• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
15 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Pengamat: Lamban Tentukan Sikap, KIB Terancam Ditinggal  Karena Basis Massa Usung Anies

by Rupol
in Nasional
430 18
0
479
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Hingga saat ini Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) masih belum memperlihatkan ketegasan sikap yang akan diusung untuk menjadi capres. Hal ini tentunya akan merugikan koalisi ini karena kader militan sudah terancam akan membelot ke basis ‘Anies Baswedan’ sedangkan para elit di KIB masih terlihat senyap.

Menurut Pengamat komunikasi politik Jamiluddin Ritonga dari Universitas Esa Unggul menduga Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) akan terseok-seok jika mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden di Pemilu 2024 mendatang.

RelatedPosts

PDIP: Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Demo Mahasiswa Berdasarkan UU Dinilai Tidak Tepat

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Jamiluddin mengatakan, Partai Golkar, PPP, dan PAN secara perlahan akan ditinggalkan kadernya jika koalisi yang mereka bangun tidak mampu mengusung tokoh dari internal.

“Keinginan itu akan membuat KIB semakin ditinggalkan kader dari partai masing-masing partai yang berkoalisi. Mereka akan kecewa berat karena tidak mengusung kadernya,” kata Jamiluddin saat dikonfirmasi, Jumat (25/11).

Menurutnya, para kader dari ketiga partai akan semakin yakin bahwa KIB dibentuk bukan untuk mengusung kadernya, melainkan hanya untuk memenuhi hasrat oligarki agar bisa mengusung Ganjar. Mereka menjadi lebih yakin KIB hanya menjadi sekoci Ganjar.

Jika persepsi tersebut sudah terbentuk di internal kader partai yang tergabung dalam KIB, maka tidak heran jika akhirnya mereka mencari sosok lain yang layak untuk didukung, seperti misalnya dukungan kepada eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Gejala itu sudah terlihat di internal PAN dan PPP, yang secara vulgar menyatakan dukungan kepada Anies Baswedan. Mereka ini sudah tidak takut berbeda dukungan dengan elit partainya,” kata dia.

Jamiluddin menyebut gejala yang sama juga sudah mengemuka di Partai Golkar. Dimana sudah ada kadernya yang siap untuk memberikan dukungan kepada Anies.

“Hanya saja mereka belum sevulgar kader PPP dan PAN dalam menyatakan dukungannya kepada Anies,” tuturnya.

Menurutnya, penolakan terhadap Ganjar akan semakin menguat bila KIB resmi mengusungnya. Para kader Golkar, PPP, dan PAN akan semakin banyak yang mengarahkan dukungan ke Anies atau capres lain.

“KIB nantinya bisa saja seperti kapal induk. Terlihat besar tapi penumpangnya sudah banyak yang angkat kaki,” pungkasnya.

Editor: Ivo Yasmiati

 

Previous Post

Pasca Foto Bareng Anies, Aulia Rahman Dicopot dari Sekretaris Gerindra Sumut

Next Post

Ahmad Ali Ditunjuk  Jadi Koordinator Tim Pilpres NasDem

Rupol

Next Post
Ahmad Ali Ditunjuk  Jadi Koordinator Tim Pilpres NasDem

Ahmad Ali Ditunjuk  Jadi Koordinator Tim Pilpres NasDem

Recommended

PDIP: Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Demo Mahasiswa Berdasarkan UU Dinilai Tidak Tepat

PDIP: Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Demo Mahasiswa Berdasarkan UU Dinilai Tidak Tepat

7 jam ago
Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

6 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Uji Materi Pemisahan Harta di Perkara Pailit di MK Bakal Sulitkan Pemohon Menangkan JR

Uji Materi Pemisahan Harta di Perkara Pailit di MK Bakal Sulitkan Pemohon Menangkan JR

4 minggu ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive