• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
13 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Pengamat: PPP Sebaiknya Usung Kader sebagai Capres, Agar Suara Tak Pecah 

by Rupol
in Nasional
433 14
0
478
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Deklarasi Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024 oleh Forum Ka’bah Membangun (FKM) dinilai memberi pengaruh sangat kuat untuk menentukan langkah politik PPP di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Pasalnya jika suara akar rumput ini tidak diakomodir dengan baik oleh PPP akan merugikan dan merontokkan kekuatan PPP sebagai partai Islam yang sudah sangat mengakar.

RelatedPosts

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

Menurut Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Arifki Chaniago,  menyarankan PPP segera mengelola perbedaan sikap partai dan basis pemilih.

“PPP bisa saja menarik kembali sebagian basis pemilihnya yang sudah terang-terangan mendukung Anies,” ujar Arifki kepada wartawan, Sabtu (19/11) kemarin.

Ia juga menyarankan agar PPP segera membawa FKM agar mendukung figur yang didukung oleh elite partai Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

“Langkah tersebut bisa diambil oleh PPP dengan mendorong KIB agar memberikan kepastian secepatnya,” tuturnya.

Oleh sebab itu, dia juga mengatakan bahwa KIB harus bisa memastikan terkait figur yang diusung sebagai capres dan cawapres dalam Pilpres 2024.

“Upaya perpecahan pemilihan bisa saja diredam. Salah satunya dengan cara mendorong cawapres dari PPP lewat KIB,” kata dia.

Menurut Arifki, memberikan kesempatan kepada kader dari PPP menjadi cawapres merupakan pilihan realistis untuk mencegah Split Ticket Voting pada Pemilu 2024.

“Selain itu, PPP juga tidak boleh bermain di zona abu-abu di antara mendukung Anies atau KIB,” ujar Arifki.

Arifki mengatakan bahwa PPP harus siap menerima kemungkinan terburuk di Pemilu 2024 jika membiarkan perpecahan di dalam organisasinya terlalu lama.

Editor: Ivo Yasmiati

Previous Post

Wapres Tutup Muktamar Muhammadiyah, Imbau Agar Pemilu Tak Mengoyak Keutuhan Bangsa

Next Post

Anwar Abbas: Capres Menurut Muhammadiyah Harus Paham Pancasila dan Konstitusi

Rupol

Next Post
Anwar Abbas: Capres Menurut Muhammadiyah Harus Paham Pancasila dan Konstitusi

Anwar Abbas: Capres Menurut Muhammadiyah Harus Paham Pancasila dan Konstitusi

Recommended

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

5 hari ago
Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

6 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Uji Materi Pemisahan Harta di Perkara Pailit di MK Bakal Sulitkan Pemohon Menangkan JR

Uji Materi Pemisahan Harta di Perkara Pailit di MK Bakal Sulitkan Pemohon Menangkan JR

4 minggu ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive