• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
11 - 07 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Tanggapi Bamsoet soal Jokowi, Masinton: Bisa Berujung Seperti Soeharto

by Ruang Politik
in Nasional
461 5
0
Masinton Pasaribu/Ist

Masinton Pasaribu/Ist

498
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Masinton mengatakan argumentasi perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan pemilu 2024 itu harus menyaring pendapat publik

RUANGPOLITIK.COM —Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu merespons pernyataan Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) terkait isu perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kembali dihembuskan belum lama ini.

Masinton menilai wacana tersebut seharusnya disertai dengan urgensi dan argumentasi yang kuat sebelum disampaikan ke publik. Ia juga menilai wacana tersebut bisa berpotensi menjadi boomerang bagi Jokowi jika terus disuarakan.

RelatedPosts

Legislator PDIP Dukung Polri Bongkar Korupsi Batu Bara dan TPPU

Komisi I DPR Tekankan Latsarmil SPPI Utamakan Pembentukan Karakter Peserta

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

“Jika argumentasi perpanjangan masa jabatan atau penundaan pemilunya tidak diterima masyarakat dan cenderung dipaksakan, itu bisa jadi nanti menjadi bolak-balik. Bisa jadi boomerang terhadap Pak Jokowi sendiri,” tukas Masinton di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (12/12/2022).

Masinton mengatakan argumentasi perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan pemilu 2024 itu harus menyaring pendapat publik.

Ia pun menegaskan semua pihak harus kembali kepada konstitusi. Apabila wacana tersebut dipaksakan, ia khawatir Indonesia akan mengulang sejarah era Soeharto.

Masinton berharap kondisi kekacauan yang mengakibatkan krisis ekonomi dan puncaknya gerakan mahasiswa Indonesia menduduki gedung DPR tidak terjadi selama era pemerintahan Jokowi.

“Kalau dipaksakan bisa seperti Soeharto dulu. 1997 pemilu, dan kemudian 1997 juga Pak Harto diangkat di sidang MPR. Kemudian sejak Pak Harto dilantik di sidang MPR, muncul krisis ekonomi, berpuncak pada krisis politik dan gerakan mahasiswa menduduki DPR, dan 21 Mei Pak Harto menyatakan berhenti,” jelas Masinton.

Wacana yang kembali dihembuskan terkait perpanjangan masa jabatan presiden itu Bamsoet sampaikan saat merespons hasil survei Poltracking Indonesia yang menyebutkan sebanyak 73,2 persen publik puas terhadap kinerja pemerintahan Jokowi dan Ma’ruf Amin.

Bamsoet lantas mempertanyakan apakah hasil survei tersebut berbanding lurus dengan keinginan masyarakat terkait perpanjangan masa jabatan Jokowi menjadi lebih dari dua periode.

“Apakah kepuasan ini ada korelasinya dengan keinginan masyarakat terhadap beliau (Presiden Jokowi) tetap memimpin kita melewati masa transisi ini?” kata Bamsoet dalam diskusi Proyeksi Ekonomi Politik Nasional, Catatan Tahun Kinerja Pemerintahan Jokowi-Maruf, Kamis (9/12/2022).

Namun demikian, baru-baru ini Bamsoet mengklaim pernyataannya sekadar mengajak publik untuk berpikir. Ia menegaskan tidak meminta pemilu ditunda.

“Saya kan hanya mengajak berpikir. Masa berpikir saja tidak boleh?” kata Bamsoet kepada wartawan, Sabtu (10/12/2022).

Bamsoet menjelaskan tahapan Pemilu 2024 sedang berjalan sesuai aturan UU Pemilu. Ia mengatakan Pemilu 2024 akan terselenggara, kecuali ada faktor alam maupun non-alam, perang, dan lain-lain yang menyebabkan pemilu tidak bisa dijalankan seluruhnya atau sebagian.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: DPR RImasa Jabatan PresidenMPR RIRuang Politik
Previous Post

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani: Kendalikan Konsumsi Rokok

Next Post

Putri Candrawathi Menangis Setelah Sidang, Irma Hutabarat: Ada Kejanggalan

Ruang Politik

Next Post
Terdakwa Putri Candrawathi/Ist

Putri Candrawathi Menangis Setelah Sidang, Irma Hutabarat: Ada Kejanggalan

Recommended

Dinas PUPR Realisasikan Bantuan Presiden Senilai 3,4 Miliar Rupiah Buat Pembangunan Infrastruktur di Lima Puluh Kota

Dinas PUPR Realisasikan Bantuan Presiden Senilai 3,4 Miliar Rupiah Buat Pembangunan Infrastruktur di Lima Puluh Kota

6 jam ago
Legislator PDIP Dukung Polri Bongkar Korupsi Batu Bara dan TPPU

Legislator PDIP Dukung Polri Bongkar Korupsi Batu Bara dan TPPU

16 jam ago

Trending

Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago

Popular

Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive