• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
15 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

PBNU-PA 212 Saling Cibir Soal Politik Identitas hingga Kader Korupsi

by Ruang Politik
in Nasional
437 5
0
Wasekjen PBNU Rahmat Hidayat Pulungan/Ist

Wasekjen PBNU Rahmat Hidayat Pulungan/Ist

472
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Rahmat menilai politik identitas merupakan kejahatan politik yang akan menjadi kejahatan kemanusiaan. Dia mengatakan sebuah bangsa seharusnya mewarisi kebaikan pada generasi muda, bukan energi negatif seperti politik identitas

RUANGPOLITIK.COM —Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 saling tuding soal kelompok yang memecah belah bangsa. Aksi saling tuding itu buntut dari rencana Aksi 212 pada 2 Desember mendatang.

Wasekjen PBNU Rahmat Hidayat Pulungan mulanya mengkritik rencana aksi tersebut dengan menyinggung gerakan pemecah belah bangsa. Ia menyentil kelompok PA 212 memainkan isu politik identitas.

RelatedPosts

PDIP: Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Demo Mahasiswa Berdasarkan UU Dinilai Tidak Tepat

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

“Untuk semua pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung, kita minta untuk menghentikan semua gerakan yang memecah belah kesatuan bangsa. Kedepankan politik gagasan, setop politik identitas,” tukas Rahmat dalam keterangan tertulis khusus merespons Aksi 212, Sabtu (5/11/2022).

Rahmat menilai politik identitas merupakan kejahatan politik yang akan menjadi kejahatan kemanusiaan. Dia mengatakan sebuah bangsa seharusnya mewarisi kebaikan pada generasi muda, bukan energi negatif seperti politik identitas.

“Dar’ul mafasid, muqoddamun ala jalbi al masalih, bahwa mencegah kerusakan lebih utama daripada mendatangkan kemaslahatan,” ujarnya.

Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif kemudian merespons dengan mempertanyakan alasan PBNU mengkritik rencana aksi reuni 212. Di sisi lain, Slamet menyarankan PBNU mengurus kadernya yang terlibat kasus korupsi.

Slamet memang tak menyebut siapa kader PBNU yang tersangkut kasus korupsi. Namun demikian, belum lama ini, Bendahara Umum PBNU Mardani Maming jadi pesakitan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi.

“Sudahlah, NU fokus urus kadernya yang terlibat korupsi, rampok uang rakyat ataupun yang terbaru pemalsuan uang baik yang di pusat maupun di daerah-daerah,” tandas Slamet.

Slamet juga menuding balik PBNU dan mengatakan bahwa mereka adalah pihak yang selama ini justru memecah belah bangsa. Slamet mengungkit sejumlah pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang berasal dari NU.

“Merekalah yang patut diduga menjadi otak pembubaran HTI dan FPI. Bahkan, sekarang sedang diincar yang berbau-bau Wahabi agak digilas juga. Introspeksi dong, kalau perlu ngaca,” tuturnya.

Slamet menegaskan Aksi 212 tetap akan digelar pada 2 Desember nanti. Reuni Aksi 212 nantinya tetap membawa tuntutan seperti Reuni Aksi 411 dengan mendesak Presiden Joko Widodo untuk mundur, karena dinilai gagal dalam menjalankan pemerintahan.

“Kata pepatah, anjing menggonggong kafilah berlalu. Kami tetap kafilah, biarkan mereka jadi apanya,” pungkasnya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: PA212PBNURuang Politik
Previous Post

Twitter Bakal Kenakan Biaya 8 Dolar Bagi Pengguna

Next Post

Soal Isu Dekati PKS Gabung Koalisi Bareng Gerindra, Ini Respons PKB…

Ruang Politik

Next Post
Ketua DPP PKB Daniel Johan /Ist

Soal Isu Dekati PKS Gabung Koalisi Bareng Gerindra, Ini Respons PKB...

Recommended

PDIP: Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Demo Mahasiswa Berdasarkan UU Dinilai Tidak Tepat

PDIP: Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Demo Mahasiswa Berdasarkan UU Dinilai Tidak Tepat

3 jam ago
Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

6 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Uji Materi Pemisahan Harta di Perkara Pailit di MK Bakal Sulitkan Pemohon Menangkan JR

Uji Materi Pemisahan Harta di Perkara Pailit di MK Bakal Sulitkan Pemohon Menangkan JR

4 minggu ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive