waktu lalu, nama Ganjar masuk dalam bursa capres Partai Nasdem. Namun, pada akhirnya partai pimpinan Surya Paloh itu memilih mendukung mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Belakangan, sosok Ganjar juga muncul dalam bursa capres Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ganjar juga dapat dukungan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk maju capres. Jika PDIP urung memberikan kendaraan buat Ganjar, menurut Adi, koalisi partai lain bersedia mengantarkannya melaju ke panggung pemilihan.

“Semua konfigurasi politik, semua poros yang terbentuk, semua partai politik, pasti sangat menuggu kira-kira siapa yang akan diusung oleh PDIP,” ujar Adi.

Adi menilai, koalisi partai politik yang telah terbentuk saat ini masih sangat cair. Poros politik sangat mungkin berubah, bergantung pada arah angin PDIP.

Tak hanya dari parpol, lanjut Adi, PDIP juga diprediksi mendapat dukungan dari Presiden Joko Widodo jika mengusung Ganjar sebagai capres. Sebab, sejauh ini, sinyal restu Jokowi dinilai lebih mengarah ke Ganjar.

Menurut Adi, jika benar Jokowi mendukung Ganjar sebagai capres, ini bisa jadi memengaruhi keputusan Megawati sebagai pimpinan tertinggi PDIP.

“Sekalipun Mbak Mega itu sebagai figur yang menentukan capres PDIP, tapi kalau ada suara lain, feedback, masukan muncul dari presiden, tentu jadi pertimbangan yang signifikan,” katanya.

Adi pun menduga, hingga kini Megawati belum mengambil keputusan ihwal capres dan cawapres yang akan mereka jagokan pada Pemilu 2024.

Megawati disinyalir masih bimbang, hendak mencalonkan Ganjar yang elektabilitasnya besar, atau Puan Maharani sang putri mahkota. Isu persaingan internal antara Ganjar dan Puan memang telah berembus sejak lama.

Sejumlah elite PDIP mengisyaratkan dukungannya buat putri Megawati itu.
Namun, pencapresan Puan tampaknya terganjal elektabilitasnya yang masih minim, hanya di kisaran satu persen, bahkan kurang.

“PDIP sedang mengalkulasi betul plus dan minusnya,” kata dia.

Tingkat elektoral Ketua DPP PDIP itu jauh tertinggal dari Ganjar yang dalam survei berbagai lembaga kerap bertengger di urutan pertama dengan elektabilitas tembus 30 persen.

Kendati demikian, pencapresan Pemilu 2024 masih jauh. Pendaftaran capres-cawapres baru akan dibuka Oktober 2023. Oleh karenanya, menurut Adi, PDIP tak buru-buru untuk mengumumkan jagoannya.

Seperti langgam PDIP sebelum-sebelumnya, Megawati diprediksi memainkan strategi “last minute” atau detik-detik terakhir dalam mendeklarasikan capres-cawapres mereka.

Namun, terbaru, PDIP menyatakan tak akan menggelar rapat kerja nasional tahun ini.
Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya batal menggelar rakernas karena dinamika politik terkini.

“Apakah dalam rakernas ibu ketum akan mengumumkan calon atau enggak, itu nanti dalam pertimbangan ketua umum untuk menetapkan,” kata Hasto di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (14/12).

Selain itu, kata Hasto, PDIP sedang fokus membantu masyarakat mengatasi kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19 dan dampak konstelasi geopolitik.

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

Rumor Pemekaran Wilayah Propinsi Sumatera Tengah, Gubernur Riau Tolak Caplok Wilayah Riau!

Next Post

Survei: Anies dan Ganjar Imbang di Jawa

Rupol

Next Post
Survei: Anies dan Ganjar Imbang di Jawa

Survei: Anies dan Ganjar Imbang di Jawa

Recommended

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

2 hari ago
Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

2 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

4 hari ago

Popular

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

3 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive